Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Sehat,  Kakek Berusia Jelang 100 Tahun Ini Tetap Berpuasa

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Maret 2025 09:51 9:51 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Maret 2025 10:00
Bagikan
Mat Zin Abdullah, 99 tahun, bersama keluarganya. (Foto: Nazdy Harum)
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski usianya hampir 100 tahun, Mat Zin Abdullah dari Kampung Tiang Kulat, Kuala Nerus, Malaysia ini masih ‘teguh’ menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Mat Zin, 99 tahun, mengatakan bahwa sebagai hasil berbagi hidup dengan mendiang istrinya Zainab Mat Ali, mereka dikaruniai 15 orang anak.

Ia mengatakan selain memiliki banyak anak,  juga dikaruniai 100 cucu, 128 cicit, dan empat cicit, yang termuda berusia satu bulan, dilansir BH Online.

@bharianmy

Walaupun menjangkau usia 100 tahun namun Mat Zin Abdullah, dari Kampung Tiang Kulat, dekat Kuala Nerus, masih ‘steady’ melaksanakan ibadah puasa. beritaditiktok

♬ original sound – Berita Harian – Berita Harian

Dia bersyukur diberkati dengan kesehatan yang baik, termasuk penglihatan dan pendengaran yang masih sangat jelas.

“Puasa merupakan rukun Islam yang ke empat dan sudah seharusnya kita sebagai hamba mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, oleh karena itu puasa sudah seharusnya kita jalankan dengan sebaik-baiknya agar mendapatkan keridhaan Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

“Meski usia saya sudah hampir menginjak satu abad, saya bersyukur masih diberikan kesehatan sehingga masih bisa menjalankan ibadah puasa,” ujarnya, seperti dilansir BH Online.

Ia mengatakan, setiap Ramadhan tiba, dirinya seperti biasa akan menjalankan rutinitas sahur, tarawih, dan berbuka dengan makan seperlunya saja.

Ia menambahkan, kesempatan diberi panjang umur hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah kepada Sang Pencipta. Karena umur panjang yang disertai kesehatan merupakan anugerah dan berkah.

“Sebagai seorang mukmin sudah seharusnya kita bersyukur atas apa yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita dan Alhamdulillah di usia saya ini masih mampu untuk berpuasa,” ujarnya.

“Saya punya satu kiat, yaitu merendam daun sirih yang sudah dihancurkan dalam air sebelum membasahi mata saya sebentar.”

“Saya berusaha mengeluarkan lendir dari mata saya dan berkat izinnya, penglihatan saya tidak kabur,” tuturnya.

Sementara itu, menurut anak ke-10, Zubairiah (50 tahun), ayahnya masih aktif dan masih mampu berpuasa seperti biasa karena diberkati kesehatan yang baik.

“Karena kami berenam bersaudara tinggal di desa yang sama dan bersebelahan dengan rumah ayah saya, kami sepakat untuk membuat jadwal untuk mengurus makanan dan minuman ayah saya setiap hari,” kata Zubairiah.

“Rutinitas bergiliran mengurus makanan ayah sudah berlangsung selama enam tahun terakhir dan sangat menyenangkan karena kami sebagai kakak beradik bisa berbakti kepada ayah tercinta,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa tugas menyiapkan sarapan untuk ayah akan ditulis di papan tulis yang menempel di dinding rumah ayah mereka.

Zubairiah mengatakan, konsep yang diterapkan menunjukkan adanya tanggung jawab seorang anak dalam menjaga kesejahteraan ayahnya meskipun kesehatan ayahnya masih baik, namun sebagai anak kita ingin melihatnya selalu bahagia di masa tua nanti.

Menurutnya, ia beruntung memiliki keluarga besara. Duasana yang paling meriah adalah saat Idul Fitri, Idul Adha, dan perayaan pernikahan tiba, karena semua bisa berkumpul jadi satu.

“Alhamdulillah, Ayah saya dalam keadaan sehat walafiat, tidak ada penyakit apa-apa, pendengaran dan penglihatannya juga baik, tidak pikun,” ungkapnya.* AT/AT

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:100 tahunHeadlineibadah puasaKampung Tiang KulatKuala NerusMalaysiaMat Zin AbdullahRamadhanRamadhan 1446 H
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Luncurkan Mobil Pangkas Rambut untuk Jamaah Umrah  
Tulisan selanjutnya Studi Harvard Ungkap Kerusakan yang Ditimbulkan Mi Instan di Tubuh Anda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?