Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Warga Palestina Kenang 48 Tahun Pembakaran Masjid Al Aqsha

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2017 11:16 11:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Agustus 2017 11:16
Bagikan
Peristiwa pembakaran Masjid Al Aqsha tahun 1969
Bagikan

Hidayatullah.com—Tanggal 21 Agustus 2018 kemarin, warga Palestina dan kelompok pejuang Hamas memperingati empat puluh delapan (48) tahun,  peristiwa pembakaran Masjid al Aqsha oleh Denis Michael Rohan, seorang ekstremis Kristen dari Australia.

“Sebagai penjajah, Israel tidak punya kedaulatan atas Timur Baitul Maqdis, termasuk Masjidil Aqsha dan sekitarnya,” ungkap Fatah, gerakan yang berkedudukan di Tepi Barat, dalam pernyataannya.

“Baitul Maqdis, termasuk Al-Aqsha, adalah bagian integral dari tanah Palestina yang terjajah (oleh ‘Israel’) pada 1967,” tegas Fatah dikutip Midle East Monitor.

Baca: Kesaksian Syeikh Ikrimah terkait 47 Tahun Pembakaran Masjid al Aqsha

Dalam pernyataan terpisah, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengutuk sejarah kebencian yang berkelanjutan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina dan masjid suci ketiga umat Islam itu.

Kedua gerakan Palestina itu menegaskan kembali kecaman mereka terhadap sejarah panjang antagonisme ‘Israel’ terhadap kompleks Masjidil Aqsha.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sehubungan itu, kedua gerakan ini mendesak bangsa Arab dan umat Islam seluruh dunia, bersama komunitas internasional, untuk sama-sama bergandengan tangan untuk mengakhiri kependudukan rezim Israel ke Timur Yerusalem , umumnya dan Masjid Al-Aqsa, khususnya.

Baca: Masjid al-Aqsa Diserang, Puluhan Sinagog Berdiri

Bagi Hamas, tindakan Zionis yang melanggar di tanah suci, merusak masjid dan terus menggali terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha merupakan tindakan yang tidak dapat diterima sama sekali.

Faktanya, Hamas memuji semangat orang-orang Palestina dalam menghadapi konspirasi ekstremis Zionis yang menguasai pemerintah Israel.

“Kejahatan yang dilakukan oleh Zionis dan tindakan yang terus berlanjut terhadap rakyat dan tanah Palestina, serta masjid suci, hanya memperkuat tekad kita untuk menolak Zionis,” kata Hamas.

Sebagaimana diketahui, dalam kejadian pada 21 Agustus 1969 lalu, Rohan melakukan serangan dengan api sampai merusak beberapa bagian masjid, termasuk mimbar kayu dan gading berusia lebih 1.000 tahun yang dibangun untuk merayakan keberhasilan Saladin merebut Yerusalem dari Tentara Salib.

Kebakaran itu juga turut menghancurkan mihrab Khalifah Omar bin al-Khattab, selain sebagian besar interior serta kubah kayu.

Dua hari setelah serangan itu, Rohan ditangkap oleh otoritas penjajah Israel yang kemudian mengklaim pria itu memiliki masalah mental, dan mengirimnya pulang ke Australia.

Menyusul insiden itu, negara-negara Islam mendirikan Konferensi Kerjasama Islam yang  disingkat OKI.

Baca:  Sejarah OKI: Awalnya Masjid Al Aqsa Dibakar

Pada 15 September 1969, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi Resolusi 271, yang mengutuk serangan terhadap masjid itu dan mengkritik pemerintah rezim Israel karena gagal menghormati keputusan PBB.

Sementara kesaksian Syeikh Ikrimah Shabri,  Ketua Majelis Tinggi Islam di Kota Al-Quds mengatakan,  dalam peristiwa itu, tentara Zionis mulai membuat opini umum dengan mengatakan, kebakaran akibat aliran listrik. Sebelumnya bahkan mereka menahan datangnya mobil pemadam kebakaran dari sejumlah kota di Tepi Barat.

Upaya pemadaman api dilakukan dengan tangan hingga jam 12 siang. Kemudian datanglah mobil pemadam kebakaran dan meneruskanya hingga jam 4 sore. Sejumlah mobil pemadam kebakaran datang dari berbagai kota seperti Al-Quds. Al-Birah, Ramallah, Bet Jala, Betlehem, Bet Sahur dan Hebron.

Yang menarik kala itu, pihak gereja mendukung kelompok radikalis Zionis dan meminta agar Al-Aqsha dihancurkan dan segera dibangun kuil di bawah reruntuhanya, ujar Syeikh Ikrimah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Denis Michael Rohanekstremis Kristen Baitul MaqdisFatahHAMASMasjid Al AqshapalestinaPembakaran Masjid Al Aqsha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sambut Kebangkitan Zakat, Alumni Beasiswa BAZNAS Siap Berkontribusi Riil
Tulisan selanjutnya Inilah Sasaran Investasi Muslim Masa Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?