Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Shalat Id Pertama Disambut Tetesan Air Mata Muslim Tolikara

Bambang S
Terakhir diupdate: 24 September 2015 11:43 11:43 am
Bambang S
Dipublikasikan 24 September 2015 11:39
Bagikan
Dai asli Papua, M Zaaf Fadzlan Garamatan sebagai khatib Shalat Idul Adha
Bagikan

Hidayatullah.com—Kamis (24/09/2015), hujan gerimis membasahi bumi Tolikara, Papua. Masjid Khairul Ummah yang baru sehari diresmikan Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa nampak tidak menampung jamaah shalat Idul Adha.

Satu persatu kaum Muslimin mulai berduyun-duyun mendatangi Masjid Koramil Khairul Ummah. Pembawa acara mengumumkan jamaah segera memenuhi masjid dan lapangan, karena pelaksanaan acara shalat Idul Adha segera dimulai.

Sejumlah pejabat daerah yang beragama Kristen berada di sekitar masjid. Sementara aparat keamanan dari TNI dan Polisi sedang sibuk berjaga-jaga di luar masjid.

Dari kejauhan, Nampak Mensos, Khafifah Indar Parawangsa ikut serta dalam shaf shalat Idul Adha .

Inilah pemandangan pertama shalat Id di Masjid Koramil Khoirul Ummah, pengganti Masjid Baitul Muttaqin yang terbakar dalam insiden Idul Fitri hari Jumat (17/07/2015) lalu. [baca: Mensos Resmikan Masjid Khairul Ummah Tolikara]

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Insiden berupa penyerangan oleh jemaat Gereka Injili di Indonesia (GIDI) kepada kaum Muslimin saat shalat Idul Fitri ini rupanya menjadi perhatian seluruh Indonesia.

Qadarullah, tepat pukul 7 WIT, matahari mulai menyinari Bumi Tolikara

Pagi itu, tampil sebagai imam Idul Adha Syeikh Muhammad Ali Jaber, seorang imam kelahiran Kota Madinah Munawarah Saudi Arabia.

Syeikh Ali Jaber mengenakan gamis putih membacakan surat Al ‘Ala dan Al Ghasiyah saat memimpin shalatnya. Sementara bertindak sebagai khatib adalah dai asli Papua, M Zaaf Fadhlan Garamatan.

Dalam khutbahnya, Ustadz Fadzlan Garamatan mengajak kepada kaum Muslimin membangun peradaban baru di Tolikara. Khatib menukil cerita Nabi Ibrahim Shallallahu ‘Alaihi Wassallam dalam membangun peradaban dengan menemukan Allah Subhanahu Wata’ala.

Ia juga mengisahkan keteguhan wanita mulia Siti Hajar saat ditempatkan oleh Nabi Ibrahim di padang pasir. Nabi Ibrahim kala itu diuji keimanannya oleh Allah Subhanahu Wata’ala dengan perintah menyembelih anaknya sendiri, Ismail.

Dengan ketekunannya, Siti Hajar mampu bertahan hidup dan mencari solusi kehidupan dari Bukit Safa dan Marwah hingga menemukan keaiaban dari Allah Subhanahu Wata’ala berupa Air Zamzam.

Ismail yang juga sabar dan keteguhan imannya menuruti perintah Allah subhanahu wata’ala untuk disembelih, meski Allah menggantikannya dengan seekor kambing.

Fadhlan, menyampaikan hikmah dan pelajaran dari Nabiullah Ibrahim ‘alaihissalam ini. Yakni, meniadakan kemusyrikan, ego, dan kesombongan diri.

Lebih jauh, dengan hikmah ini, ia mengajak kaum Muslimin menampilkan Islam kepada seluruh warga Tolikara Papua. Ia juga mengajak seluruh Tolikara tunduk kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Dengan ketundukan dan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wata’ala, Umat Islam di Tolikara dapat menampilkan Islam yang sesungguhnya, “ ujar Fadhlan.

shalat Id Kamis pagi di Tolikara pagi ini diiringi hujan
Shalat Id Kamis pagi di Tolikara pagi ini diiringi hujan [foto: DD]
Jamaah Menangis

Di akhir khotbah, Fadhlan mengajak jamaah shalat Idul Adha untuk memuji Allah Subhanahu Wata’ala.

“Alhamdulillah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Dengan lirih, khatib menutup doa semoga Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa melindungi kaum Muslimin yang ada di Tolikara Papua.

Khutbah akhirnya berakhir pada Pukul 7.51 WIT. Yang tak kala mengharukan, usai pelaksanaan shalat Idul Adha, para jamaah pria langsung mendekati khatib dan imam untuk bersalaman hingga membuat para jama’ah meneteskan air mata.

Beberapa jama’ah menangis dan saling berpelukan antar yang lain.*

 

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fadhlan GaramatanKhofifah Indar Parawansamasjid Khairul UmmahMenteri SosialMuslimPapuatolikara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Doa Empat Ribu Tahun
Tulisan selanjutnya Presiden Al-Sisi Beri Grasi 100 Narapidana Termasuk 2 Wartawan Aljazeera

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?