Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Peringatkan Israel Atas Konsekuensi dari Perang Baru

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 11 April 2011 08:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pejabat Hubungan Internasional Hamas, Osama Hamdan, memperingatkan Israel akan menghadapi konsekuensi serius terhadap perang baru yang dilakukannya atas Jalur Gaza. Ia mengatakan, perang akan mengakibatkan mobilisasi Arab yang luas terhadap Israel.

Hamdan menegaskan, merupakan hak dari kekuatan-kekuatan perlawanan Palestina untuk menanggapi eskalasi militer (dari pihak Israel).

Dalam wawancara dengan surat kabar Palestina yang diterbitkan Minggu (10/11), ia menyebutkan, “Salah satu alasan mengapa Israel telah meningkatkan serangan terhadap Jalur Gaza sekarang karena meningkatnya ketakutan Israel atas perubahan yang terjadi di wilayah ini, dan Israel merasa telah kehilangan lingkungan yang aman yang telah membantunya bertahan selama enam dekade.”

Ia menekankan bahwa perubahan telah datang pada saat gerakan perlawanan telah menjadi lebih kuat.

Dia percaya Israel terpaksa hanya melakukan eskalasi militer terbatas karena ketidakmampuannya membiayai sepenuhnya kegiatan perang, berkaiatan ketidakstabilan di wilayah tersebut dan takut atas reaksi negatif yang jauh dari diperkirakan.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Pejabat senior Hamas itu menegaskan Hamas akan merespon eskalasi Israel terus-menerus. Ia mengatakan: “Tidak akan ada penarikan kembali dalam posisi kami, terutama karena lingkungan umum dalam konteks dari apa yang terjadi di wilayah dan realitas Palestina bahwa semua ini bagian dari kemuliaan, selama kita sabar dan dan mengambil manfaat dari mereka dalam mengelola konflik dengan musuh.”

Tentang kemungkinan Hamas mengambil bagian dalam upaya untuk mencapai gencatan senjata, pada saat Israel telah menyampaikan ancaman  berturut-turut akan mengusir Hamas dari kekuasaan, ia mengatakan,  “Pembicaraan-pembicaraan akhir Hamas tidak akan membuat kita berdiri pada posisi membela diri. Kami telah melampaui tahap itu, dan Hamas telah menjadi gerakan arus rakyat Palestina. ”

“Pengalaman telah membuktikan bahwa tidak mungkin untuk mengakhiri ide-ide dengan kekerasan. Jika kasusnya semacam itu, Hamas tentu akan menjadi kriminal perang di akhir 2008 dan awal 2009,” katanya, dan mengingatkan, pernyataan-pernyataan Israel adalah bagian dari perang psikologis dan harus dicermati dengan hati-hati.

“Dunia menghormati yang kuat. Jika Anda lemah, Anda akan berakhir dalam kondisi mengemis. Dan orang-orang yang memohon, dapat diberi atau tidak diberi,” katanya. “Jadi, Hamas harus menunjukkan kekuatannya dengan benar-benar agar Anda dapat mencapai tujuan politiknya.”

Dia menegaskan bahwa Hamas telah meminta negara-negara Eropa untuk menekan Israel untuk menghentikan serangannya. “Diskusi kami [dengan Eropa] berkonsentrasi pada pembentukan posisi baru, dengan melihat pengalaman masa lalu dan mempertimbangkan kemunduran-kemunduran dan kekrisisan atas peran Eropa dalam memainkan peran positif dalam persoalan Palestina.”

Ditanya tentang rekonsiliasi Palestina, dia mengatakan: “Kami serius untuk mencapai rekonsiliasi komprehensif, dan kami tidak akan membiarkan tindakan Israel akan mempengaruhi kami … Kami tertarik dalam mencapai rekonsiliasi yang mencakup partisipasi dari semua fraksi tanpa terkecuali.”

Hamdan menunjukkan, Israel ingin menempatkan Hamas di bawah tekanan agar Kepala Otoritas Palestina Mahmoud Abbas tidak disebut pecundang dalam berbagai peristiwa yang terjadi belakangan ini.

Ia mengatakan, Israel ingin melakukan semacam itu  dengan menghadirkan Abbas sebagai seorang yang dapat menyelamatkan Gaza dari serangan habis-habisan tersebut, sehingga Hamas tersingkir dalam keterlibatan berkaitan dengan Palestina.

Dia lebih lanjut mengatakan tentang pernyataan terbaru Israel bahwa Mushir Tantawi, komandan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata yang memerintah Mesir, telah mendukung terowongan Palestina dan rekonsiliasi, sehingga pernyataan-pernyataan Israel dirancang untuk mempengaruhi dia.

“Israel sedang mencoba untuk menekan Mesir untuk menghambat peran positifnya dalam Palestina, karena Israel  tahu hal itu akan menjadikannya banyak persamaan. Tapi Mesir lebih besar dan lebih kuat dari semua tekanan.”

Dia menambahkan bahwa Tantawi adalah orang yang memiliki sejarah nasional yang tidak akan “membungkuk” atas tekanan Israel, dan jika hal itu terjadi, akan membangkitan reaksi dari rakyat Mesir dan Palestina.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Tanda Tanya” dan Konsep Toleransi dalam Islam
Tulisan selanjutnya Perempuan Produktif Hanya Dipandang Dari Sisi Materi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?