Hidayatullah.com–Enam dari delapan kapal Freedom Flotilla, termasuk Mavi Marmara, telah berlabuh di Pelabuhan Ashdod yang dikuasai Israel.
Status kapal-kapal tersebut seluruhnya berada dalam kontrol tentara
Israel sejak mereka menyerang konvoi Freedom Flotilla menjelang subuh
Senin dini hari kemarin.
Pemerintah Israel menahan dan memenjarakan para aktivis yang ikut dalam
rombongan misi kemanusiaan tersebut jika mereka tidak mau dideportasi
ke negara asalnya. Sedikitnya 600 orang aktivis berada di atas kapal yang ditahan Israel tersebut.
Menurut stasiun tv Al-Jazeera, hingga malam ini belum jelas, apakah
para aktivis yang memilih untuk pulang akan langsung dibawa ke bandara
udara di Tel Aviv malam ini juga (waktu setempat) atau menunggu esok
hari.[di/str-aje/hidayatullah.com]