Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Bentrokan di Masjidil Aqsha, Belasan Muslim Terluka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juni 2016 21:06 9:06 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juni 2016 21:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pasukan polisi  Zionis Ahad (26/06/2016) pagi menyerang jamaah Muslim di Masjidil Aqsha dan melukai belasan orang. Konfrontasi terjadi setelah petugas-petugas Zionis membuka Pintu Al-Maghariba Masjidil Aqsha bagi gerombolan pemukim ilegal Yahudi untuk memasuki kompleks Masjidil Aqsha (Al-Haram Asy-Syarif).

Demikian ungkap Direktur Kompleks Masjidil Aqsha Syaikh Omar al-Kiswani kepada kantor berita Anadolu dikutip Sahabat al Aqsha, Senin (27/06/2016). Para saksi mata mengatakan, pasukan Zionis mengelilingi Masjid Al-Qibli di kompleks Masjidil Aqsha sebelum membuka Pintu Al-Maghariba.

Tindakan provokatif penjajah tentu saja memicu kemarahan jamaah Muslim yang ada di sana. Sekelompok pemuda Palestina yang sedang shalat di Al-Aqsha segera menuju pintu dan berupaya untuk menghalangi para pengganggu itu, serta meneriakkan takbir. Jamaah Muslim membentuk perisai manusia di sekitar pintu masuk Masjidil Aqsha.

Pasukan penjajah maju ke arah Masjid al-Aqsha, tapi tidak bisa memasukinya. Setelah meminta bala bantuan, pasukan Zionis menyerbu Masjidil Aqsha, menembakkan sejumlah granat gas airmata dan peluru berlapis karet ke arah jamaah dan menyerang beberapa dari mereka dengan pentungan. Saat kerusuhan, para pemukim ilegal Yahudi bisa mengelilingi kompleks Masjid al-Aqsha.

Al-Kiswani mengatakan, sekitar 12 jamaah terluka akibat tembakan peluru baja berlapis karet, tiga di kepala dan lainnya di punggung serta tungkai. Menurut Bulan Sabit Merah, setidaknya lima warga Palestina Muslim terluka parah akibat serangan tersebut. Beberapa dari mereka yang menderita luka tembak dibawa ke rumah sakit al-Maqasid di Timur Baitul Maqdis untuk menjalani perawatan. Warga setempat mengatakan, pasukan Zionis menyerang penjaga Al-Aqsha Badir Badir dan melukai kepalanya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Bentrokan-di-Masjidil-Aqsha2

Menurut Al-Kiswani, selama 14 tahun penjajah Zionis menutup Pintu Al-Maghariba pada 10 hari terakhir Ramadhan bagi warga ‘Israel’ dan wisatawan. Namun, kemarin tiba-tiba saja dibuka. Al-Kiswani mengecam penyerangan yang menargetkan jamaah itu dan menuntut petugas keamanan Zionis bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Empat jamaah Muslim, termasuk tiga (sumber lain menyatakan dua orang) dari Afrika Selatan, ditangkap saat insiden terjadi. Juru bicara petugas keamanan Zionis Micky Rosenfeld mengatakan, empat warga Palestina itu ditangkap karena dianggap “mengganggu” kunjungan orang-orang Yahudi itu. Usai insiden kekerasan ini terjadi, sumber resmi dari otoritas waqaf mengatakan bahwa petugas keamanan Zionis melarang seluruh jamaah Muslim di bawah usia 30 tahun memasuki Masjidil Aqsha.

Beberapa hari lalu petugas keamanan Zionis menyatakan bahwa seluruh pemukim ilegal Yahudi akan dilarang memasuki Masjidil Aqsha selama 10 hari terakhir Ramadhan, yakni ketika kaum Muslim melaksanakan i’tikaf. Namun Rosenfeld mengatakan, tidak benar kunjungan non-Muslim ke kompleks Masjidil Aqsha ditangguhkan selama 10 hari terakhir Ramadhan.

Direktur Waqaf Islam di Al-Aqsha Syaikh Azzam al-Khatib mengatakan, otoritas ‘Israel’ berupaya memberlakukan status quo baru di Al-Aqsha dengan mengizinkan warga ‘Israel’ memasuki kompleks masjid pada 10 hari terakhir Ramadhan. Kepala Dewan Tertinggi Islam di Baitul Maqdis, Syaikh Ikrimah Sabri juga mengecam penyerbuan yang dilakukan pasukan penjajah Zionis ke dalam Masjidil Aqsha dan tindak kekerasan yang dilakukan terhadap jamaah Muslim.

Lebih lanjut ia menyatakan, penerobosan masuk gerombolan pemukim ilegal Yahudi ke Masjidil Aqsha saat Ramadhan merupakan pelanggaran terhadap hukum nasional dan internasional. “Jamaah Muslim diserang ketika mereka melakukan ribath di Masjid al-Aqsha,” kata Sabri.

“Petugas keamanan Zionis juga menargetkan jamaah Muslim yang terus meneriakkan ‘Allahu Akbar’ sebagai wujud protes atas serangan tersebut, dengan menembakkan serentetan peluru dan gas airmata,” tambahnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bentrokanisraelMasjidil Aqshapalestinayahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semarak Ramadhan di Whitechapel-London Timur
Tulisan selanjutnya Umat Islam Harus Miliki Keunggulan, Kemandirian dan Karya yang Bermartabat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?