Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kapal “Harapan” Akhirnya Putar Kemudi ke Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2010 02:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza asal negara Libanon akhirnya mengarahkan kemudinya ke Pelabuhan El-Arish, Mesir. Demikian dilaporkan kantor berita Ma’an Rabu (14/7).

Kapal Harapan telah mendapatkan izin dari pihak Mesir untuk berlabuh di El-Arish pada Selasa malam, sebagaimana yang diminta kapten kapal.

Yussef Sawan, Direktur Eksekutif Yayasan Qaddafi, kepada AFP mengatakan bahwa delapan kapal perang Israel mengelilingi kapal bantuan Libya itu, guna menghalanginya berlayar menuju Gaza.

Menurut sumber-sumber Mesir yang dikutip Media Center Timur Tengah (14/7), para penumpang dan barang bantuan yang dibawa akan diperbolehkan masuk Jalur Gaza lewat perbatasan Rafah.

Izin tersebut diberikan setelah AL Israel mengontak Harapan dan melarangnya merapat di Gaza.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Kapten kapal kemudian memberitahu Israel bahwa ia akan mengubah rutenya dan berlayar ke El-Arish.

Kapten berkebangsaan Libya itu mengatakan, meskipun para aktivis bersikeras ingin merapat di Gaza, mereka menerima keputusannya untuk mengarahkan kapal ke pelabuhan Mesir.

Ma’an melaporkan bahwa Rabu pagi “Harapan” terhenti di perairan internasional. Anggota parlemen independen Gaza, Jamal Al-Khudari, mengatakan saat itu bahwa kapal “sedang berlayar perlahan menuju Gaza.”

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip Ma’an, anggota parlemen yang juga Ketua Komite Rakyat Melawan Pengepungan tersebut menegaskan, meskipun kapal Libya itu dikepung AL Israel dengan mengacak jalur komunikasinya mereka akan tetap berlayar ke Gaza.

“Kapal hanya 50 km dari pantai Gaza, tapi Israel memerintahkan mereka berlayar ke pelabuhan selain Gaza,” kata Al-Khudari.

Sementara itu sebuah sumber militer mengatakan kepada Ma’an, kapal yang sepertinya berbelok ke Mesir pada Selasa malam itu, berhenti di perairan internasional.

“(Jaraknya) 88 km dari Mesir dan 128 km dari Gaza di perairan internasional. Kami sedang mengawasi,” kata seorang jurubicara Israel kepada koran Israel, Haaretz. “Yang saya tahu, sedang berhenti.”

Rabu pagi muncul kabar bahwa kapal berhenti di perairan internasional karena mengalami masalah teknis, sebagaimana diwartakan Reuters.

Seorang pejabat AL Israel telah mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut menuju El-Arish. Pihak Israel, terus memonitor kapal hingga mereka sampai di perairan Mesir, guna memastikan bahwa mereka tidak berlayar ke Gaza.[di/berbagai sumber/ hidayatullah.com]

 

.

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Halal Dunia
Tulisan selanjutnya Pelaku Video Porno Harus Dihukum Berat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq

Berita
13 Agustus 2026 20:04
Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz

Terbaru

  • RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
  • Bertemu Pimpinan US CENTCOM, PM Ali al-Zaidi Tegaskan Komitmen Mengakhiri Kehadiran Militer Amerika di Iraq
  • Muhammadiyah Dorong Media AfiliasiMu Terhubung dalam Satu Ekosistem Digital
  • Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
  • Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia
  • Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
  • Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?