Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pasca Ijtima Ulama, SBY Sepakat Berkoalisi dengan Prabowo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2018 22:14 10:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Juli 2018 15:26
Bagikan
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sepakat berkoalisi dalam pertemuan di Jl Kertanegara, Jakarta, Senin (30/07/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sehari pasca Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang merekomendasikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden, Partai Demokrat merapat ke kubu Prabowo.

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambangi Prabowo di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara, Jakarta, Senin (30/07/2018). Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bahwa Gerindra dan PD berkoalisi.

“Ada kehendak dari kedua pihak untuk menjalin suatu sinergi, suatu kerja sama yang erat dalam menghadapi keadaan negara yang dalam kesulitan,” ujar Prabowo dalam jumpa pers bersama SBY kutip laman resmi PD.

Baca: Ijtima Rekomendasikan Prabowo Capres, Salim atau UAS Cawapres

Menurut Prabowo, Gerindra dan PD akan membahas langkah-langkah ke depan pada waktu dekat. Prabowo menegaskan bahwa Gerindra dan PD sepakat bekerja sama.

“(Sepakat) untuk melakukan kerja sama politik, tentunya akan terwujud dalam koalisi,” ungkap Prabowo.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Prabowo mengaku akan mengajak partai-partai lain juga bersatu dalam koalisi. Pembicaraan dengan partai lain katanya segera dijajaki guna meresmikan koalisi.

Terkait siapa cawapres yang akan diusung kedua partai tersebut, akan dibahas pada sepuluh hari ke depan.

Baca: Prabowo: Kalau Ada yang Lebih Baik Saya Siap Mendukung

Menurut Prabowo, Pak SBY juga ingin menegaskan kembali bahwa SBY tidak menuntut atas nama Partai Demokrat satu nama tertentu. Katanya, SBY menyerahkan kepada Prabowo jika Prabowo menjadi calon presiden dari koalisi ini.

Prabowo menilai, pernyataan SBY itu sebuah kehormatan. Soal nama cawapres yang akan diusung koalisi ini, akan dilakukan pertemuan-pertemuan intensif ke depan.

Kata Prabowo, tentunya nanti pemilihan wakil presiden sebagai merupakan keputusan yang sangat krusial, akan dibahas lebih lanjut, mengingat perkembangan dinamika politik dari hari ke hari.

Termasuk dibahas menyangkut kemungkinan bertambahnya koalisi. “Apa pun nanti yang menjadi landasan perjuangan kita, beliau tekankan harus mengutamakan kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Baca: HRS: 2019 Kalahkan Petahana Seperti Pilkada DKI

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, dalam Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional gelaran GNPF Ulama tersebut, didorong terbentuknya Koalisi Keumatan, yang terdiri dari Partai Gerindra, PKS, PAN, PBB, dan Berkarya. Namun tidak menutup kemungkinan adanya partai lain yang mau bergabung.

Lewat Ijtima itu, Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama, Habib Rizieq Shihab (HRS), mendorong lima partai yang pimpinannya menghadiri Ijtima Ulama tersebut agar bersatu pada Pilpres 2019 dalam Koalisi Keumatan guna mengalahkan petahana.

“Saya menyerukan agar Ijtima mendorong menyatukan parpol yang selama ini berjuang bersama umat melawan tirani kedzaliman. Yaitu saudara kita dari Gerindra, PKS, PAN, dan PBB sebagai lokomotif perjuangan keadilan,” ujar HRS dari Makkah, Arab Saudi, saat memberikan sambutan jarak jauhnya pada pembukaan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional, Jumat, yang acaranya berlangsung di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, hingga Ahad (29/07/2018).

HRS juga mempersilakan dengan tangan terbuka jika SBY lewat Demokratnya bergabung dengan Koalisi Keumatan tersebut.

Baca: Instruksi HRS: Tenggelamkan Parpol Pendukung Penista Agama

“Kita wajib merangkul erat partai-partai baru seperti Partai Idaman yang bergabung PAN dan Partai Berkarya yang kreatif dan potensial. Serta kita pun harus selalu terbuka untuk partai-partai lain yang ingin bergabung untuk membela agama, bangsa, dan negara. Apalagi partai besar seperti Partai Demokrat,” lanjutnya.

Berdasarkan agenda yang diterima hidayatullah.com, selain telah menyambangi Ketum Gerindra Prabowo, SBY juga akan bertemu dengan Presiden PKS M Sohibul Iman. Sempat dikabarkan keduanya akan bertemu di Hotel Grand Melia pukul 19.30 WIB. Informasi terbaru kabarnya SBY – Sohibul akan bertemu di kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan diagendakan sore ini.*

Baca: Viral 60-an Purnawirawan TNI Dukung Prabowo

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demokrasiIjtima Ulama dan Tokoh Nasionalijtima'Ketua Dewan Pembina GNPF UlamaKetua Umum Partai DemokratKetua Umum Partai Gerindrakoalisi keumatanPartai DemokratPartai Gerindrapartai politikperan ulamapertemuanPilpres 2019PKSpolitikPrabowo SubiantoPrabowo-SalimPrabowo-UASsbySusilo Bambang YudhoyonoUASulamaulama dan politik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Deklarasi #2019GantiPresiden, Masyarakat Diharapkan Melek Kondisi Bangsa
Tulisan selanjutnya Dari dalam Penjara Napi di Idaho AS Mencuri Uang $225.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?