Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Tukang Gali Kubur Palestina: ‘Saya telah Mengubur 18.000 Orang’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Desember 2025 16:55 4:55 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Desember 2025 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Petugas gali kubur Palestina, Yousef Abu Hatab, menjadi saksi hidup dari tragedi terburuk dalam sejarah Palestina. Bahkan dengan tubuhnya yang renta, ia telah menguburkan 18.000 orang syuhada selama 2 tahun genosida ‘Israel’ di Gaza.

Daftar isi
  • Beratnya jadi tukang gali kubur di Gaza
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Satu per satu jenazah yang datang ia kuburkan di salah satu pemakaman kota Khan Younis hingga pemakaman tersebut penuh sesak. Seringkali Yousef hanya menguburkan sisa-sisa jenazah yang hancur berkeping akibat pemboman brutal ‘Israel’.

“Kami menguburkan jenazah dalam kondisi yang sulit, di kuburan massal, kuburan individu, dan di dalam rumah sakit, di bawah tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan jumlah kematian yang tinggi,” katanya kepada Anadolu.

Menguburkan jenazah tanpa nama juga sudah tidak lagi aneh baginya, pun menguburkan belasan jenazah dalam satu lubang karena dahsyatnya pemboman ‘Israel’. Yousef mengakui genosida terbaru zionis ini menjadi momen terberat dalam pekerjaan yang digelutinya

“Selama perang, saya mengawasi penguburan antara 17.000 dan 18.000 jenazah warga Palestina,” katanya.

Baca Juga

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Kisah Mualaf Big Frank, Influencer Penuh Tato asal Inggris
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Tentara ‘Israel’ telah membunuh hampir 71.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 171.000 orang sejak Oktober 2023 dalam perang brutal yang telah menghancurkan wilayah tersebut.20 tahun lalu.

Serangan tersebut terhenti di bawah kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober. Namun, ‘Israel’ telah berulang kali melanggar perjanjian tersebut.

Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, tentara ‘Israel’ telah membunuh sedikitnya 405 warga Palestina dan melukai 1.108 lainnya dalam serangan sejak gencatan senjata.

Beratnya jadi tukang gali kubur di Gaza

Yousef memulai pekerjaannya pukul 6 pagi dan terkadang berlanjut hingga setelah matahari terbenam.

Blokade penjajah terhadap Gaza semakin mempersulit pekerjaannya. Ia terkadang harus menggali dengan tangannya dan mengumpulkan sisa-sisa reruntuhan bangunan untuk dijadikan nisan.

“Situasinya telah menjadi tak tertahankan. Tidak ada bahan untuk membangun makam, tidak ada kain kafan, dan tidak ada alat karena blokade Israel.”

Meskipun jumlah pemakaman telah menurun akhir-akhir ini di bawah kesepakatan gencatan senjata dibandingkan dengan bulan-bulan pertama perang Israel, Abu Hatab masih menguburkan beberapa jenazah setiap hari.

“Selama perang, kami biasa menguburkan antara 50 dan 100 jenazah Palestina setiap hari. Meskipun angkanya sekarang telah menurun, pemakaman masih menerima jenazah.”

Ia mengisahkan pernah menguburkan sekitar 550 jenazah di dalam kuburan darurat di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis selama pengepungan Israel terhadap fasilitas tersebut tahun lalu.

Selama dua tahun serangan ‘Israel’, warga Palestina di Gaza terpaksa membuat kuburan massal dan individual darurat di lingkungan perumahan, halaman, gedung pernikahan, dan lapangan olahraga untuk menguburkan korban mereka.

Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, tentara ‘Israel’ menghancurkan 40 dari 60 pemakaman di wilayah tersebut dan mencuri jenazah lebih dari 1.000 warga Palestina.

Kantor tersebut juga mengatakan bahwa 529 warga Palestina yang tewas dalam serangan ‘Israel’ digali dari kuburan massal di dalam rumah sakit, di samping lebih dari 10.000 jenazah yang masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang hancur.

Penjajah ‘Israel’ masih menutup semua penyeberangan Gaza, mencegah masuknya bantuan kemanusiaan dan material yang dibutuhkan untuk rekonstruksi wilayah tersebut meskipun ada gencatan senjata.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHeadlinepalestinaTukang gali kubur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MIT Berhasil Ringkus dan Bawa Pulang WN Turki yang Gabung ISIS
Tulisan selanjutnya BPJPH: Presiden Prabowo Gratiskan 1,35 Juta Sertifikat Halal bagi Usaha Mikro dan Kecil di Tahun 2026

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
7 September 2026 13:22
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga

30 Juni 2026 16:15
Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

30 Mei 2026 17:30
Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?