Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ini Penyebab Hoax Tetap Marak

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Januari 2017 16:48 4:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Januari 2017 16:48
Bagikan
[Ilustrasi] Hoax atau berita bohong.
Bagikan

Hidayatullah.com – Direktur Remotivi, Muhamad Heychael mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal mengapa hoax masih saja merebak massif.

Pertama, kata dia, adanya faktor alogaritma media sosial. Alih-alih media sosial membuka ruang diskusi, nyatanya justru mengunci kepada entitas yang sama.

Heychael menjelaskan, kalau seseorang sering membuka konten tertentu, maka suggestion atau saran konten yang diarahkan media sosial akan mengacu pada konten sejenis.

Barcode Media Dinilai Bukan Solusi Tangkal Hoax

“Itu membuat kita di sosial media dalam lingkup konten yang kurang lebih sama,” ujarnya dalam diskusi bertema ‘Barcode Media, Bredel Gaya Baru?’ di Kantor YLBHI, Jakarta, Kamis (26/01/2017).

Sehingga, terangnya, pandangan seseorang akan dibentuk dengan alogaritma lingkup sosial medianya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jadi tidak ada lagi internet sebagai ruang publik yang mensyaratkan dialog atau diskusi antar dua orang yang berbeda pandang,” jelasnya.

Faktor selanjutnya, sambung Heychael, adanya efek plasebo yang membuat seseorang cenderung percaya hanya dengan apa yang ingin dia percaya.

Penyebar ‘Hoax Kapolri’ Ditangkap Bareskrim, Bagaimana dengan Ahok?

“Artinya meski dikasih tahu kaidah jurnalistik, tidak akan hilang hoax. Karena ini bukan persoalan rasional tapi believe,” ungkapnya.

Terakhir, menurut Heychael, terkait prespektif psikologis persepsi seseorang atas expertise dan trustworthiness. Atau daya kritis terhadap konten dan media yang dibaca.

“Expertise yakni tentang medianya, sudah berapa lama, narasumbernya kredibel atau tidak. Sedangkan trustworthiness yakni media ini punya sejarah bagus tidak, terpercaya atau tidak,” paparnya.

Akan tetapi, kata dia, yang berkembang dalam masyarakat saat ini cenderung tidak memperdulikan soal aspek expertise dan trustworthiness tersebut.

“Yang penting adalah apa yang dipresepsi masyarakat,” tandasnya menutup.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:barcode mediaberita bohongberita palsuChristian Gintingdewan pershoaxjurnalismekebijakan pemerintahmedia alternatifmedia mainstreamMedia massaPegiat mediasolusi tangkal hoaxverifikasi media
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKI, Indonesia, dan China [1]
Tulisan selanjutnya Birokrat Muslim Akhir Zaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?