Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Habib Hanif Menjawab Tuduhan seputar Shaf Shalat Jamaah di GBK

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 8 April 2019 09:51 9:51 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 8 April 2019 09:51
Bagikan
Shalat subuh berjamaah dalam rangkaian kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Ahad (07/05/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Waketum Front Mahasiswa Islam (FMI) yang juga menantu Habib Rizieq Shihab (HRS), Habib Muhammad Hanif Alathas Lc, menjawab tuduhan di berbagai media sosial seputar shaf shalat berjamaah peserta kampanye akbar capres-cawapres 02 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (07/04/2019).

“Sebetulnya saya malas menanggapi masalah ini, namun saya perhatikan isu ini semakin liar jika tidak diluruskan, sehingga membuat banyak orang bingung,” ujarnya dalam rilisnya diterima hidayatullah.com, Senin (08/04/2019).

Hanif mengungkapkan, baru kali ini Republik Indonesia mencatat rakyat hadir di kampanye sampai rela menginap dari malam tanpa dibayar bahkan mengeluarkan ongkos sendiri-sendiri.

Puncaknya sekitar jam 7 pagi, diperkirakan jumlah massa pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hadir sudah lebih dari 1 juta orang, sebab bukan hanya memutihkan GBK, tapi Senayan dan sekitarnya.

“Dan yang lebih hebatnya lagi, sejak dimulai sampai ditutup, acara ini dipenuhi dengan nilai-nilai positif dan religius yang betul-betul membuat semua yang hadir dan menyaksikan merasakan sejuk dan tenang, mulai dari tahajud, subuh berjamaah, istighotsah, dan lantunan pembacaan maulid Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,” paparnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Shalat & Doa untuk “Menangkan Indonesia”

Tentunya, menurut Hanif, fenomena luar biasa ini membuat sebagian pihak gerah dan mendorong mereka untuk mencari-cari celah. Salah satunya masalah bercampurnya shaf shalat di sebagian titik yang ramai diperbincangkan.

Perlu dicatat, jelas Hanif, panitia kampanye akbar tersebut pada dasarnya sudah mengatur shaf laki-laki dan perempuan sesuai dengan posisi yang diajarkan syariat.

“Tentunya laki-laki di depan dan perempuan di belakang serta tidak bercampur,” imbuhnya.

Namun di luar itu, jumlah jamaah yang membeludak membuat percampuran di beberapa titik tidak terhindarkan. “Artinya, shaf yang bercampur betul-betul di luar kendali panitia lantaran jumlah jamaah yang sudah tak terbendung,” jelasnya.

Meski demikian, alumnus jurusan Ushul Fiqh dan Ushuluddin Universitas Al-Ahgaff, Yaman, ini menerangkan, bercampurnya shaf ini tidak menjadikan shalat mereka batal/tidak sah.

“Shalatnya tetap sah, hanya saja dalam Mazhab Syafi’i hal itu dihukumi makruh (tidak dosa, namun kalau shafnya sesuai posisi yang diajarkan akan mendapatkan pahala). Hal ini bisa dilihat dalam berbagai referensi otoritatif Mazhab Syafi’i, seperti Hasyiah Qolyubi 1/239, Hasyiah at-Turmusi 3/62 dan Hasyiah I’aanah at-Tholibiin 2/25,” jelasnya.

Baca: Sejuta Massa Hadiri Kampanye Akbar Prabowo-Sandi di GBK

Hanif mengatakan, jauh lebih penting dari hal tersebut, ada pelajaran besar yang bisa dipetik dari kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK kemarin.

Kampanye yang dulunya kerap identik dengan konser musik, penyanyi yang pamer aurat, jogat-joget, hura hura, dan sebagainya, kini, kata dia, telah berubah haluan dengan diadakannya tahajud, shalat jamaah, dzikir, istighotsah, dan pembacaan maulid dan shalawat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk mengetuk pintu rahmat demi keselamatan bangsa.

“Jika ada kekurangan seperti masalah shaf dan lain-lain, itu karena tak lebih dari masalah teknis di lapangan yang cukup sulit sebab jamaah yang membeludak. Anehnya, kenapa karena perkara yang makruh meraka begitu ribut? Sedangkan saat ada yang goyang ngebor sampai jungkir balik di kampanye lainnya mereka happy-happy aja?” ungkapnya mempertanyakan.

“Cinta dan benci memang bisa membuat orang jadi buta. Kasihan mereka yang selalu mencari-cari kesalahan, hanya melihat setitik keburukan di antara segudang kebaikan. Ibarat lalat, hanya akan hinggap di kotoran, meskipun ada bentangan taman bunga di sekitarnya,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Front Mahasiswa IslamKampanye Akbar GBKMuhammad Hanif AlathasPilpres 2019shaf shalat berjamaah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kedepankan Isu Membangun Indonesia, Hindari yang Tak Produktif
Tulisan selanjutnya Aktivis Hukum Perlu Siapkan Langkah Konstitusional Mengawal Pilpres 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?