Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Terjang Hujan Lebat demi Belajar Al-Qur’an, Ayu Meninggal Tertimpa Reruntuhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Maret 2017 23:04 11:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Maret 2017 22:03
Bagikan
Almarhumah Nur Sri Ayu (insert), mahasiswi STAIL yang meninggal dunia usai tertimpa tembok runtuh di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (07/03/2017). Tampak lokasi kejadian itu.
Bagikan

HUJAN lebat diiringi angin kencang itu menyisakan ujian tersendiri bagi keluarga besar Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman al-Hakim (STAIL), Surabaya, Jawa Timur.

Pasalnya, salah seorang mahasiswi STAIL, Nur Sri Ayu, menjadi salah satu korban runtuhan tembok yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang. Kejadian pada Selasa (07/03/2017) lalu itu merenggut nyawa mahasiswi asal Pinrang, Sulawesi Selatan ini.

Peristiwa tersebut bermula ketika Muslimah berjilbab besar itu berkunjung ke tempat kos teman sekelasnya di STAIL, Miftah.

Ayu bermaksud mencarikan kos sahabat barunya yang baru tiba dari kampung halamannya, yaitu Sakinatur Rizkiah (Sakinah), asal Madura. Jarak kos antara Ayu dan Miftah kisaran 300 meter.

Tak lama berselang, setelah mengecek kondisi kamar yang akan disewa, Ayu dan Sakinah ingin pamit pulang. Namun sejumlah teman-temannya mencegah. Sebab, saat itu di luar hujan sedang mengguyur dengan derasnya diiringi angin kencang.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

“Tapi almarhumah bersikukuh ingin tetap pulang. Katanya, dia ingin ikut program tahsin al-Qur’an yang diprakarsai oleh LDK Kampus STAIL,” tutur Miftah kepada hidayatullah.com.

Demi Bela Quran, Umat Islam Rindukan Syahid seperti Almarhum Syahrie

Takdir Allah berkata lain. Belum lama meninggalkan kos, tahu-tahu terdengar berita; dalam perjalanannya menuju tempat belajar al-Qur’an, Ayu tertimpa reruntuhan tembok di Jl Hidrodinamika. Lokasinya pas di belakang utara kos Miftah. Nyawa Ayu pun tak terselamatkan.

Innalillahi wainna ilaihi rajiun…

Sontak saja, kabar itu mengagetkan banyak orang yang mengetahuinya. Termasuk Nur Huda, ketua sekolah tinggi di bawah naungan Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya itu.

Nur Huda mengaku kaget begitu mendapat informasi kejadian itu dari salah seorang staf kepesantrenan. Ia yang saat itu berada di luar kampus, bergegas menuju Rumah Sakit Universitas Erlangga, Jl Mulyorejo, Surabaya, tempat sang korban dilarikan.

“Tidak lama di rumah sakit, sekitar pukul 17.00 WIB, pihak medis mengabarkan kalau mahasiswi kita sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Jantungnya sudah tidak berdenyut, meski telah distimulus,” kisahnya saat ditemui hidayatullah.com di beranda Masjid Aqshal Madinah di kampus STAIL.

Wakil Rektor Universitas Al Quran Sudan: Gelar Syahid Pertama Dalam Islam Direbut Wanita

Begitu pula yang dirasakan Miftah. “Kaget mendengar berita duka itu. Karena hanya beberapa menit sebelumnya, kita bercanda gurau,” ujar Muslimah berkerudung besar ini.

Ayu, lajang kelahiran Pinrang, 20 Mei 1996, merupakan mahasiswi semester IV jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Semasa hidupnya, putri dari Saripuddin ini dikenal sebagai mahasiswi yang aktif mengikuti kegiatan-kegiatan kampus, terutama yang berkaitan dengan kajian-kajian keislaman.

“Dia itu kadang bilang ke saya, ‘Mbak, tolong ingatkan saya, yah, nanti sore saya ada kegiatan LDK. Khawatir, saya lupa,” kenang Halimah, aktivis LDK STAIL yang juga alumni MA Raadhiyatan Mardhiyyah Putri, Teritip, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saat kejadian mengenaskan itu, Ayu tengah berjalan bersama Sakinah, teman barunya. Nyawa Sakinah selamat dari reruntuhan tembok. Tapi kaki kirinya patah, hingga harus menjalani operasi di Rumah Sakit Unair.

Sakinah, seorang Muslimah yang telah ditinggal wafat ibunya dan selama ini tinggal bersama neneknya, merupakan pendatang baru di kampus STAIL. Wanita yang diketahui berasal dari keluarga miskin ini pun kini menjalani perawatan intensif.

Kisah Muhammad Keith, Usia 90 Tahun Semangat Belajar Baca Quran

Disebut Tergolong Mati Syahid

Sementara itu, Abdul Khaliq, ustadz yang mengimami shalat jenazah almarhumah Ayu, menyampaikan pandangan keagamaan mengenai kejadian tersebut. Kata dia, kalau dilihat proses kepergian Ayu, maka tergolong mati syahid.

Sebab, ulas anggota Majelis Mudzakarah Hidayatullah yang juga mantan Ketua STAIL ini, dalam hadits shahih, disampaikan, ada lima macam jenis mati syahid.

Yaitu, rincinya, orang yang mati karena penyakit tha’un, sakit perut, tenggelam, yang mati karena reruntuhan, dan gugur karena jihad fii sabilillah.

Lima Santrinya Tenggelam, Ponpes Miftahul Huda Doakan Syahid

“Melihat kronologinya, saudari Ayu ini masuk golongan mereka yang mati tertimpa reruntuhan tembok. Insya Allah mati syahid,” ungkap kolumnus Konsultasi Syariah majalah Mulia ini dihubungi secara terpisah.

Selain itu, tambahnya lagi, status korban sebagai penuntut ilmu juga memperkuat itu,  karena meninggalnya dalam proses melakukan amal shaleh.

“Orang yang meninggal di tengah melakukan amal shaleh, berarti ia meninggal dalam keadaan husnul khatimah,” ujar sang ustadz menyimpulkan.* Khairul Hibri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aktivisAl Qur’anbelajar al-Qur'anHidayatullahhujan derasKematiankos-kosanLDK STAILmahasiswiMati Syahidmati tertimpa reruntuhanmenuntut ilmupelajarpenuntut ilmupenyebab kematianstailSurabaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habib Rizieq Ajak Umat Islam Lakukan Revolusi, Ini Maksudnya
Tulisan selanjutnya Longsoran Sampah Bunuh Puluhan Warga Ethiopia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?