Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Laskar Bali Minta Maaf, Berharap Hindu-Muslim Saling Menjaga

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 13 Desember 2017 15:55 3:55 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 13 Desember 2017 15:55
Bagikan
Sekjen Laskar Bali I Ketut Ismaya (pegang tongkat) dan jajarannya bersama Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo di Bali.
Bagikan

Hidayatullah.com– Laskar Bali menyampaikan secara resmi permintaan maaf ormas itu kepada Ustadz Abdul Somad (UAS) dan umat Muslim di seluruh Indonesia dan khususnya di Pekanbaru, Riau.

Dalam pernyataan permintaan maafnya di Sanur, Bali, Sekretaris Jenderal Laskar Bali I Ketut Ismaya kemarin mengatakan, pihaknya sangat menghormati saudara-saudara Melayu mereka khususnya di Riau.

“Kami umat hindu, umat warga Bali, sangat cinta damai, kami sangat cinta toleransi, tidak ada maksud kami untuk mengintimidasi Ustadz (Abdul Somad),” ujarnya selain kepada wartawan permintaan maaf itu juga disampaikan kepada publik di media sosialnya.

Ismaya mengaku, justru Laskar Bali ingin menjaga keberadaan UAS dalam safari dakwah pada Jumat-Ahad (08-10/12/2017) tersebut. Namun, terkait kejadian penolakan atas UAS yang terjadi pada Jumat di Hotel Aston, Denpasar, Ismaya mengaku ada kesalahpahaman.

“Malah kami ingin menjaga ustadz karena salah paham, kami tidak tahu, makanya kami minta maaf,” ujarnya yang dalam penyampaian maaf itu ditemani sejumlah jajarannya berseragam Laskar Bali.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: UAS ‘Dipersekusi’, Pemerintah-Kepolisian Diminta Terapkan UU Ormas

Diketahui, saat terjadinya aksi penolakan dan pengadangan atas UAS oleh massa termasuk elemen ormas di Hotel Aston, dilakukan mediasi antara pihak massa dengan pihak UAS. Pasca mediasi yang berjalan alot dan panjang itu, UAS pun dibolehkan bersafari dakwah di Bali. Dalam mediasi itu pula Ismaya berpelukan dengan UAS setelah ia tahu bahwa UAS bukan sosok yang anti NKRI.

“Kami berpelukan sama Pak Ustadz, boleh ditanyakan sama Pak Ustadz, kami betul-betul tidak mengetahui bahwa Pak Ustadz itu adalah NKRI,” ungkap Ismaya.

“Setelah tahu, kami jaga Pak Ustadz, sampai saya bilang, ‘Pak Ustadz, saya tameng badannya, kalau Pak Ustadz berani ada yang nyentuh di Bali’. Itu saya sampaikan di forum dan ada saksi Kapolresta (Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, Red)-Dandim Badung, ada tokoh ulama juga ada di situ, dan Pak Ustadz juga ada di situ, sebelum beliau keluar setelah mencium bendera merah putih,” tutur Ismaya.

Selain menyampaikan permintaan maaf, Ismaya mewakili Laskar Bali pun berharap agar warga Bali termasuk umat Hindu dan warga Riau terkhusus kaum Muslim saling menjaga.

“Mohon warga kami, saudara kami umat Muslim di Riau, mohon maaf. Kami minta jagalah kami, umat Hindu yang ada di Riau juga, dan kami akan terbuka menjaga umat Riau yang datang ke Bali,” harapnya.

“Hubungi saya, saya akan melakukan penjagaan. Persaudaraan kami, kami ingin dipererat lagi,” pungkasnya.

Baca: Disambut Tokoh Riau di Pekanbaru, UAS Tegaskan Cinta NKRI

Selasa (12/12/2017) itu, lewat akun Facebook-nya, seraya mengunggah video pernyataannya Ismaya menulis:

“Salam NKRI..!!! Saya meyampaikan secara resmi meminta maaf kepada Ustadz Somad dan umat Muslim di seluruh Indonesi dan kususnya PEKANBARU RIAU.

Kami tidak tergabung dengan ORMAS KRB atau Ormas yang mengatas namakan ormas bali yang menyuruh Ustadz Somed mengikuti apa kemauannya tersebut, kami nyatakan LASKAR BALI tidak pernah ikut rapat pertemuan apapun itu untuk menolak Ustadz Somad, kami datang karna tergerak rasa kebangsaan kami mendengar Ustadz Somed meremehkan BENDERA MERAH PUTIH, dengan tidak mau mencium bendera.

Kami juga bukan Preman Nasi Bungkus.

Kami kesatria dan Ormas paling terkenal di dunia, merasa kami salah paham kami langsung meminta maaf di Hotel Aston dalam saturuwangan pertemuan ada Ustad Somad juga disana.

Mari akhiri kesalahan kami dan mari bersama sama menjaga INDONESIA kalau Negara kita diserang oleh Negara lain maka siapakah yang akan melawan Negara tersebut, pastinya seluruh Rakyat Indonesia kita tidak akan lagi meliat AGAMA apa dan SUKU apa yang ada adalah pejuang Indonesia Merdeka!!!”*

Baca: Raja Bali: Persatuan Kita Jangan Dirusak Segelintir Orang Berambisi

 

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BaliDenpasarGNPF BaliGNPF UlamaHindu Baliintoleranintoleransiintoleransi di BaliKapitra AmperaKomponen Rakyat BaliKRBormas di BalipersekusiTim advokat GNPF UlamaUASUstadz Abdul SomadUstadz SomadUstadz Somad ditolak di Bali
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tindak Lanjut Aksi, PKS Kirimkan Surat Protes ke Pemerintah AS
Tulisan selanjutnya MK Akan Putuskan Gugatan Pasal Kesusilaan Besok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?