Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Pelatih Silat Ini Melawan Syiah dengan Ruqyah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 16 Februari 2014 09:54 9:54 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 16 Februari 2014 09:48
Bagikan
Adam Amrullah (pegang mikrofon) saat meruqyah pasiennya di Jakarta.
Bagikan

HUEEKKK! Hueekkk! Seorang wanita bersusah payah memuntahkan sesuatu dari mulutnya. Sambil menahan perih, muntah itu dikeluarkannya berkali-kali. Namun, berbeda dengan muntah biasa. Yang keluar dari mulutnya bukan sisa-sisa makanan, melainkan rambut, kain, peniti, paku, dan pisau cutter.

Rita, wanita tersebut, tengah berjuang melawan para jin yang bertahun-tahun bersemayam di tubuhnya. Saat itu, dia tengah menjalani pengobatan Ruqyah Syar’iyyah. Atas seizin Allah, para jin dan benda-benda santet tersebut berhasil dikeluarkan dari tubuhnya. Muslimah ini tidak sendiri, dia dibantu tim Komunitas Cinta Ruqyah yang dipimpin Adam Amrullah.

Adam adalah seorang praktisi Ruqyah Syar’iyyah. Selama menggeluti pengobatan a la Nabi ini, kasus Rita yang paling mengesankannya. Pengobatan itu dilakukan pada Jumat (10/1/2014) malam, di Rumah Tauhid, Jakarta Timur. Rekaman detik-detik muntahan buhul pocong berisi boneka voodoo dari tubuh Rita itu dipublisnya ke Youtube.

Pria kelahiran Jakarta, 22 Februari 1977 ini mulai menggeluti ruqyah sejak 2001 silam ketika masih aktif di Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Terdorong keinginannya mengobati bapaknya yang kena santet, saat itu ruqyahnya masih bercampur syirik.

“Ruqyahnya tercampur dengan tenaga dalam, Tenaga Prana, dan sok tahu hal gaib. Jadi bukan Ruqyah Syar’iyyah,” aku Adam saat berbincang-bincang dengan Hidayatullah.com di Jakarta belum lama ini.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Saat itu, tutur Adam, ilmu tenaga dalam dipelajarinya di Perguruan Silat Nasional (Persinas) ASAD –yang dia sebut sebagai tim silatnya LDII/Islam Jamaah. Dia juga mempelajari Tenaga Prana dari jamaah LDII lainnya sejak 1995. Begitu hengkang dari organisasi yang dinilainya sesat itu, Adam mulai menghapus jejak-jejak kesyirikannya.

“Setelah keluar dari akidah LDII (tapi badan masih di LDII) tahun 2008, saya belajar tauhid. Dan saya niat buang ilmu-ilmu tenaga dalam saya. Tahun 2012 akhir, baru belajar Ruqyah Syar’iyyah,” tuturnya.

Lantas dia mulai mempelajari Ruqyah Islami kepada sejumlah pakar. Di antaranya Ustadz Fadhlan Adham Hasyim, Ketua Umum Asosiasi Ruqyah Syar’iyyah Indonesia (ARSYI). Juga kepada Ustadz Perdana Akhmad, Ketua Quranic Healing Indonesia (QHI).

Seiring pertobatannya dari LDII, Adam memantapkan diri mengambil jalan dakwah dengan Ruqyah Syar’iyyah. Dia pun menggelar berbagai pelatihan di hampir seluruh Indonesia. Mulai Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, bahkan hingga ke Makkah, Arab Saudi.

Yang menarik, Adam berkomitmen mendakwahkan Ruqyah Syar’iyyah secara gratis. Selama ini, Komunitas Cinta Ruqyah-nya tidak memungut bayaran bagi para peserta pelatihan maupun pasien.

“Karena syar’i, dan saya berharap ini jadi (amal) jariyah buat saya dan jalan kebaikan buat umat,” alasan Adam menggratiskan pelatihannya.

Perang Melawan Dukun dan Aliran Sesat

Menggeluti dunia Ruqyah Syar’iyyah ini, Adam mengaku sedang berperang melawan para dukun dan pelaku kemusyrikan lainnya. Ruqyah Syar’iyyah merupakan senjatanya memberangus mereka.

“Dukun banyak menipu umat, merampas harta umat dengan bathil, merusak akidah (membuat umat melakukan kesyirikan), dan malah membuat rusak badan (dengan diisi jin),” jelas suami dari Erlina ini.

Untuk melawan mereka, jelas Adam, caranya dengan memperbanyak para ahli ruqyah Islami. Jika ahli-ahli ini semakin banyak dan semakin diminati masyarakat, otomatis para dukun akan mulai ditinggalkan dan perlahan menghilang.

“Syukur-syukur dukunnya berhenti dan beralih ke ruqyah (seperti saya),” cetus mantan pelatih Persinas ASAD Jakarta Timur ini.

Ruqyah Syar’iyyah juga dijadikan senjata oleh Adam melawan berbagai aliran sesat di Indonesia. Biasanya, kata dia, aliran sesat rusak pada aqidahnya. Juga pada  kesombongannya, merasa lebih baik serta meremehkan yang lain.

“Karena sombong ini, biasanya pelakunya mudah kena gangguan jin.  (Saat) kena gangguan jin, kalau mau sembuh harus memperbaiki akidah, tauhid dan tazkiyyatunnufuus (pensucian jiwa) dari segala sampah dan penyakit hati. Dengan ruqyah, itu bisa mengajak umat memperbaiki akidah, tauhid, dan jiwanya yang otomatis meluruskan aliran sesat,” jelas Adam tentang metode dakwahnya.

Sistem kinerja ruqyahnya dengan mengebalkan ketahanan tubuh pasiennya agar tak mudah kemasukan penyakit, baik lahir maupun batin. Termasuk penyakit batin adalah berbagai paham dan aliran sesat. Umat dikebalkan dengan dakwah tauhid dan ruqyah a la Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, jelas pesilat Gerak Gulung dan Silek Harimau ini.

Dalam terapi ruqyahnya, selain membacakan ayat-ayat al-Qur’an, Adam juga menyampaikan nasihat kepada para pasien dan peserta pelatihan. Ayat al-Qur’an yang dibacakan pun, menurutnya, harus dengan niat meruqyah.

“Baca sendiri, bereaksi sendiri, gimana enggak yakin deh,” ujar Sekjen Forum Ruju’ Ilal Haq (FRIH) ini, seraya membacakan Surat Al-Isra’ ayat 82 sebagai dalil jika al-Qur’an adalah penyembuh.

Dari Penganut LDII Sampai Tangani Jin Yahudi

Adam berkisah, tak sedikit pasiennya yang beraliran tarekat dan LDII, atau kesusupan jin Yahudi, Kristen, dan Hindu. Ada pula pasien Muslimah yang tergila-gila dengan seorang ustadz. Wanita yang dia duga dipelet oleh “ustadz” itu pun diajarinya ruqyah mandiri, lalu dinasihati jika nikah mut’ah haram bagi Sunni [Baca berita Peruqyah Temukan Pasien yang Diajak Mut’ah “Ustadz Televisi”].

Dia menggarisbawahi, Ruqyah Syar’iyyah merupakan senjata dakwahnya melawan gerakan Syiah yang kini kian marak di Tanah Air. Sebab, jelasnya, dengan meruqyah otomatis berusaha menyelamatkan umat dari akidah menyimpang secara umum.

“Mengajak orang untuk jujur, otomatis melawan para pendusta seperti akidah LDII (dan) Syiah,” tegas ayah 1 anak ini.

Saat ini, aku Adam, animo masyarakat terhadap ruqyah cukup tinggi, terlihat dari banyaknya peminat pelatihannya. Bahkan sudah banyak “alumninya” yang jadi peruqyah profesional. Kepada mereka dia berpesan agar tak mencari nafkah dengan ruqyah, mengikuti nasihat ulama agar menolong dengan ikhlas. Meski begitu, menurutnya boleh saja peruqyah meminta bayaran. “Adapun jika diberi rezeki, jangan ditolak,” ujar Adam yang masih rajin melatih silat kawan-kawannya.

Di sela-sela dakwahnya sebagai peruqyah, keluarga tetap dinafkahinya. Lulusan Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta ini merupakan karyawan sebuah perusahaan IT di ibukota. Pelatihan ruqyahnya biasa digelar tiap hari libur atau di luar jam kerja terutama malam hari.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pong Kembali Serukan “Jujur, Adil, dan Tegas”
Tulisan selanjutnya Surga bagi Pejuang dan Orang yang Bertauhid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?