Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Siapa Kelinci, Pelaku Onar di Masjid Jogokariyan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Februari 2019 06:20 6:20 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Februari 2019 06:20
Bagikan
Ketua Takmir Masjid Jogokariyan Masjid Fanni Rahman bersalaman dengan pelaku onar di Masjid Jogokariyan, Kristiono alias Kelinci (kanan).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sang pembuat onar kasus bentrokan di depan Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Kristianto, atau akrab disapa Kelinci, sudah meminta maaf langsung kepada Ketua Takmir Masjid Jogokariyan Muhammad Fanni Rahman, Rabu malam (30/01/2019) lalu.

Keributan antara massa pendukung salah satu paslon capres-cawapres dengan pemuda masjid tersebut pun berakhir. Kepolisian lantas meminta kasus tersebut tidak diungkit-ungkit lagi karena kedua pihak sudah bersepakat damai.

“Tadi malam (kemarin, Red) Kelinci sudah datang di kecamatan dengan bertemu Takmir Masjid, dan sudah menyampaikan permintaan maafnya. Jadi kami menyatakan bahwa permasalahan di sekitar Masjid Jogokariyan sudah selesai,” kata Kepala Bidang Humas Polda AKBP Yulianto, di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (31/01/2019).

Baca: Bentrokan di Masjid Jogokariyan, PDIP Mantrijeron Minta Maaf

Lalu, siapa sebenarnya sosok Kelinci alias Kristianto itu? Dilansir Indonesia Inside, Kamis, Kelinci diketahui terlibat sejumlah kasus kriminal. Berdasarkan Direktori Putusan Mahkamah Agung pada tahun 2014, Kris Kelinci divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Bantul delapan bulan penjara.

Sementara tahun 2016, Kris Kelinci juga ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembacokan terhadap simpatisan kelompok pemuda. Ahad sore (27/01/2019) lalu, Kelinci kembali berulah di depan Masjid Jogokariyan dengan konvoi massa pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin usai deklarasi dukungan. Tidak terima dengan perlakuan itu, Pemuda Masjid Jogokariyan mengusir dan menghalau mereka hingga terjadi keributan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebagaimana diberitakan hidayatullah.com juga, pada Rabu malam lalu, Kelinci menemui Fanni Rahman (perwakilan Takmir Masjid Jogokariyan) dalam rangka penyelesaian masalah. Takmir Masjid Jogokariyan menyatakan bahwa permasalahan kasus bentrokan massa PDIP dengan pemuda masjid di dekat Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Ahad (27/01/2019) lalu telah selesai.

“Takmir Masjid Jogokariyan menyatakan bahwa, pertama, kasus kejadian di depan Masjid Jogokariyan dan sekitarnya pada hari Ahad tanggal 27 Januari 2019 telah selesai,” ujar Muhammad Fanni Rahman atas nama Takmir dan Keluarga Besar Masjid Jogokariyan dalam surat pernyataannya diterima hidayatullah.com, Kamis (31/01/2019).

Sikap itu diambil setelah dua poin yang disepakati dalam surat pernyataan bersama antara Muhammad Fanni Rahman selaku Ketua Takmir Masjid Jogokariyan dengan Junianto Budi Purnomo selaku tokoh PDIP Kecamatan Mantrijeron telah dijalankan.

Baca: Dalang Pelemparan Masjid Jogokariyan Belum Minta Maaf

Surat pernyataan itu ditandatangani di atas materai pada tanggal 27 Januari 2019 di Kantor Kecamatan Mantrijeron, Yogyakarta, beberapa saat pasca kejadian bentrok tersebut.

Dua poin tersebut adalah, pertama, permintaan maaf dari Junianto Budi Purnomo kepada Muhammad Fanni Rahman selaku Ketua Takmir Masjid Jogokariyan, yang telah dilakukan pada pertemuan pertama tersebut.

Sedangkan poin kedua, kesanggupan Junianto untuk mendatangkan Kristiono (Kelinci) untuk menuntaskan permasalahan di atas. Kata Fanni, poin kedua ini telah dipenuhi dengan diadakannya pertemuan lanjutan semalam, Rabu (30/01/2019) di Kantor Kecamatan Mantrijeron sekitar pukul 21.00 WIB. “Yang difasilitasi oleh Kapolsek, Camat, dan Danramil Kecamatan Mantrijeron,” ujar Fanni.

Fanni meminta parpol lebih kreatif dalam berkampanye dan tidak provokatif dalam pengerahan massa.

Baca: Takmir Masjid Jogokariyan: Kasus Bentrokan Telah Selesai

Sementara itu, pihak kepolisian berjanji akan bertindak tegas terutama massa konvoi yang memicu bentrokan. Pihaknya akan melakukan penilangan, khususnya pengendara motor knalpot blombongan.

“Ke depan, kita kasih pasal sesuai pelanggaran yang ada di lapangan. Kalau kemarin kita hanya toleransi melakukan penilangan knalpot blombongan saja. Besok tidak bawa SIM, STNK, lampu tidak standar, dan lainnya, kita kasih pasal dan denda yang banyak,” tegas Yulianto.

Dia menegaskan, kasus bentrokan di sekitar Masjid Jogokariyan rampung, menyusul permintaan maaf dari sang pelaku onar bernama Kristiono alias Kelinci. Menurutnya, kesepakatan damai sudah dilakukan sesuai pertemuan di malam hari tepat setelah peristiwa tersebut.

Yulianto juga menilai tidak ada lagi permasalahan, pasalnya masyarakat Jogokariyan dan sejumlah pihak sudah menerima dengan baik. Ia berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari peristiwa Jogokariyan.

Baca: Berakhir Damai, Ini Kronologi Bentrokan Massa DPIP-Pemuda di Jogokariyan

Permintaan maaf tersebut sesuai dengan klausul saat pertemuan berbagai pihak di Kantor Kecamatan Mantrijeron, sehingga semua klausul perdamaian.

“Yang penting itu sudah selesai dengan aman. Yang penting semuanya sudah selesai. Apa yang diminta takmir kepada teman-teman sudah dipenuhi. Semuanya sudah selesai dan tidak ada perpanjangan narasi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pihaknya juga memastikan tidak ada laporan berkaitan dengan peristiwa bentrokan di Masjid Jogokariyan. Meskipun demikian, kepolisian tetap mengambil langkah agar tidak menjadi gangguan kamtibmas.

“Sampai saat ini tidak ada laporan polisi. Jadi tidak ada kerusakan, tidak ada penyerbuan ke masjid. Tidak ada itu. Tidak ada yang perlu diganti. Semua klausul perdamaian itu sudah terlaksana dengan baik. Intinya itu,” jelas Yulianto.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bentrokanFanni RahmanJoko Widodo-Ma'ruf AminJokowi-Ma'rufKristiono alias KelinciMantrijeronMasjid JogokariyanPDIPYogyakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Harus Menjadi Inisiator Perubahan
Tulisan selanjutnya 4 Perusahaan Jasa Pariwisata Mendukung Penjajahan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?