Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Anggota Parlemen Israel Mengusulan Perang Terakhir Melawan Palestina “Untuk Selamanya”

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Januari 2023 13:25 1:25 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 Januari 2023 14:00
Bagikan
Anggota parlemen ‘Israel’ Zvika Fogel
Bagikan

Hidayatullah.com — Anggota parlemen ‘Israel’ Zvika Fogel mengatakan kepada Channel 12 bahwa berperang dengan warga Jalur Gaza setiap dua atau tiga tahun tidaklah cukup, demikian dikutip Middle East Monitor (MEE).

Anggota parlemen dalam koalisi pemerintahan ini bahkan menyerukan “perang terakhir” melawan Palestina untuk “menaklukkan mereka selamanya”. Pernyataan ini datang menyusul kecaman internasional atas serangan menteri keamanan ‘Israel’ Itamar Ben-Gvir ke Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur yang diduduki.

Sementara itu, pejuang Hamas, kelompok perlawanan Palestina yang mengontrol Gaza, hari Selasa mengancam melakukan pembalasan setelah Ben-Gvir berbaris melintasi Al-Aqsa yang bertentangan dengan perjanjian lama yang mencegah kunjungan tanpa izin ke situs tersebut oleh non-Muslim.

Fogel adalah anggota partai Kekuatan Yahudi ultra-nasionalis ultra-kanan Itamar Ben Gvir. Ben-Gvir, seorang supremasi Yahudi yang rasis secara terbuka, akan menjadi menteri keamanan publik setelah negosiasi pembentukan pemerintah dengan perdana menteri yang akan datang Benjamin Netanyahu. Pemimpin Kekuatan Yahudi itu sebelumnya dihukum karena menghasut rasisme dan mendukung organisasi teroris.

Da;am sebuah wawancara  di Channel 12, ia mengecam Hamas, mengatakan bahwa kebijakan ‘Israel’ untuk berperang dengan Palestina “setiap dua atau tiga tahun” tidak cukup dan menambahkan negara penjajah itu harus “menaklukkan mereka untuk selamanya”.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

“Itu akan sangat berharga karena ini akan menjadi perang terakhir, dan setelah itu kita bisa duduk dan beternak merpati dan semua burung cantik lainnya yang ada,” katanya, menurut Haaretz.

Ribuan warga Palestina tewas akibat serangan ‘Israel’ di Gaza sejak jalur itu dikepung pada 2007.

Klaim penyayang

Ekstremis Yahudi Itamar Ben-Gvir yang berperan besar menyokong kemenangan Benjamin Netanyahu dalam pemilu ‘Israel’ bulan November adalah pendukung ideologi supremasi Yahudi rasis secara terbuka berdasarkan ajaran mendiang Rabi Meir Kahane.

Pada bulan Desember, Fogel mengatakan kepada Channel 4 News Inggris bahwa dia ingin mengakhiri segala bentuk proporsionalitas ketika berurusan dengan orang Palestina, yang menurutnya ‘Israel’ telah “terlalu berbelas kasih” dan ‘penyayang’.

“Siapa pun yang ingin menyakiti saya, saya akan menyakitinya kembali. Dan sejauh yang saya ketahui, konsep proporsionalitas harus dihentikan,” kata Fogel. 

“Jadi, saya akan memberi tahu Anda sesuatu yang sangat tidak menyenangkan untuk dikatakan. Jika satu ibu ‘Israel’ menangis, atau seribu ibu Palestina menangis, maka seribu ibu Palestina akan menangis.”

Ketika ditanya oleh presenter apakah kebijakan ini rasis, Fogel berkata: “Kami terlalu penyayang. Sudah waktunya bagi kami untuk berhenti bersikap demikian. Ini tidak ada hubungannya dengan rasisme.” Fogel sebelumnya mengepalai dewan daerah di desa Galilea, Tuba-Zangaryye, peran yang dia tinggalkan pada 2011 setelah gelombang kekerasan dan vandalisme. Dia juga menjabat sebagai brigadir jenderal di cadangan tentara ‘Israel’ dan memimpin komando selatannya sebelum menghabiskan hampir satu dekade menjalankan unit pengendalian tembakan komando selatan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpalestinaparleme IsraelZvika Fogel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Mengecam Kunjungan Menteri Keamanan ‘Israel’ ke Komplek Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

Berita
27 September 2026 09:26
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?