Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ulama Madura: Awas Teror Sedang Dilakukan pada Lembaga Kemanusiaan

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Desember 2016 06:57 6:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Desember 2016 05:02
Bagikan
KH. Dr Ahmad Fauzi Tijani
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang ulama Madura, KH. Ahmad Fauzi Tijani mengajak umat Islam waspada akan adanya gerakan teror di media maya dengan menuding dan memberi stigma kelompok-kelompok lembaga kemanusiaan pemberi bantuan pada umat Islam yang tertindas.

Ia mengamati sebuah pola yang digunakan di jejaring sosial dan media maya. Menurut pengamatannya, belakangan ini sejumah pemberitaan blog dan media-media kelompok aktivis pro Syiah terhadap sejumlah lembaga kemanusiaan yang selama ini dianggap intens memberi bantuan. Salah satunya Indonesian Humanitarian Relief (IHR) dengan tuduhan ‘memberikan bantuan kepada teroris’.

“Dengan adanya Kelompok Syiah di Indonesia yang mulai menyebar fitnah setelah jatuhnya Aleppo ke tangan Rezim Tirani Bassar Assad, mereka memfitnah bahwa bantuan kemanusiaan yang diberikan lembaga-lembaga kemanusiaan Indonesia diberikan kepada teroris,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Al Amien, Prenduan, Madura ini seperti dilansir Islamic News Agency (INA), Selasa (27/12/2016).

Lebih lanjut anggota Badan Silaturrahim Ulama Madura (BASRA)  ini menyoroti subjektifitas kalangan Syiah dalam mendefinisikan istilah teroris. Menurutnya, Syiah selama ini selalu menyematkan gelar “teroris” bagi kelompok yang kontra dengan Rezim Syiah Nushairiyyah di Suriah atau kontra kepada Rezim Bashar al Assad.

“Maka menurut saya justru sikap memfitnah dari kelompok Syiah itu yang dikategorikan sebagai sikap teror terhadap kemanusiaan dan tidak berkemanusiaan. Bahkan dalam perang sekalipun ada hukum positif internasional dan hukum Islam yang melindungi golongan yang lemah dan memiliki hak mendapatkan bantuan kemanusiaan,” terang kiai yang juga Ketua Akselerasi Pegiat Ekonomi Syariah ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

IHR Akui Difitnah Sejumlah Media Pro Rezim Bashar di Indonesia terkait Bantuan ke Suriah

Seperti diketahui, pasca jatuhnya Kota Aleppo yang hancur oleh serangan Rezim Bashar dengan dukungan Rusia, Iran dan milisi Syia,  sejumlah media dan akun pro Syiah menuduh sejumlah badan kemanudiaan, salah satunya IHR telah memberikan bantuan kemanusiaan kepada “teroris”, bukan pada rakyat.

Tak urung, fitnah ini membuat sebagaian ulama bicara. Salah satunya Ketua MUI Bandung, Prof Dr KH Miftah Faridh.

“Penyebarluasan informasi di dunia maya yang hanya berdasar sepenggal informasi, dengan tidak melakukan proses konfirmasi dan verifikasi adalah bagian dari teror terhadap kemanusiaan. Upaya teror ini, dilakukan dengan mendiskreditkan, bahkan cenderung menargetkan pembunuhan karakter lembaga kemanusiaan yang selama ini bersama-sama ormas Islam, ulama, dan aktivis kemanusiaan menggalang semangat berbagi,” ujarnya.

ihr-suriah1
Sinergi Foundation (SF) dan Indonesia Humanitarian Relief (IHR) menggandeng IHH menyalurkan bantuan pada anak-anak yatim korban perang [ISTIMEWA]
Miftah Faridl yang juga kKetua Dewan Pembina lembaga kemanusiaan Sinergi Foundation (SF) bersama Indonesia Humanitarian Relief (IHR) bersama menyalurkan bantuan kemanusian terhadap anak-anak yatim korban perang.

Fitnah terhadap sejumlah lembaga kemanusiaa ini juga dibantah akil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr Najamuddin Ramly.

“Ah enggak ada itu. Bohong itu untuk teroris, teroris apa?” kata Najamuddin Ramly di Jakarta, Selasa (27/12/2016), seperti dilansir CNN Indonesia.

KH Miftah Faridl: Fitnah Bantuan tak Sampai ke Rakyat Suriah adalah Teror Kemanusiaan

Sebaliknya, bantuan relawan kemanusia Indonesia, termasuk IHR justru untuk kaum Muslim di Suriah yang teraniaya dan terzalimi oleh Bashar.

“Anda lihat sendiri bagaimana pengepungan di Allepo? bagaimana Rusia dan pasukan Iran menghancurkan anak-anak di Aleppo, laki-laki dan perempuan,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aleppobantuan kepada umat Islam yang tertindasbashar al asaadgerakan teror di media mayaIHRIndonesian Humanitarian ReliefKH. Ahmad Fauzi Tijanilembaga bantuan kemanusaainmilisi SYiahMUI Pusatstigma terorissuriahsyiahulama madura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Korsel Pecat Diplomatnya Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Chile
Tulisan selanjutnya Tim Hukum GNPF-MUI: Tak Ada Bukti Habib Rizieq Menista, Laporan Hanya Alihkan Kasus Ahok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?