Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Semarak I’tikaf di Masjid Mesir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 April 2023 17:14 5:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 April 2023 16:59
Bagikan
Bagikan

Sempat ditutup selama 1 tahun karena wabah pandemi Covid-19, kini kegiatan  I’tikaf di Masjid Jami’ Al-Azhar Mesir dibuka kembali, para mu’takif berduyun-duyun

Hidayatullah.com | BULAN Ramadhan merupakan bulan yang istimewa. Bulan yang memiliki banyak keutamaan di antara bulan-bulan lainnya, utamanya lagi terletak pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan.

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ummul mukminin Aisyah R.A : “Ketika memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Nabi fokus beribadah, mengisi malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut ibadah,” (HR: Al- Bukhari).

Di bagian terakhir bulan suci Ramadhan ini juga waktu diturunkannya malam Lailatul Qadar yang dimana malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan. Maka wajar jika akhirnya orang orang berbondong-bondong melakukan fastabiqul khairat (berlomba lomba dalam kebaikan) dan juga beribadah kepada Allah SWT.

Di negeri perantauan yang bernama Mesir ini sangat terasa sekali nuansa 10 hari terakhir di bulan suci Ramadhan. Salah satunya adalah menjamurnya iktikaf  bersama di masjid-masjid.

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Terhitung dari malam tanggal 21 Ramadhan waktu Kairo, orang-orang sudah mulai tertuju kepada masjid masjid. Beberapa masjid ada yang menyediakan sarana iktikaf  selama sepuluh hari terakhir.

Jadi, masjid juga menyediakan beberapa kebutuhan pokok orang yang beriktikaf  selama berada di masjid seperti karpet yang nyaman, minuman yang tersedia di setiap sudut masjid, dan tak ketinggalan juga maidaturrahman, istilah untuk menu berbuka puasa.

Masjid Jami’ Al-Azhar Kairo Mesir yang terletak di pusat kota Kairo ini selain mengadakan kajian intensif selama bulan Ramadhan, juga merupakan salah satu contoh masjid yang kembali menyelenggarakan kegiatan iktikaf  selama sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.

Pasca ditutupnya kegiatan iktikaf  selama 1 tahun lebih karena wabah pandemi Covid-19 yang merajalela pada tahun lalu silam. Kegiatan yang dilakukan para mu’takif (orang yang beriktikaf)selama di masjipun macam-macam.

Intinya adalah meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah mereka. Ada sebagian mu’takif (orang yang beriktikaf) yang memperbanyak membaca Al-Qur’an, ada yang mengerjakan shalat sunnah dan ada juga yang memulai dengan muroja’ah durus (mengulang kembali pelajaran), tak sempat dengan hal itu semua ada yang dari mereka duduk merenung mengevaluasi diri di pelataran masjid sambal mengucapkan istighfar, takut sang tamu tak kembali untuknya lantaran usia dan kepala yang sudah mulai memutih.

Fakta menariknya, untuk lebih memuliakan dan meghidupkan suasana sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, Jami’ah Azhar mengadakan shalat tahajud yang dilakukan secara berjamaah dengan jumlah delapan rakaat. Dimana setiap rakaatnya sang imam membaca satu halaman lebih dari satu juz Surat Al-Quran.

Selesai dari itu, di sepertiga malam terakhir Masjid Jami’ Al Azhar kembali ramai dengan suara bacaan Al-Quran. Suasana perlombaan beribadah seperti ini sudah membudaya di Mesir setiap tahunnya.

Ibadah iktikaf  ini sudah berubah menjadi tradisi, tidak hanya warga pribumi orang Mesir itu sendiri yang melakukannya tapi juga wafidin (pendatang) dari berbagai belahan dunia seperti Inggris, Denmark , Indonesia, Malaysia dan Thailand dan negara negara lain lain pun turut serta meramaikan iktikaf  di Jami’ Al-Azhar.*/ Usama Nabhan Asshidqy, mahasiswa Al-Azhar Mesir

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinei'tikafi'tikaf di MesirIktikafMesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Tangan dan Kaki Tak Berfungsi, Pemuda Difabel Ini Rela Berguling-guling ke Masjid, Jamaah Menangis Melihatnya
Tulisan selanjutnya 1.000 Paket Buka Puasa Dibagikan Gratis Mahasiswa Indonesia di Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?