Hidayatullah.com–Tiga anak laki-laki Palestina syahid dalam serangan udara yang dilakukan ‘Israel’ di Gaza pada Ahad, laporan medis resmi di wilayah Palestina yang terblokade itu dikutip Reuters.
Sementara penjajah ‘Israel’ berdalih pihaknya menyerang kelompok ‘militan’ yang berupaya meledakkan tembok perbatasan.
Kementrian Kesehatan Gaza mengatakan dua dari tiga korban berumur 13 dan 14 tahun.
Baca: Remaja Tunarungu Palestina Korban Terbaru Serangan Zionis di Gaza
Dokter di Gaza telah mencatat lebih dari 216 warga Palestina dibunuh oleh pasukan ‘Israel’ di dekat pagar pembatas selama 7 bulan demonstrasi warga Gaza terhadap blockade ‘Israel’ atas wilayah itu dan untuk mendukung hak kembali warga Palestina ke tanah mereka yang saat ini dijajah ‘Israel’. Sedangkan dari pihak ‘Israel’, hanya satu tentara yang terbunuh oleh penembak jitu.
‘Israel’ berdalih respon mematikan diperlukan untuk mencegah penyusupan bersenjata dari Gaza. Kekerasan terkadang meningkat menjadi saling tembak rudal yang ditakutkan dapat memicu perang, sementara Mesir dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah berulangkali memediasi perjanjian damai.
Jumat lalu, empat warga Palestina dibunuh di perbatasan pada Jumat, dan kelompok perlawanan Gaza merespon hal itu dengan menembakkan serangkaian rudal ke wilayah Palestina yang dijajah ‘Israel’.
Dua juta warga Palestina yang tinggal di Gaza, kebanyakan dari mereka merupakan keturunan orang-orang Palestina yang diusir atau terpaksa meninggalkan rumah mereka di Palestina bersejarah ketika ‘Israel’ didirikan pada 1948.
Wilayah kecil yang berada di tepi pantai itu telah berperang dengan Zionis ‘Israel’ dalam tiga perang.
‘Israel’ dan Mesir terus mempertahankan blokade terhadap wilayah itu. Sehingga hal tersebut menyebabkan ekonomi di Gaza merosot. */Nashirul Haq AR