Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Habib Rizieq: Kita Injak Semut, Semutpun Sekarang Digiring Polisi untuk Melaporkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Januari 2017 08:49 8:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Januari 2017 06:10
Bagikan
Habib Rizieq dalam diskusi bertajuk 'Kedaulatan NKRI Tanggung Jawab Kita Semua' di Gedung Joeang 45, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017)
Bagikan

Hidayatullah.com—Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab mengatakan  saat ini ada fenomena fitnah dan adu domba serta mencari-cari kesalahan para ulama dan tokoh nasionalis.

Begitu kuatnya kesan tersebut, bahkan jika dirinya melintas di tengah jalan  menginjak semut, semutpun akan didorong untuk segera melaporkan pada aparat hukum.

“Kondisi kita saat ini –baik yang agamis atau yang nasionalis–  berhadapan dengan rezim penguasa yang sedang mencari cela-cela kesalahan. Mereka bukan membuka pintu dialog, tetapi berusaha mengkriminalisasi ulama atau tokoh nasionalis. Andaikan kita menginjak semut, semutpun akan digiring polisi untuk melaporkan kita,” jelasnya yang langsung disambut gelak tawa ratusan peserta dalam acara diskusi bertajuk ‘Kedaulatan NKRI Tanggung Jawab Kita Semua’ di Gedung Joeang 45, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017).

Ada Gerakan Adu Domba, Intelijen Dinilai Salah Kaprah Awasi Tokoh Nasionalis dan Ulama

Menurutnya,  saat ini gerakan Islam, tokoh Islam, difitnah anti NKRI, anti Pancasila, anti UUD 1945, anti kepada Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya hal itu adalah sebuah fitnah yang keji. Sementara gerakan-gerakan Islam sudah berdiskusi dan masuk pada wacara bagaimana mengembalikan nilai-nilai peninggalan pendiri bangsa tentang UUD 1945 yang asli, yang kini sedang dikhianati.

“Maka gerakan-gerakan Islam sudah sepakat, saat ini bukan berdebat pada tataran pada soal dasar negara, bukan berdebat soal NKRI, bukan berdebat Tunggal Ika, bahkan saat ini kita masuk pada tataran bagaimana cara kita mengembalikan peninggalan para founding father kita UUD 45 yang sudah dikhianati dan diobok-obok,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mengaku, seharusnya pemerintah menguatkan peran intelijennya untuk mengawawi bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) yang sudah jelas-jelas nyata. Karena itulah dirinya mengaku sangat keras mengkritik pemerintah terkait dugaan logo PKI di uang kertas yang baru keluaran Bank Indonesia (BI).

“Justru kita kembali bertanya, kenapa justru yang muncul bentuk logo itu, bukan dalam bentuk-bentuk yang lainnya? Mestinya, protes kita itu ditangkap pemerintah dengan sinyal yang positif. Tapi tidak, polisi mendorong Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk melaporkan saya. Begitu Bank Indonesia (BI) tidak melaporkan, dimunculkan LSM-LSM binaan Polri untuk melaporkan saya dalam persoalan tersebut,” tambah Habib Rizieq.

Mantan KASAD: Indonesia Diadu Domba, di Ambang Kehancuran

“Inilah keprihatinan saat ini saudara, manakala intelijen digunakan untuk memata-matai ulama dan tokoh nasionalis. Mestinya fungsi intelijen ditingkatkan fungsinya untuk memata-matai kebangkitan PKI. Bukan memata-mati yang cinta pada negeri ini. Kemudian kepolisian dijadikan alat untuk mengriminalisasi ulama dan tokoh-tokoh nasionalis. Bahkan bukan lagi mengkriminalisasi, tetapi menterorisasi ulama dan me’makar’isasi tokoh-tokoh yang cinta pada bangsa ini, saudara,” tambahnya.

Acara yang digagas oleh  CSIL (Centre Studies for Indonesian Leadership) ikut menghadirkan Jendreal TNI (Purn) Tyasno Sudarto, Dr. Firdaus Syam, Permadi, SH, Habib Muhammad Rizieq Shihab, Mayjen TNI (Purn) Prijanto, Bambang Wibowo, Batara R. Hutagalung, adik kandung Gus Dur Lily Chodidjah Wahid, Letjen Merinir (Purn) Suharto, Usamah Hisyam dan lain sebagainya.*/Fajar (INA)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:devide at imperaFPIGuangzhouHabib Rizieq ShihabIndonesia di Ambang KehancuranJenderal TNI (Purn.) Tyasno SudartoKASADpalu aritpekikan takbirperpecahanpolitik Diadu Domba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polemik tentang Bendera Merah Putih, Kepolisian Dinilai Tebang Pilih
Tulisan selanjutnya Anggota DPR Minta Jokowi Cari Sosok Kapolri yang lebih Mumpuni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?