Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kapolri Serukan Jajarannya tak lagi Halangi Massa ke Jakarta

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 November 2016 22:38 10:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2016 22:30
Bagikan
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di kantor MUI, Senin (28/11/2016), seusai berdialog dengan GNPF MUI soal Aksi Bela Islam III di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengaku segera meminta jajaran berbagai kepolisian daerah (polda) untuk tak lagi berupaya menghalangi pergerakan peserta Aksi Bela Islam III ke Jakarta.

Diketahui, sejumlah polda mengeluarkan imbauan agar perusahaan transportasi tidak mengangkut/menyewakan armadanya untuk peserta aksi itu. Bahkan kabarnya dengan ancaman tertentu.

GNFP MUI Tegaskan, Aksi Bela Islam III Tetap Menuntut Ahok Ditahan

“Saya meminta kepada seluruh jajaran saya di kepolisian, besok juga saya lakukan video conference dengan jajaran kepolisian, supaya untuk PO-PO, perusahaan angkutan, dapat mengantarkan saudara-saudara kita (ke Jakarta),” ujar Kapolri Tito saat konferensi pers di kantor MUI, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Langkah itu diambil setelah Polri dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) bermusyawarah dan mencapai beberapa kesepakatan, termasuk sikap Polri itu, lansir JITU Islamic News Agency (INA).

Ini Beberapa Kesepakatan Dialog GNPF MUI – Polri terkait Aksi Bela Islam III

“Kami juga sepakat, tidak ada lagi imbauan-imbauan dari polda di seluruh daerah yang menghalang-halangi umat Islam untuk ikut hadir dalam Aksi Bela Islam III.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Termasuk juga jangan ada imbauan-imbauan kepada perusahaan transportasi untuk tidak melayani peserta aksi,” ujar Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Shihab pada kesempatan yang sama.

GSI Desak Komisi III Berhentikan Kapolri Tito Karnavian

Nekad Jalan Kaki

Ia sebelumnya mengungkapkan, pihaknya keberatan atas imbauan dan larangan beberapa polda atas perusahaan angkutan agar tidak mengangkut massa ke Jakarta untuk ikut Aksi Super Damai 212, Jumat (02/12/2016) pekan ini.

Meskipun, kata dia, imbauan itu tidak membuat umat Islam mengurungkan niatnya untuk berangkat ke Jakarta.

“Karena saat ini di beberapa daerah (massa) sampai nekad jalan kaki ke Jakarta,” ungkapnya.* Nizar Malisy/INA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aksi Bela Al-Quranaksi bela IslamAksi Bela Islam IIIAksi Super Damai 212angkutanbusGNPF-MUIHabib Rizieq ShihabKapolrimassaMUIPoldaTito Karnaviantransportasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengibaran Bendera China di Maluku Utara Dipandang Ancaman atas Indonesia
Tulisan selanjutnya Kota Aleppo Jatuh ke Tangan Rezim Bashar al Assad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?