Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Yordania Kirim Ambulan, Mauritania Didelegasikan Wanita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juli 2010 12:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Konvoi bantuan untuk Gaza pascainsiden Mavi Marmara terus berdatangan, baik lewat laut maupun darat. Menyusul rekan-rekan mereka dari negara lain, rombongan aktivis dari Yordania dan Mauritania tidak ingin ketinggalan.

Sekitar 150 aktivis Yordania telah berangkat dari Amman menuju Jalur Gaza pada hari Selasa lalu. Bersama mereka ada 25 truk yang dipenuhi dengan sembako dan obat-obatan. Tak ketinggalan sebuah mobil ambulan sumbangan dari para anggota Asosiasi Kedokteran Yordania. Demikian kabar yang dilansir Yordan Times.

Konvoi dari Amman ini akan berangkat dengan menaiki kapal dari Aqaba menuju Pelabuhan Nuwaibah, Mesir. Setelah itu perjalanan diteruskan lewat darat melalui perbatasan Rafah.

Beberapa orang tokoh Islam turut serta dalam rombongan, termasuk mantan anggota parlemen dari Front Aksi Islam Azzam Huneidi dan veteran senior FAI Abdul Fatah Kilani.

Menurut Wael Saqa, mantan Presiden Asosiasi Insinyur Yordania dan komite bantuan untuk Gaza, rombongan diharapkan akan sampai ke tujuan dalam waktu satu pekan.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Berbeda dengan konvoi mereka sebelumnya pada bulan lalu, kini panitia mempersiapkan keberangkatan mereka dengan lebih rapi. Mereka tidak ingin kembali ditolak masuk Gaza oleh otoritas Mesir di Rafah dengan alasan belum ada pemberitahuan sebelumnya.

“Kita membutuhkan solidaritas untuk Gaza dari para aktivis di seluruh kerajaan (Yordania). Hal ini sangat penting, bukan hanya untuk rakyat Gaza, tapi juga untuk rakyat Yordania,” kata Huneidi mengenai aksi solidaritas mereka.

Di antara rombongan aktivis Yordania itu terdapat sekitar 25 orang wanita, kebanyakan dari mereka adalah anggota FAI.

Tidak ingin kalah dengan sejawatnya dari Yordania, sebuah delegasi wanita Mauritania berangkat menuju Gaza pada Rabu (14/7), dalam sebuah rombongan yag diorganisasi oleh National Rabat to Support the Palestinian (NRSP).

Menurut situs Sahara Media Mauritania yang dikutip Pal Telegraph, rombongan yang terdiri dari para perempuan anggota berbagai organisasi kewanitaan, di Mauritania itu akan masuk ke Gaza lewat Rafah. Bersama dengan barang-barang bantuan untuk anak-anak dan wanita, diharapkan mereka bisa masuk Gaza dalam beberapa hari ke depan.

Rombongan tersebut dipimpin oleh seorang senator dari sebuah partai Islam, Tawasul. Wakil pemimpin partai tersebut, Muhammad Ghulam Wild Haj Sheikh, ikut serta dalam rombongan Freedom Flotilla yang diserang Israel akhir bulan Mei lalu.[di/jt/plt/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya An-Na’im: Mewujudkan Kesatuan Umat Islam Adalah Mimpi
Tulisan selanjutnya Membongkar Konsep “Evolusi Syariat” An-Na’im

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?