Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

Utusan Jokowi Untuk Al Sisi Bicara ISIS dan Ikhwanul Muslimin [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 April 2015 10:30 10:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 April 2015 08:15
Bagikan
Wawancara wartawan al-masryalyoum, Fadi Fransis dengan Alwi Shihab
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasca pertemuannya dengan pemimpin Mesir Abdul Fattah As Sisi, utusan Presiden RI untuk Timur Tengah Alwi Abdurraham Shihab sempat berbicang-bincang dengan harian Mesir, Al Mishr Al Yaum (31/3/2015).

Dalam kesempatan itu, Alwi Abdurrahman Syihab berbicara mengenai sejumlah persoalan, diantaranya adalah mengenai terorisme, ISIS, Al Ikhwan Al Muslimun, juga masalah Palestina. Demikian wawancara lengkap yang dimuat dalam situs berita Al Mishr Al Yaum.

Apa tujuan Anda melakukan kunjungan ke Mesir, ada apa persoalan-persoalan yang Anda bicarakan dengan Presiden Abdul Fattah As Sisi?

Saya mengunjungi Mesir untuk mengundang Presiden As Sisi untuk hadir dalam peringatan 60 tahun berdirinya Konferensi Asia-Afrika, yang akan diadakan di Bandung pada bulan April mendatang. Saya juga membawa surat dari Presiden Indonesia Joko Widodo, dimana didalamnya penegasan mengenai keinginan nagara kami untuk meningkatkan hubungan kerja-sama, hal yang mendapat sambutan baik dari Presiden As Sisi, akan tetapi beliau berhalangan karena sibuk dengan beberapa agenda, dan beliau berjanji kepada kami akan keikutsertaan Mesir melalui utusan dari pejabat tinggi, dan beliau akan mengunjungi Indonesia di akhir tahun ini. Beliau akan membicarakan beberapa agenda, yang paling pokok adalah cara menghadapai terror, khusunya Indonesia dan Mesir memiliki keserupaan dalam arah pemikiran.

Apakah Anda sekalian berusaha untuk mengembalikan hubungan baik seperti dulu, antara Mesir dan Indonesia?

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah

Saya melihat bahwa di sana ada ketertarikan yang sangan kuat dari kedua belah pihak untuk menghidupkan hubungan lama, yang mana puncaknya di masa dua oresiden, Abdul Naseer dan Suharto. Dan Presiden Joko Widodo menginginkan untuk bekerja sama dengan Presiden As Sisi untuk saling memberikan kontribusi positif, dan menghidupkan ruh persahabatan kuat, karena itulah kami menginginkan untuk memperkuat hubungan atas seluruh problem.

Apakah Anda sekalian merencanakan untuk melakukan perjanjian koalisi internasional dengan Mesir untuk menghadapi terorisme, sebagaimana yang terjadi sebelumnya?

Tentu kami menyambut gembira dengan berkoalisi bersama Mesir untuk menghadapai terorisme, terkhusus karena di Mesir  lembaga agama tertinggi di dunia, yaitu Al-Azhar yang merupakan gerbang utama dunia melawan terorisme, dengan menyebarkan pemikiran moderat. Khususnya, karena kelompok-kelompok teroris radikal telah membuat buruk prinsip-prinsip Islam yang penuh dengan toleransi.

Menurut Anda, apa sebab utama penyebaran terorisme dan munculnya kelompok ISIS?

Ini merupakan hal yang gambling bagi semua pihak, bahwa sebagian kekuatan Barat berambisi meruntuhkan umat Islam karena mereka menyadari betul kekuatan umat Islam dan takut bersaing dengannya. Saya tidak ingin secara tegas mengatakan bahwa Barat merupakan sebab terorisme, apa yang saya sampaikan sekadar kesimpulan alami dari realita. Namun, celaan pertama tentu tertuju pada umat Islam itu sendiri. Mereka membiarkan kelompok radikal menyebar di negara mereka mengatasnamakan agama dan mereka tidak berusaha memberikan pengetahuan dan penyadaran terhadap warga mereka. Kami menghadapi kelompok ekstrem, tetapi kita akan tegas menghadapi mereka.

Apakah Anda mendukung solusi militer menumpas kelompok ISIS?

Organisasi-organisasi teroris beroperasi dengan kekerasan, mereka menggunakan persenjataan yang beragam, karena itu, menggunakan solusi militer perlu ditempuh menghadapi siapapun yang mengancam kemanan nasional. Namun, di sisi lain, solusi ini bukan satu-satunya cara, harus menyadarkan warga dengan pemikiran yang moderat yang meneybabkan munculnya generasi yang sadar dan mencerminkan Islam yang toleran. Oleh karenanya, saya tegaskan sekali lagi pentingnya peran Al Azhar.* (bersambung)

Wawancara aslinya bisa klik di sini 

 

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kudeta MesirKudeta Presiden MursyMohammad MursyPresiden Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Talaqqi kepada Ulama 10 Tahun Tidak Cukup
Tulisan selanjutnya Anak yang Dibesarkan dengan Doa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?