Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kenapa TNI Tak Menembak saat Kapal Vietnam Tabrak Kapal Perang RI?

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 29 April 2019 10:49 10:49 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 29 April 2019 10:49
Bagikan
Personel TNI AL saat terjadinya insiden penabrakan KRI Tjiptadi-381 oleh Kapal Pengawas Perikanan Vietnam di Perairan Natuna, Sabtu (27/04/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Insiden penabrakan terhadap kapal perang TNI AL oleh kapal sipil Vietnam di perairan Natuna pekan kemarin meninggalkan pertanyaan bagi warga masyarakat terutama para pengguna media sosial.

Video insiden penabrakan tersebut viral di media sosial dan memantik kecaman warganet. Di antara pertanyaan besar warganet adalah mengapa personel TNI AL di atas kapal perang tersebut tidak melepaskan tembakan atas insiden tersebut?

Diketahui, video viral cuplikan insiden antara kapal sipil Vietnam dan kapal perang korvet TNI AL dari kelas Parchim, KRI Tjiptadi-381 menghebohkan media sosial. Kapal sipil Vietnam tersebut menabrak kapal perang TNI AL.

Detik-detik terjadinya penembakan tersebut disaksikan langsung personel berseragam loreng TNI AL yang sedang berada di atas kapal perang TNI, Sabtu (27/04/2019). Sebagian mereka tampak membawa senjata api, namun tak terlihat ada tembakan yang dilepaskan ke arah kapal Vietnam.

Padahal, kapal sipil Vietnam itu melakukan penabrakan setelah kapal perang TNI AL melakukan penangkapan terhadap kapal asing berbendera Vietnam yang melakukan pencurian ikan di laut Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Personel TNI AL tampak hanya melakukan kecaman dan upaya pengusiran terhadap kapal sipil Vietnam yang menabrak kapal perang Indonesia, tanpa terlihat adanya serangan balik oleh pihak TNI AL.

Markas Besar Komando Armada I TNI AL menyatakan bahwa tindakan jajarannya tersebut adalah upaya menahan diri, demi menekan terjadinya kejadian yang lebih besar.

Panglima Koarmada I Laksmana Muda TNI Yudo Margono menyatakan bahwa insiden tersebut akan dituntaskan antara kedua pemerintahan, Indonesia-Vietnam.

“Terkait tindakan yang dilakukan oleh KRI Tjiptadi-381 sudah benar dengan menahan diri, untuk meminimalisir adanya ketegangan atau insiden yang lebih buruk di antara kedua negara, dimana kejadian/insiden di atas akan diselesaikan melalui Government To Government (G2G),” ujar Yudo dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com, Ahad (28/004/2019).

Baca: Kapal Sipil Vietnam Tabrak Kapal Perang TNI AL yang Tangkap Maling Ikan

Insiden itu terjadi pada pukul 14.45 WIB, Sabtu (27/04/2019) pekan kemarin, dengan lokasi kejadian di Laut Natuna Utara, di dalam wilayah ZEE Indonesia.

Ia menerangkan, kejadian bermula saat KRI Tjiptadi-381 melaksanakan operasi penegakan hukum di ZEE Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara.

Ketika itu, ada sebuah kapal ikan asing berbendera Vietnam bernomor lambung BD 979 yang sedang mencuri ikan di perairan tersebut, dan komandan KRI Tjiptadi menangkap kapal ikan berbendera Vietnam itu.

Namun kapal asing tersebut dikawal oleh Kapal Pengawas Perikanan Vietnam, dimana Kapal Pengawas Perikanan Vietnam berusaha untuk menghalangi proses penegakan hukum dan kedaulatan yang dilakukan oleh KRI Tjiptadi-381 dengan memprovokasi melalui usaha mengganggu proses penegakan hukum dan kedaulatan dengan cara menumburkan kapalnya ke KRI Tjiptadi-381, ungkap Yudo.

Dia menjelaskan, lokasi kejadian itu berada di wilayah ZEE nasional, sehingga tindakan penangkapan kapal ikan ilegal itu oleh KRI Tjiptadi-38 sudah benar dan sesuai prosedur.

Akan tetapi di sisi lain, pihak Vietnam juga mengklaim wilayah itu merupakan perairan mereka.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:illegal fishingkapal perang TNIKRI Tjiptadi-381Laut Natunapencurian ikanTNI ALVietnamZEE Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gerakan Peduli Perempuan Tolak RUU P-KS
Tulisan selanjutnya KPU: 296 Petugas KPPS Meninggal, Sandi: bak Ladang Pembunuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?