Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ujian Nasional Ditiadakan, Cegah Pelajar Kena Covid-19

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Maret 2020 09:30 9:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Maret 2020 09:27
Bagikan
[Ilustrasi] Murid SMP berbaris sebelum masuk ruangan Ujian Nasional di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) akhirnya ditiadakan menyusul pandemi virus corona jenis baru (Covid-19). Peniadaan UN itu bertujuan untuk mencegah para pelajar terpapar Covid-19.

Keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara DPR RI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Dari hasil rapat konsultasi DPR dan Kemendikbud, disepakati jika pelaksanaan UN SMP dan SMA ditiadakan, untuk melindungi siswa dari Covid-19,” kata Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda lewat keterangannya di Jakarta, Selasa (24/03/2020) kutip Antaranews.com.

Saat ini Kemendikbud mengkaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti UN. Walau begitu, pilihan itu kata Syaiful hanya akan diambil kalau pihak sekolah mampu menyelenggarakan USBN dalam jaringan (daring/online).

“Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di gedung-gedung sekolah,” sebut Syaiful.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Disebutkan bahwa kalau USBN via daring tidak dapat dilakukan, maka muncul opsi terakhir yaitu metode kelulusan akan dilakukan dengan menimbang nilai kumulatif murid selama belajar di sekolah.

Untuk tingkat SMA dan SMP, maka kelulusan murid akan ditentukan berdasarkan nilai kumulatif mereka selama 3 tahun belajar. Begitu pula bagi murid SD, kelulusan akan ditentukan dari nilai kumulatif selama 6 tahun mereka belajar.

“Jadi nanti pihak sekolah akan menimbang nilai kumulatif yang tercermin dari nilai rapot dalam menentukan kelulusan seorang siswa, karena semua kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler siswa terdokumentasi dari nilai rapor,” sebut Syaiful.

Ia mengatakan, kesepakatan peniadaan UN didasarkan atas semakin masifnya penyebaran Covid-19. Sementara, jadwal UN SMA harus dilaksanakan pada 30 Maret dan UN SMP harus dijadwalkan paling lambat akhir April mendatang.

Syaiful mengatakan, penyebaran wabah Covid-19 diprediksi akan terus berlangsung sampai April. Sehingga, tak mungkin pihaknya memaksakan murid untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah Covid-19.

“Sehingga kami sepakat UN ditiadakan,” imbuhnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19KemendikbudpelajarPendidikansekolahUjian NasionalUNvirus corona
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memuliakan Islam dengan Melawan Virus Corona
Tulisan selanjutnya Coronavirus: Manula di Panti Jompo Spanyol Ditelantarkan, Wafat di Tempat Tidur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?