Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ferdinand Hutahaean: Saya Sedang Banyak Beban…

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 6 Januari 2022 19:53 7:53 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 5 Januari 2022 14:24
Bagikan
Ferdinand Hutahaean mengaku sedang banyak beban sehingga menuliskan twit "...Allahmu ternyata lemah..."
Bagikan

Hidayatullah.com– Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean mengaku sedang banyak beban sehingga menuliskan Twit-nya, “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu di bela” pada Selasa (04/01/2022).

Akibat twit itu, eks politisi Partai Demokrat ini menuai banyak kecaman karena ia dianggap telah menghina agama. Ferdinand pun telah dilaporkan ke kepolisian melalui Polda Sulawesi Selatan di Makassar.

Belum diketahui bebas seperti apa yang dimaksud Ferdinand.

Selain mengaku sedang banyak beban sehingga mengunggah kicauannya tersebut, Ferdinand Hutahaean juga mengaku bahwa twit tersebut merupakan dialog imajiner di dalam dirinya sendiri, yaitu antara pikiran dan hatinya.

“Sekali saya tegaskan tidak ada niat saya untuk menyerang kelompok tertentu, agama tertentu, kaum tertentu, atau orang tertentu. Itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya yang memang kebetulan kemarin saya sedang banyak beban, tapi tidak apa-apa,” sebutnya lewat rekaman video klarifikasinya pengamatan hidayatullah.com pada Rabu (05/01/2021) siang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ferdinand mengaku lewat twitnya itu tidak bermaksud menyerang pihak manapun.

Berikut pernyataan lengkap Ferdinand Hutahaean dalam videonya diunggah di akun Twitternya pada Rabu (05/01/2022) sebagaimana ditranskrip hidayatullah.com:

“Sahabat, selamat pagi. Saya ingin mengklarifikasi tentang riuhnya dan ramainya cuuitan saya kemarin yang memang setelah itu saya tidak bisa memantau media sosial karena kesibukan yang tak bisa saya tinggal. Namun demikian, yang mau saya sampaikan kali ini adalah bahwa cuitan saya tersebut tidak sedang menyasar kelompok tertentu, kaum tertentu, orang tertentu, atau agama tertentu.

Yang saya lakukan itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya. Ketika saya down tidak perlu saya harus bercerita di Twitter di media sosial bahwa saya sedang down. Tetapi saya melakukan dialog imajiner dengan hati saya, antara pikiran dan hati saya. Pikiran saya menyatakan ‘Hei Ferdinand kau akan habis, tidak ada yang bisa menjagamu, Allahmu lemah.’ Tetapi kemudian hati saya berkata ‘Hei kau tidak! Allahku kuat! Jadi jangan samakan Allahmu dengan Allahku aku kuat, ada yang akan menjagaku selalu.’

Kira-kira seperti itu dialog imajiner antara pikiran dan hati saya. Tapi kemudian orang merasa ada yang dituduh, merasa ada yang diserang, dan bahkan orang-orang tertentu yang selama ini selalu menggunakan kata ‘tabayun, tabayun’ ternyata tidak tabayun, tetapi malah ikut-ikutan mempelintir. Tidak apa-apa.

Sekali saya tegaskan tidak ada niat saya untuk menyerang kelompok tertentu, agama tertentu, kaum tertentu, atau orang tertentu. Itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya yang memang kebetulan kemarin saya sedang banyak beban, tapi tidak apa-apa.

Saya minta maaf kepada siapapun yang merasa cuitan saya mengganggu atau membuat siapapun tidak nyaman. Tapi intinya bahwa itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya, bukan menyerang siapapun. Tidak mungkin saya bicara dengan orang lain ‘Allahmu, Allahku’, karena kita punya Tuhan yang satu. Jadi tidak mungkin saya bicara seperti itu kepada siapapun kecuali kepada diri saya sendiri. Saya harap dengan ini semua bisa mengerti, memahami, dan saya ucapkan terima kasih, salam sehat selalu, semoga sejahtera.”

Diberitakan sebelumnya, ormas Brigade Muslim Indonesia Sulawesi Selatan (BMI Sulsel) melaporkan Ferdinand atas cuitannya “Allahmu ternyata lemah”. BMI meminta Ferdinand ditangkap. “Tadi pagi saya laporkan,” ujar Ketua BMI Sulsel Zulkifli dikutip Detikcom, Rabu (05/01/2022).

Baca juga: Aktivis Muslim Polisikan Ferdinand Hutahaean karena Twit dinilai Menghina Allah

BMI melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Polda Sulsel atas dugaan kasus ujaran kebencian mengandung SARA. BMI menegaskan bahwa cuitan Ferdinand Hutahaean itu telah mencederai kaum Muslimin. “(Laporan polisi) terkait ujaran kebencian mengandung SARA,” ujar Zulkifli.

BMI menilai ucapan Ferdinand Hutahaean di Twitter itu tidak pantas. “Intinya begini, (dia bilang) ‘kasihan Allahmu lemah kenyataannya harus dibela’. Kalimat itu menurut saya sangat menciderai umat Muslim karena kita tahu Allah Maha Kuat, Maha Perkasa,” jelasnya.

Ia mengaku tidak masalah jika Ferdinand Hutahaean menyebut Allah tidak perlu dibela atau tidak perlu dikasihani sebab Allah Maha Adil, Maha Bijaksana. “Tapi kalau bahasa bahwa dia lemah itu kan dia mementahkan sifat-sifat Allah yang wajib diyakini oleh umat Islam,” ujar
Zulkifli.

BMI pun meminta polisi agar segera memproses laporan terhadap Ferdinand itu.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Allahdialog imajinerFerdinand Hutahaeanpenghinaan agamatwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kazakhstan Status Darurat, Masyarakat Protes Kenaikan Harga BBM
Tulisan selanjutnya boneka arwah Muhammadiyah Keluarkan Pendapat Soal Tren Boneka Arwah (Spirit Dolls): Bisa Menciderai Akidah Tauhid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?