Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kongres Ulama Muda Muhammadiyah Bahas Tausiyah Politik Kebangsaan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 30 Januari 2018 06:24 6:24 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 30 Januari 2018 06:19
Bagikan
Kongres Ulama Muda Muhammadiyah 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com– Agenda Kongres Ulama Muda Muhammadiyah (KUMM) digelar Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan dibuka pada hari ini, Selasa (30/01/2018).

Sesuai jadwal dimulai pukul 09.00 WIB di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Menteng Raya 62-Jakarta Pusat. Dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

“Pidato Kongres oleh Prof Dr Yunahar Ilyas (Ketua PP Muhammadiyah), dan Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah) dimeriahkan dengan penampilan Angklung Santri-Santri Muhammadiyah,” ujar Dahnil kepada hidayatullah.com semalam.

Kongres Ulama Muda Muhammadiyah dihadiri oleh lebih dari 150 Ulama Muda Muhammadiyah yang menjadi yang mengasuh Pondok Pesantren dan Dai-Dai Muda , yang berasal dari 120 Pesantren Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Melalui kongres ini, para Ulama Muda Muhammadiyah akan bermusyawarah untuk merumuskan tausiyah politik kebangsaan terkait dengan kondisi politik Indonesia belakangan ini, memasuki tahun politik 2018 dan 2019.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Tausiyah politik kebangsaan yang akan dibahas adalah, derifikasi 4 Nilai Akhlak Politik Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah. Empat nilai itu sudah dirumuskan di Tanwir 2 Pemuda Muhammadiyah di Palangkaraya, yang dikenal sebagai Khittoh Kahayan, dengan 4 nilai Akhlak Politik Kebangsaan, yakni Nilai Tauhid, Nilai Ubudiyah, Nilai Maslahat, dan Nilai Dakwah.

Baca: Pendidikan Ulama Muhammadiyah [1]

Secara spesifik, jelas Dahnil, Tausiyah Politik Kebangsaan yang akan dibahas mendalam oleh seluruh peserta kongres dan akan disampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia pada hari Rabu setelah sejak hari ini para ulama muda bermusyawarah.

Pembahasan itu soal, pertama, politik uang. “Haramnya praktik politik uang, jabatan politik yang didapat dari transaksi haram (politik uang) akan selamanya menjadi jabatan haram dan penuh keburukan buat si pemegang jabatan tersebut, dan termasuk yang memilih,” jelas Dahnil.

Kedua soal hoax atau berita bohong. Ulama Muda Muhammadiyah akan membahas secara mendalam, dan menyampaikan Tausiyah Politik Kebangsaan, bahwa menebar hoax adalah perbuatan haram dan sangat dibenci oleh Islam.

“Karena menebar fitnah adalah keburukan bagi peradaban, dan mereka-mereka yang bekerja memproduksi hoax di sosial media terang adalah orang-orang yang mendustakan ajaran dan nilai Islam, termasuk, Ulama Muda Muhammadiyah akan membahas apakah buzzer politik itu di kategorikan pekerjaan buruk dan harus jauhi,” ungkapnya.

Ketiga, soal sumber daya alam (SDA). Secara spesifik, jelasnya, pembahasan SDA akan menjadi perhatian para Ulama Muda Muhammadiyah. Mengingat, kekayaan alam Indonesia, saat ini tidak kita kelola dengan baik, dan cenderung tidak dimanfaatkan untuk kemaslahatan rakyat Indonesia.

“Dan Ulama Muda akan menyampaikan Tausiyah Politik Kebangsaan terkait pengelolaan SDA Indonesia,” imbuhnya.

Baca: PDM Pekalongan Ingin Pimpinan Muhammadiyah Yang Ulama

Keempat soal nasionalisme dan persatuan Indonesia. Dahnil menjelaskan, Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan, tentu dengan tujuan membangun manusia-manusia Indonesia yang merdeka, yang memiliki semangat nasionalisme ke-Indonesia-an tinggi.

“Bagi Muhammadiyah ber-Islam dan ber-Indonesia tidak bisa dipisahkan sama sekali. Ketika salah satunya dilemahkan, maka persatuan Indonesia akan rusak. Oleh sebab itu, Tausiyah tentang nasionalisme dan persatuan Indonesia juga akan menjadi pembahasan penting untuk disampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia oleh para Ulama Muda yang akan berkumpul di Jakarta selama 3 hari,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berita bohongDahnil Anzar SimanjuntakhoaxKetua Umum PP Pemuda MuhammadiyahKongres Ulama Muda MuhammadiyahKUMMMuhammadiyahnasionalismePemuda MuhammadiyahPersatuan IndonesiaPolitik Uangsantri Muhammadiyahsumber daya alamTausiyah Politik Kebangsaanulama Muhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BWU: Polri Enggak Boleh Dwifungsi Lagi
Tulisan selanjutnya DPR Diminta Atur Pidana Homoseks Orang Dewasa dan Suka Sama Suka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?