Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

South Lakes Islamic Centre Sambut Ramadhan dengan Buka Pintu bagi Jamaah dan Warga Non-Muslim

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Februari 2026 00:14 12:14 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Februari 2026 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Dengan selesainya pembangunan masjid barunya, South Lakes Islamic Centre mulai membuka pintunya. Baik Muslim maupun non-Muslim yang ingin mempelajari tentang Islam, dan membantu memperkuat hubungan dalam komunitas lokal. Semua disambut baik.

Daftar isi
  • Serangan dan teror ekstremis sayap kanan
  • Hampir Selesai
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Lokasi masjid baru ini terletak di kota kecil Inggris, Dalton-in-Furness, yang berada tepat di luar Distrik Danau Cumbria yang indah.

Pembangunan masjid di South Lakes Islamic Centre senilai £2,5 juta (setara RP56,7 miliar) ini dipelopori oleh sekelompok dokter Muslim lokal di Rumah Sakit Umum Furness di Barrow.

Namun, masjid dan para pendirinya telah menghadapi serangan kebencian dan pelecehan dari kelompok sayap kanan yang menargetkan lokasi tersebut sejak menjadi sorotan media sayap kanan pada awal tahun 2025.

Seorang warga lokal yang mengunjungi lokasi tersebut mengatakan kepada 5Pillars bahwa menurutnya masjid itu sudah “indah” dan terasa “sangat istimewa” meskipun belum sepenuhnya selesai pada tahap ini.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

“Hari itu sendiri sungguh… menyenangkan. Tidak dramatis atau menegangkan. Hanya orang-orang berkumpul, diajak berkeliling, mengajukan pertanyaan, dan mengobrol. Sambutannya fantastis dan ada rasa optimisme dan kebanggaan yang nyata dari para penyelenggara, yang sungguh menyenangkan untuk dilihat,” ujarnya dilansir 5Pillars.

“Bangunan itu masih dalam tahap penyelesaian, tetapi sudah terasa sangat istimewa. Desainnya dipikirkan dengan matang, dengan penggunaan cahaya dan jendela yang indah yang memberikan suasana tenang dan terbuka. Terasa damai dan, menurut saya, sangat sesuai dengan daerah tersebut.

“Yang paling membekas dalam ingatan saya adalah betapa sederhana dan akrabnya seluruh pengalaman itu.”

Serangan dan teror ekstremis sayap kanan

Pada awal tahun 2025, platform media sayap kanan GB News dan Talk TV mulai memberitakan secara negatif tentang masjid tersebut setelah mengetahui upaya penggalangan dana oleh umat Muslim setempat untuk mengamankan dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan.

GB News dan para pakar sayap kanan lainnya di X mulai menyebarkan narasi negatif, menggambarkannya sebagai “masjid mega” meskipun ukurannya sederhana.

Terlepas dari ancaman dan protes, masjid tersebut telah menerima dukungan signifikan dari penduduk setempat, aktivis anti-rasisme, dan bahkan beberapa orang Kristen di Cumbria yang mengutuk kehadiran orang luar yang mencoba menabur perpecahan.

Demonstrasi anti-rasisme berhasil mengumpulkan beberapa ratus aktivis, termasuk politisi lokal, untuk melakukan protes tandingan di depan masjid guna membela tempat tersebut dari kelompok sayap kanan.

Pada Juli 2025, 5Pillars berbicara dengan Emma, ​​seorang mualaf Inggris, yang menjelaskan mengapa ia datang untuk membela masjid tersebut.

“Sebagai mualaf, penting bagi kami untuk datang ke sini hari ini karena banyak hal yang mereka teriakkan berkaitan dengan ras. Ini bukan hanya tentang masjid, tidak pernah hanya tentang masjid, mereka marah tentang banyak hal seperti ras.

“Sebagai Muslim Inggris, saya ingin berdiri di sini atas nama teman-teman saya yang takut datang ke sini karena apa yang mereka (para pengunjuk rasa anti-masjid) lakukan… Saya di sini karena saya mencintai Islam dan saya mencintai masjid ini… Setiap orang berhak mendapatkan tempat yang aman untuk beribadah kepada Tuhan.”

Hampir Selesai

Pusat Islam ini sekarang hampir selesai dan mulai membuka pintunya secara terbatas untuk memfasilitasi kunjungan dari warga lokal yang ingin belajar lebih banyak dan umat Muslim yang ingin segera menggunakan tempat ini untuk merayakan Ramadan.

Pada Jumat, masjid tersebut berhasil menyelenggarakan shalat Jumat pertama kalinya dengan jumlah jamaah yang cukup banyak.

“Kami kedatangan banyak orang baru yang belum pernah saya lihat sebelumnya, alhamdulillah. Kami berharap setelah tempat ini sepenuhnya dibuka dan dapat menerima kunjungan rutin, kami akan melihat lebih banyak orang datang.”

Proyek ini melewatkan tenggat waktu awalnya untuk dibuka sepenuhnya pada Ramadan 2026, namun, SLIC telah mengkonfirmasi bahwa proyek ini berada di tahap akhir tetapi membutuhkan dukungan lebih lanjut untuk melewati garis finish.

Seorang juru bicara dari SLIC mengatakan kepada 5Pillars: “Setelah empat dekade ketekunan, komunitas Muslim setempat telah mencapai apa yang dulunya dianggap mustahil oleh banyak orang, yaitu pembukaan Masjid mereka sendiri. Bangunan tersebut masih dalam tahap konstruksi aktif, tanpa pemanas, karpet, atau fasilitas cuci yang terpasang. Namun, semua ini tidak mengurangi rasa pencapaian yang mendalam yang dirasakan oleh mereka yang berkumpul di sana untuk berdoa. Bagi sebuah komunitas kecil untuk mencapai tonggak sejarah ini dengan berbagai rintangan merupakan bukti iman dan pengorbanan para anggotanya.

Namun, pekerjaan belum selesai. Dana yang signifikan masih dibutuhkan untuk menyelesaikan bangunan dan menyediakan fasilitas yang layak bagi para jamaah. Bulan yang penuh berkah ini menghadirkan kesempatan unik, setiap kontribusi, berapa pun ukurannya, akan menjadi bagian abadi dari warisan komunitas ini.”*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinemasjidmualafMuslimRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Palestina Gaza di Turki Diduga Terlibat Genosida, Turki Tangkap dan Usir Pulang Tentara Wanita Israel
Tulisan selanjutnya Gaza dan Kematian Jurnalisme Barat 2025 Jadi Tahun Paling Mematikan bagi Jurnalis, Israel Bunuh Terbanyak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?