Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

2400 Tawanan Separuh Anak-Anak Mendekam di Penjara Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 November 2015 07:49 7:49 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 November 2015 07:49
Bagikan
Tentara Yahudi menyamar 'pemuda Intifada' menangkapi anak-anak Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejak munculnya Intifada al-Quds awal Oktober disertai dengan penangkapan yang dilakukan tentara Zionis terhadap warga Palestina. Hingga saat ini lebih 2400 orang ditangkap, setengahnya adalah anak-anak dibawah umur.

Eskalasi penangkapan makin meningkat di saat Intifada yang mencapai 500 tawanan, mencakup tawanan anak dibawah umur baik dari Al-Quds maupun Palestina jajahan.

Menurut laporan lembaga tawanan menyebutkan, menurut data yang ada, yang masih berada di dalam penjara Israel tak kurang dari 7000 tawanan laki-laki dan perempuan, 430 tawanan diantaranya anak dibawah umur serta 40 tawanan ibu-ibu. Angka ini terus membengkak, karena operasi penangkapan masih berlangsung.

Lembaga ini menambahkan, operasi penangkapan khususnya kepada anak-anak berdasarkan keputusan resmi dari pemerintahan Israel dan sebagai akibat dari provokasi yang dilakukan para pemimpin Zionis terhadap bangsa Palestina. Sebanyak 20 tawanan laki-laki dan perempuan ditangkap dalam kondisi terluka dan atau sakit. Bahkan sebagianya ditangkap disaat mereka dirawat di dalam rumah sakit.

Ia menjelaskan, kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan Zionis terhadap bangsa Palestina selama ini paling menonjol karena beberapa hal. Diantaranya, aksi pembantaian dan pembunuhan secara sengaja dari hanya sekedar menangkapi. Kemudian intruksi yang mempermudah aksi penembakan terhadap warga daripada menangkapnya. Mereka membiarkan tawanan yang terluka dalam waktu lama hingga meninggal tak tertolongkan. Penangkapan sejumlah tawanan dari dalam rumah sakit.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Penyiksaan dan penyerbuan secara biadab, disamping intimidasi terhadap para tawanan terutama anak-anak kecil. Penggunaan anjing pelacak saat menyerbu rumah tawanan. Menggunakan badan tawanan sebagai tameng saat melakukan penyerbuan.

Menahan jenazah tawanan. Melegalkan penahanan dan penangkapan terhadap anak-anak dan menawan mereka dalam waktu lama. Tidak memberikan pelayanan kesehatan memadai bagi para tawanan, terutama di rumah sakit, dalam kondisi kesehatan yang sangat sulit.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakIntifada Ke-3israelpalestinapenjara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Harus Hidupkan Etos Kerja untuk Hidupkan Agama
Tulisan selanjutnya MAN 1 Surakarta Selenggarakan Seminar Jurnalistik “Bersama Media Merangkul Dunia”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Berita
27 Agustus 2026 11:44
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?