Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pendeta: Kehadiran Rokok Bisa Hancurkan Kaderisasi Bangsa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Maret 2017 13:55 1:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Maret 2017 13:55
Bagikan
Diskusi fokus tentang perokok di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (30/03/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com–Pendeta Victor Lambert dari Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI)  menyatakan bahwa kampanye tentang bahaya dari rokok harus dilakukan melalui pendekatan keagamaan.

Sebab, menurutnya,   kehadiran rokok di Indonesia bisa menghancurkan kaderisasi bangsa.

“Lebih dari 50% perokok bahwa ada hal yang membuat mereka merasa mempunyai kepribadian percaya diri dengan merokok,” katanya dalam Fokus Group Discussion di Gedung Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/03/17).

Oleh karena itu, Victor mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kebiadaban baru untuk merusak masa depan bangsa.

Baca: “Jika Masih Ada yang Merokok, Bisa Dipecat dari Anggota Muhammadiyah”

Melihat realita, Victor menyayangkan tentang adanya penurunan kualitas hidup masyarakat akibat menjadi pecandu rokok.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bagaimana tukang becak bisa beli rokok setiap hari tapi tidak bisa beli susu buat anaknya,” tandasnya.

Kualitas anak, katanya, dirusak oleh perilaku orang tua yang kecanduan rokok.

Adanya anggapan bahwa merokok merupakan gaya hidup juga merupakan ancaman bagi anak remaja, lanjut Victor.

“Anak remaja dibawa pada pikiran bahwa merokok hanya sebagai gaya hidup, dan itu merupakan pengerusakan,” pungkasnya.

Baca: Mayoritas Ulama Menghukumi Rokok Haram

Diskusi bertajuk “Menurunkan Prevalensi Perokok Demi Pembangunan Bangsa yang Berkualitas” ini juga dihadiri oleh Prof.Dr Yunahar Ilyas (PP Muhammadiyah), Dahnil A. Simanjuntak (PP Pemuda Muhammadiyah), Nina Sardjunani (Team Leader Sekertariat SDG), Pendeta Victor Lambert S.TH (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia) dan Dr. Sudibyo Markus (Wakil Ketua Hubungan Luar Negeri PP. Muhammadiyah).

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Yunahar Ilyas menyatakan, keputusan Muhammadiyah tentang haramnya merokok berpegang pada al-Qur’an yang melarang seseorang mencelakakan diri sendiri.

Yunahar menambahkan bahwa telah banyak dokter yang sudah mengatakan terkait bahaya rokok.

“Fatwa bahaya rokok sudah keluar dari para dokter yang ahli di bidangnya,” ungkap Yunahar.*/Ali Muhtadin                       

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahaya rokokfatwa rokokharamnya merokokhukum rokokiklan rokokKetua PP MuhammadiyahMuhammadiyahormas IslampendetaperokokPersekutuan Gereja-Gereja di IndonesiaPGIrokok pemborosanVictor LambertYunahar Ilyas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekjen FUI Khaththath Dikabarkan Ditangkap, Pengacara Muslim Merapat ke Mako Brimob
Tulisan selanjutnya Sekjen FUI Ditangkap, Aksi 313 Tetap Berlangsung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?