Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Remaja Tunarungu Palestina Korban Terbaru Serangan Zionis di Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 April 2018 08:52 8:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 April 2018 08:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dua orang Palestina, termasuk remaja tunarungu, meninggal dunia usai luka yang diderita selama protes Great March of Return yang sedang berlangsung di Jalur Gaza yang terjajah.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa Tahrir Mahmoud Wahba, 18 tahun, yang tuli, meninggal Senin kemarin, dilansir Middle East Monitor.

Remaja itu ditembak di kepala oleh pasukan penjajah Israel aksi damai ‘Kembali ke Palestina’ yang terjajah pada Jumat di distrik Jalur Gaza selatan Khan Younis, dekat kamp pengungsi Al-Awdeh.

Baca: ‘Setiap Warga Palestina Merupakan Subjek Penangkapan’

Pada larut malam, kementerian itu melaporkan bahwa seorang pemuda Palestina, yang diidentifikasi bernama Abdullah Muhammad Al-Shamali, menyerah pada luka yang dideritanya pada hari Jumat.

Al-Shamali adalah penduduk dari kota selatan Rafah.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Menurut Departemen Kesehatan, kematian Wahba dan Al-Shamali membawa jumlah korban tewas total di Gaza sejak Great March of Return dimulai pada 30 Maret hingga 41 Palestina, termasuk setidaknya tiga anak di bawah umur dan seorang jurnalis.

WHO juga mengkritik Israel karena merugikan personel medis, yang menyatakan bahwa 48 staf medis telah terluka oleh tembakan Israel ketika mencoba untuk mengevakuasi yang terluka. Setidaknya 19 ambulans juga diyakini telah ditargetkan oleh tembakan penembak jitu atau granat gas air mata.

Protes besar-besaran tanpa kekerasan di Gaza telah melihat ribuan pengungsi Palestina keluar untuk menuntut hak kolektif mereka kembali ke tanah air mereka.

Baca: Jumlah Korban Gugur oleh Sniper Zionis di Gaza menjadi 40 Orang

#GreatMarchOfReturn

Protes enam minggu itu akan berakhir pada 15 Mei, peringatan ke-70 Nakbah (malapetaka) ketika ‘Negara palsu’ Israel berdiri setelah pengusiran paksa hampir satu juta warga Palestina dari kampung-kampung mereka.

Sebelum protes pekan lalu, para ahli hak asasi manusia PBB mengutuk “penggunaan senjata tajam terus menerus, termasuk amunisi hidup” oleh pasukan penajah “terhadap sebagian besar pendukung aksi damai dan pengamat Palestina yang tidak bersenjata”, selanjutnya menyerukan pihak Israel untuk menegakkan tanggung jawabnya di bawah hukum internasional.*/Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Great Return MarchgugurHAMASHari TanahisraelKembali ke PalestinaKembali ke Palestina yang terjajahKhan YounisLiga Arablong marchpalestinapenembak jituremajaSnipersyahidtentara IsraelTepi BaratTerjajahtunarunguZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Universitas Majmaah Juara Umum Lomba Bahasa Arab
Tulisan selanjutnya Israel Tangkap 15 Anggota Hamas Pasca Pembunuhan Imam Palestina di Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?