Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Abdullah Hehamahua Kembali Hadiri Aksi Kawal MK

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juni 2019 16:03 4:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juni 2019 10:05
Bagikan
Mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua di sela-sela aksi yang digelar Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat, dekat Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (27/06/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Eks penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua, kembali menghadiri aksi mengawal pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Aksi digelar di sekitar gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/06/2019).

Pantauan hidayatullah.com, Abdullah Hehamahua datang ke lokasi aksi sekitar pukul 09.30 WIB.

Pria berjanggut putih ini mengenakan baju koko putih dan peci hitam. Ia tampak dikawal sejumlah laskar dari Brigade 212.

Tak lama kemudian, Abdullah Hehamahua duduk bersama sejumlah tokoh dan massa, menanti dimulainya pembacaan putusan MK.

Baca: Abdullah Hehamahua Aksi di MK: Kami Dukung Hakim Jujur & Berani

Berdasarkan jadwal, MK akan mulai menggelar sidang pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 pada pukul 12.30 WIB.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan orasi dari Abdullah Hehamahua.

Sementara massa terus berdatangan ke lokasi aksi. Peserta aksi terfokus di dekat gedung Kemenpar.

Sebelumnya, Abdullah Hehamahua, juga turun ke jalan dalam aksi yang digelar Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) ke sekitar MK, Rabu (26/06/2019).

Baca: Massa Datangi MK Kawal Putusan Sengketa Pilpres

Abdullah Hehamahua menjelaskan, kehadirannya bersama dengan masyarakat hanya ingin memberikan dukungan kepada hakim MK agar profesional, jujur, dan berani mengambil keputusan sesuai dengan nurani.

Para hakim MK juga didorong agar obyektif dan memutuskan seadil-adilnya sesuai fakta.

Abdullah Hehamahua mengungkapkan, selama 12 tahun menjadi pejabat negara, bersama KPK ia pernah melakukan pemeriksaan pejabat negara dan menangkapi koruptor. “KPK pernah menangkap ketua MK, anggota MK berkaitan dengan Pilkada. Andai itu tak pernah terjadi saya bisa saja membiarkan proses sidang gugatan PHPU ini berjalan. Tapi faktanya kan tak demikian,” ujarnya tegas.

“Umur saya 71 tahun sekarang ini, mungkin 1 atau 2 hari atau 1 sampai 2 pekan lagi saya bisa saja meninggal. Saya tidak ingin negara ini hancur, berantakan karena saya tahu negara ini,” lanjutnya.

Baca: BPN Prabowo-Sandi: Kemuliaan MK Dipertaruhkan

Walaupun sebelumnya capres Prabowo Subianto mengimbau massa agar tidak turun ke depan MK, namun massa tetap keukeuh turun ke jalan. Sebab, terang Abdullah Hehamahua, ia tak ada kaitan dengan capres-cawapres 02.

“Saya tidak ada urusan dengan Prabowo Sandi, saya juga tidak kenal Prabowo Sandi. Jadi tidak ada urusan dengan Prabowo Sandi, tidak ada urusan dengan Jokowi – Maruf Amin,” ujarnya di kawasan Patung Kuda, tak jauh dari Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (26/06/2019).

Abdullah Hehamahua pun menasihati hakim MK agar tidak takut pada intimidasi dan ancaman apapun bentuknya. “Memperjuangkan kebenaran dan menegakkan keadilan itu matinya syahid,” ungkapnya.

Baca: Abdullah Hehamahua Memimpin Aksi Kawal Sidang MK

Ia menegaskan, apabila MK tidak memperhatikan fakta-fakta itu, maka penyelenggara pemilu termasuk partai politik akan mengalami ketidakpercayaan (distrust) dari masyarakat. Akibatnya, hanya sekitar 50 persen saja yang ikut pemilu 2024.

“Saya ingatkan Pak Prabowo-Sandi, Insya Allah 2024 tidak ada lagi yang dukung (kubu petahana) karena mereka sudah hilang kepercayaan dari masyarakat,” ungkapnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdullah Hehamahuaaksi depan MKGNKRHakim MKMKPemilu 2019sengketa Pilpresunjuk rasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Massa Datangi MK Kawal Putusan Sengketa Pilpres
Tulisan selanjutnya Jelang Putusan MK, Abdullah Hehamahua Ajak Ketuk Pintu Langit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?