Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Izun, Santri Berprestasi, Penemu Arah Kiblat dan Mata Angin

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Desember 2016 10:34 10:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 Desember 2016 10:34
Bagikan
M. Ihtirozun Niam dan temuannya yang diberinama I-Zun Dial
Bagikan

Hidayatullah.com–Namanya M. Ihtirozun Niam. Penerima beasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Kementerian Agama ini berhasil menciptakan alat penentu arah kiblat dan mata angin.

Berawal dari keprihatinanya terhadap perkembangan kajian Ilmu Falak yang minim praktik, sarjana lulusan UIN Walisongo Semarang ini melakukan observasi hingga berhasil menciptakan alat yang disebut dengan I-Zun Dial.

“Pengembangan ilmu falak harus dibarengi praktek atau observasi. Sementarauntuk praktek atau observasi, banyak alat yang dibutuhkan. Alat ini diharapkan useable (mudah digunakan) dan representatif untuk keperluan praktek dalam implementasi dan pengembangan ilmu falak,” terang pria yang akrah disapa Izun ini di Semarang, Kamis (22/12/2016) sebagaimana dikutip laman Kemenag.

Nama I-zun Dial, menurutnya terinspirasi dari instrumen astronomi yang banyak berkembang di dunia barat masa lalu. Dalam dunia astronomi, dikenal alat bernama Sun Dial yang biasa digunakan untuk penunjuk waktu atau jam dengan memanfaatkan sinar Matahari.

“Hanya saja, alat ini hanya didesain dan dipakai untuk penentuan waktu, tidak untuk menentuan arah kiblat apalagi untuk rukyah,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“I-zun Dial muncul dengan fungsi-fungsi lainnya, selain juga bisa untuk menunjukan waktu,” tambahnya.

Izun menambahkan, alat yang diciptakannya ini didesign sebagai alat multifungsi. Selain penunjuk waktu, I-zun Dial berfungsi untuk menentukan arah mata angin sejati dan arah kiblat. I-zun Dial juga bisa berfungsi untuk melokalisir objek rukyah sehingga akan memudahkan para petugas rukyah.

Fungsi lainnya dari alat ini adalah menentukan lintang tempat (ardu al-balad), bujur tempat (thul al-balad), deklinasi matahari (mail as-syams), dan equation of time (tadil al-waqt).

“Fungsi penentuan nilai deklinasi matahari dan fungsi penentuan titik koordinat suatu tempat dari I-Zun Dial saat ini tengah dijadikan objek kajian untuk penelitian skripsi mahasisiwa UIN Walisongo dan STAIN Pekalongan,” tutur Izun yang tengah sibuk mempersiapkan penerjemahan buku panduan I-Zun Dial ke Bahasa Arab.

Agar lebih mudah digunakan, santri yang saat ini sedang menempuh pendidikan S2 di UIN Walisongo ini juga telah membuatkan program perhitungan agar orang awam pun bisa menggunakan.

“Cukup menekan dua sampai tiga tombol di keyboardnya, tanpa harus tahu lebih detail rumusnya,” ujarnya.

Di samping itu, Izun juga telah menyediakan buku untuk membongkar algoritma perhitungannya sebagai referensi atau bahan kajian bagi para akademisi yang ingin mengkaji lebih dalam.

Sejak tahun 2005, Kementerian Agama telah membuka Program Beasiswa Santri Berprestasi. Hingga kini, sedikitnya lebih dari 3800 santri yang telah mendapatkan akses untuk belajar di perguruan tinggi ternama di Indonesia, mulai dari UIN, ITB, UGM, UNAIR, ITS, dan perguruan tinggi lainnya.

Selain Izun, banyak santri lainnya yang saat ini sudah berkiprah sebagai profesional pada bidangnya masing-masing. Tidak sedikit yang meneruskan kuliah di luar negeri, baik Eropa maupun Asia. Banyak juga yang berkomitmen untuk berbagi ilmu dan pengalamannya di tempat asal pendidikannya, yaitu pondok pesantren.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arah kiblatbeasiswa Program Beasiswa Santri BerprestasiI-zun DialKementerian Agamamenentukan arah mata angin sejatiPBSBpenunjuk wakturukyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah: Fatwa MUI Sangat Tepat, Terukur dan Proporsional
Tulisan selanjutnya Fatwa MUI dan Kebhinnekaan [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?