Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pejabat Senior Hamas Lolos dari Percobaan Pembunuhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2017 12:18 12:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Oktober 2017 12:18
Bagikan
Tawfiq Abu Naim sedang dijengukKepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala Pasukan Keamanan Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah (Gerakan Perlawanan Islam/Hamas)  di Jalur Gaza, Tawfiq Abu Naim, terluka saat mobilnya meledak  dalam sebuah upaya  ‘pembunuhan yang gagal’.

Direktur Jenderal Keamanan Internal Hamas, Tawfiq Abu Naim, selamat dari usaha pembunuhan tersebut kemarin, setelah mobilnya meledak di kamp Pengungsian Nusseirat, PIC.

“Dia hanya terluka ringan dan dirawat di rumah sakit. Pasukan keamanan telah memulai penyelidikan untuk mengetahui kejadian tersebut dan menangkap para pelaku, “ kata seorang pejabat Hamas.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum menggambarkan upaya pembunuhan hari ini sebagai tindakan pengecut yang dilakukan oleh musuh rakyat Palestina.

“Para calon pembunuh gagal dalam usaha mereka untuk membahayakan keamanan Gaza, persatuan rakyat kita, dan kepentingan nasional Palestina,” kata Barhoum dikutip Middle East Monitor.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Baca: Pemimpin Hamas Masuk Daftar Target Pembunuhan Zionis

Ia kemudian mendesak aparat keamanan Gaza untuk membawa para penjahat ke pengadilan dan bertindak tegas dengan mereka yang akan mencoba untuk menyakiti keamanan rakyat Palestina.

Abu Naem ditunjuk menjadi kepala Pasukan Keamanan Dalam Negeri Palestina di Gaza pada Desember 2015. Ia adalah komandan eks tawanan di penjara Israel dan selama 22 tahun mendekam di sana. Ia dibebaskan saat pertukaran tawanan Wafa Ahrar yang diteken Hamas pada 2011 untuk membebaskan sandera tentara Israel Gilad Shalit.

Insiden tersebut terjadi saat terjadi ketegangan di Gaza saat Hamas akan menyerahkan pemerintahan dan kekuasaan di Jalur Gaza ke Otoritas Palestina yang dikendalikan Fatah yang dipimpin oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Kedua belah pihak telah menandatangani sebuah perjanjian damai dan menyetujui pemerintahan nasional bersatu.

PA dijadwalkan mulai mengendalikan Jalur Gaza pada 1 Desember 2017.

Hamas mengambil alih kendali Gaza pada 2007 setelah mengalahkan Fatah secara mutlak dalam pemilihan lokal. Hamas lebih dekat di hati rakyat Palestina sementara Fatah yang sekuler banyak dikendalikan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Hamas beberapa kali dipaksa mengakui keberadan Penjajah Israel dan diminta meletakkan senjata, namun gerakan pejuang pembebas Palestina tersebut menolak untuk melakukannya.

Pembunuhan serupa pernah terjadi kepada mantan Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al pada 25 September 1997.

Baca: Kisah Duel Agen Mossad dengan Pengawal Pribadi Khalid Misy’al

Khalid  Misy’al kala itu menjadi target pembunuhan yang dilakukan agensi intelijen Israel, Mossad, dibawah perintah PM Benjamin Netanyahu. Pembunuhan dimaksudkan sebagai bentuk pembalasan atas bom Pasar Mahane Yehuda 1997.

Saat percobaan pembunuhan,  dua agen Mossad membawa paspor Kanada palsu memasuki Yordania, tempat dimana Khalid Misy’al  tinggal. Agen-agen Mossad menunggu di pintu masuk kantor Hamas di Amman. Ketika Misy’al masuk ke kantornya, salah satu agen datang dari belakang dan melekatkan perangkat khusus ke telinga kiri Misy’al yang ditransmisikan racun reaksi cepat. Segera setelah itu, dua agen Israel tersebut ditangkap.

Hamas sebelumnya menunjuk ke Israel jika terjadi tindakan semacam itu, meski tidak mengatakan siapa yang berada di balik serangan bom mobil pasca shalat Jumat tersebut.

Warga Palestina di wilayah yang dikuasai Hamas selama beberapa bulan terakhir telah menghadapi kesulitan dan batasan, termasuk pemotongan konsumsi listrik, dan pemotongan gaji yang dibayarkan PA. *

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wakil Perdana Menteri Australia Tak Sah jadi Anggota Parlemen
Tulisan selanjutnya Rusia dan Qatar Tandatangani Perjanjian Kerjasama Militer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?