Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pemukim Zionis-Israel Bakar Ratusan Pohon Zaitun di Tepi Barat

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juli 2019 08:10 8:10 am
Ahmad
Dipublikasikan 11 Juli 2019 15:08
Bagikan
Seorang petani Palestina memandangi tentara Israel setelah dia menanam pohon zaitun di dekat kota Tubas di Tepi Barat di lembah Yordania (AP)
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemukim Yahudi pada Rabu (10/7) membakar ratusan pohon zaitun di Desa Burin, bagian utara Tepi Barat Sungai Jordan, kata Ghassan Daghlas, seorang pejabat setempat.

Ia mengatakan kepada Kantor Berita Palestina, WAFA, pemukim Yahudi dari permukiman tidak sah Yitzhar menyusup ke pertanian di Desa Burin dan membakar ratusan pohon zaitun di bagian selatan desa itu, yang berada di sebelah selatan Nablus.

Ia mengatakan militer Israel malah menghalangi truk pemadam Palestina untuk sampai ke daerah tersebut guna memadamkan api, yang mengakibatkan kebakaran menyebar dan membuat banyak petani Palestina menderita kerugian besar.

Sekitar 600.000 orang ‘Israel’ menetap di lebih dari 230 pemukiman ilegal sejak Palestina diduduki penjajah tahun 1967 saat Zionis memperluas wilayahnya di Tepi Barat dan Baitul Maqdis Timur.

Sebelum 1948, catatan sejarah menunjukkan, pertanian Palestina dikenal sangat produktif dan bahwa orang Arab-Palestina adalah petani yang sukses.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sebuah laporan PBB tentang pertanian di Palestina antara 1945 dan 1946 mencatat bahwa tanaman yang ditanam di Palestina menyumbang hampir 80 persen dari total hasil pertanian Palestina pada musim itu, dengan pertanian Palestina menghasilkan lebih dari 244.000 ton sayuran, 73.000 ton buah, 78.000 ton, 78.000 ton zaitun, dan 5 juta liter anggur.

Dua tahun kemudian, ketika mayoritas warga Palestina diusir dari tanah mereka dalam peristiwa “Nakba“, tanah pertanian dan kebun yang sebelumnya mereka rawat ditinggalkan, karena pemiliknya melarikan diri di bawah ancaman milisi Zionis.

Sebagai sejarawan dan jurnalis Israel meron Benvenisti rinci dalam bukunya Sacred Landscape: The Buried History of the Holy Land Since 1948:

“Pada April 1948, para petani Yahudi sudah mulai memanen tanaman yang telah matang di ladang yang telah ditinggalkan dan memetik buah jeruk di kebun Arab. […] pada pertengahan 1949 dua pertiga dari semua tanah yang ditaburkan dengan gandum di ‘Israel’ ditinggalkan oleh tanah Arab,” kutipnya.

Itu pencurian tanah yang sebagian besar bertanggung jawab untuk produksi pertanian di awal Israel, bukan tenaga kerja atau keahlian pertanian pemukim Zionis, katanya*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpemukim Yahudipohon zaitunZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 64 Kloter Jamaah Tiba di Madinah, Hadapi Cuaca Panas 45 Derajat
Tulisan selanjutnya Indonesia Peringkat Ketiga Negara Tujuan Wisata Kelas Atas China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?