Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

5300 Tawanan Masih Mendekam di Penjara Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Oktober 2011 10:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementrian Urusan Tawanan Palestina menegaskan saat ini masih mendekam 5300 tawanan Palestina di berbagai penjara Israel setelah pembebasan 477 tawanan pada tahap pertama kesepakatan pertukaran tawanan untuk pembebasan serdadu Zionis-Israel Gilad Shalit.

Sebanyak 526 tawanan Palestina dari Jalur Gaza, 131 tawanan dari wilayah Palestina terjajah tahun 1948, 295 tawanan dari al-Quds dan sisanya dari Tepi Barat.

Seperti dikutip Info Palestina, Direktur Penerangan Kementrian Urusan Tawanan Palestina, Riyad Asyqar, Kamis (20/10/2011), mengatakan tawanan Palestina Karim Yusuf Fadl Yunus dari wilayah Palestina terjajah 1948 kini menjadi tawanan paling lama di dunia setelah pembebasan Nail barghoutsi. Yunus telah mendekam di dalam penjara Israel selama 29 tahun, ditahan Israel sejak 6 januari 1983 dan divonis penjara seumur hidup.

Asyqar menyebutkan daftar tawanan terlama (Jenderal Tawanan) turun dari 299 menjadi 126 tawanan yang ditahan sejak sebelum kesepakatan Oslo (1993).

Sementara daftar tawanan, yang mendekam di atas 20 tahun, menurun dari setelah kesepakatan pertukaran dari 145 menjadi 51 tawanan. Sedang daftar tawanan yang sudah mendekam selama lebih dari seperempat abad di dalam penjara Israel menurun dari 45 menjadi 22 tawanan. Sebanyak 4 tawanan yang mendeka selam lebih 30 tahun di penjara Israel telah dibebaskan dalam kesepakatan pertukaran tawanan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Di antara tawanan ada 22 anggota dewan dan 9 tawanan wanita belum dibebaskan Israel dalam kesepakatan pertukaran. Namun ada upaya besar yang dilakukan Hamas untuk membebaskan para tawanan wanita dalam tahap kedua pertukaran, atau sebelum itu sebagaimana dikatakan sejumlah pemimpin Hamas. Sementara itu masih ada 280 anak Palestina mendekam di penjara Zionis Israel. Israel juga masih menahan 5 tawanan dari Jalur Gaza dengan undang undang “illegal combatant” tak satu pun dari mereka masuk dalam daftar yang dibebaskan dalam pertukaran.

Kementrian Tawanan Palestina menyatakan bahwa kesepakatan pertukaran tawanan adalah capaian bersejarah penting bagi rakyat Palestina dan perlawanan Palestina.

Pertukaran ini telah menjadi dasar babak baru konflik antara Israel dan perlawanan berkaitan dengan pertukaran. Namun ini tidak berarti ditutupnya masalah tawanan, karena masih ada ribuan tawanan mendekam dalam penjara-penjara Israel.

Mereka membutuhkan dukungan dan sokongan, dan semua cara untuk membebaskan mereka baik dengan cara damai maupun militer, sampai mereka bisa menikmati kebebasan sebagaimana dirasakan rekan-rekan mereka yang telah dibebaskan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vatikan: Kematian Qadhafi Akhir Rezim yang Kejam
Tulisan selanjutnya Tahanan Palestina Bebas, Gaza Butuh ‘Shalit Baru’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?