Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Cara Pesantren Hidayatullah Panceng Cegah Santri Pacaran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 September 2019 13:57 1:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 September 2019 13:50
Bagikan
Mahasantri Pesantren Hidayatullah Panceng, Gresik, Jawa Timur.
Bagikan

Hidayatullah.com | Siang bakda shalat zhuhur, beberapa pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah Panceng, nampak sangat sibuk. Mereka tengah mendata pemilik dan mengecek semua fitur puluhan handphone yang tergeletak di hadapan mereka. Semuanya milik mahasantri, yang tengah menuntut ilmu di pesantren.

“Ini ada chatingan WA dengan seorang akhwat. Siapa dia?” tanya ustadz Arifin, kepala kepengasuhan.

“Itu adik kandung saya, Ustadz!” jawab si santri, berkulit sawo matang.

“Benar, ini adik kandungnya?” kejar sang ustadz, untuk memastikan sang santri tidak berbohong.

“Benar, Ustadz. Saya tidak berbohong!” tegas santri, tanpa ragu.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Memeriksa konten HP para mahasantri secara berkala, telah menjadi rutinitas yang dilakukan oleh pihak pengurus Pesantren Hidayatullah Panceng.

Hal itu dilakukan, ujar Arifin, untuk mencegah para mahasantri tak terjerumus ke dalam perilaku yang merusak. Termasuk hubungan dengan lawan jenis.

“Kalau para santri itu sudah menjalin hubungan pacaran, selain telah melanggar syariah, sudah dipastikan mereka tidak akan fokus belajar. Bahkan cenderung indisipliner,” terang ustadz asal Bandung ini.

Karena itu, ujar lulusan STAI Luqman al-Hakim, Surabaya ini, pihak pengurus mengatur sedemikian ketat masalah penggunaan gawai. Mulanya sehari-semalam dalam dua minggu. Selebihnya dikumpulkan di pengasuh. Bahkan baru-baru ini peraturan semakin diperketat.

“Melihat dampak buruk HP, pihak pengurus memutuskan untuk melarang penggunaan HP secara total. Alternatifnya, kalau mereka hendak menghubungi keluarga, bisa menggunakan HP/telepon pesantren,” jelasnya.

Selain dengan mengondisikan HP, pihak pesantren senantiasa memberi pemahaman kepada santri, tentang bahaya hubungan dengan lawan jenis, baik ditinjau dari segi budaya dan agama. Buahnya, tidak sedikit para santri yang menginsafi kekeliruannya.

Ada kejadian menggelitik. Dikisahkan oleh Abu Anis. Dalam sebuah kegiatan latihan ceramah, ada seorang mahasantri yang dengan jujur mengakui pernah menjalin hubungan dengan lawan jenis. Hubungan itu terus belanjut sampai masuk ke pesantren. Berkat pencerahan dari para ustadz, atas kehendak Allah, mahasantri tadi dapat hidayah. Dalam ceramahnya itu ia kemudian mengaku telah memutuskan untuk mengakhiri hubungannya.

“Ia bahkan berseru kepada teman-temannya, untuk mengikuti langkahnya; tidak pacaran,” kisah kepala pengkaderan ini.

Meski baru diterapkan pelarangan HP secara total, dampak positif lain dari larangan ini sudah bisa dirasakan. Para mahasantri jadi lebih fokus belajar. Minat membaca buku mereka pun semakin tinggi. Hal itu diungkapkan oleh Aulia, pengurus lainnya.

“Dalam mengisi waktu kosong, sekarang mahasantri banyak memanfaatkan dengan membaca buku. Pinjam di perpustakaan. Diskusi mereka pun topiknya kini beralih kepada tema buku yang mereka baca,” ujar lulusan al-Azhar, Mesir ini.

Selain soal pacaran yang berusaha dicegah, Pesantren Hidayatullah, Panceng juga, berupaya membiasakan para mahasantri untuk menegakkan sunnah-sunnah. Ini dilakukan, kata Abu Anis, agar mereka akrab dengan nilai-nilai Islam. Pada akhirnya menjadi gaya hidup mereka.

“Selain tahajud, para mahasantri juga dibiasakan untuk puasa Senin-Kamis, dan juga dituntun untuk sering membaca al-Qur’an dan menghafalnya,” terang Abu Anis.

Mahasantri di pesantren Hidayatullah, Panceng, merupakan mahasiswa STAI Luqman al-Hakim, Surabaya. Selama setahun, mereka dibina spiritualitas, intelektualitas, dan life skil mereka. Setelah lulus studi, mereka akan disebar ke masyarakat, di seluruh pelosok Indonesia, untuk mengemban amanah dakwah.

“Jumlah mahasantri kita yang telah diterjunkan ke daerah-daerah sudah ratusan. Di antaranya membina suku pedalaman Tugotil, di Halmahera. Ada juga yang mengabdikan diri di komunitas mualaf Hindu, Senduro, Lumajang,” ujar Damanhuri, pimpinan pesantren.

Merasa Beruntung

Sementara itu. Ketika ditanya kesan dengan pola pendidikan yang diterapkan di Pesantren Hidayatullah Panceng, Ari, mahasantri asal Halmahera, merasa sangat bersyukur dan beruntung.

Diakuinya, perantara pendidikan di pesantren tempatnya menuntut ilmu inilah, ia bisa memperbaiki diri. Khususnya dalam bidang akhlak dan bacaan al-Qur’an.

Ia bertutur, di pesantren yang beralamat Jl Daenles, Bukit Kukusan, Campurejo, Panceng, Gresik, Jawa Timur inilah untuk pertama kali dalam hidupnya, ia mampu mengkhatamkan al-Qur’an.

Ia mengisahkan. Ketika awal masuk, pihak pesantren menggulirkan gerakan satu juz satu hari, pada program ‘idad (persiapan).

“Alhamdulillah, saya berhasil khatam dalam satu juz. Sangat terharu. Sehingga saya sampai menghadap kepada seorang ustadz, dan mengungkapkan kebahagiaan bisa mengkhatamkan bacaan al-Qur’an,” ungkapnya.* (Khairul Hibri)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gadgetgawaihandphoneHidayatullahPancengPondok Pesantrensantristail
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AirAsia Berhenti Menjual Rokok Bebas Pajak
Tulisan selanjutnya Bupati Lombok Tengah Dukung Program Hapus Tato YBS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?