Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Minoritas Utsul adalah target terbaru dari kampanye Partai Komunis China

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Februari 2021 16:32 4:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Februari 2021 16:31
Bagikan
muslim utsul china
Bagikan

Hidayatullah.com | Adzan masih terdengar di gang-gang Sanya, yang berada di lingkungan Muslim yang berusia hampir 1.000 tahun.  Tindakan keras negara itu terhadap komunitas Muslim, bagaimanapun, tidak begitu terlihat di kota Cina selatan.

Daftar isi
  • Jalinan seperti itu adalah kunci dari Inisiatif
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Papan tanda di pertokoan dan rumah bertuliskan “Allahu Akbar”, ditutupi stiker dengan slogan resmi nasional: “Impian China”.  Teks bahasa Mandarin untuk kata halal juga telah dihapus dari restoran dan buku menu.

Pihak berwenang telah menutup sekolah agama dan telah dua kali mencoba melarang siswi mengenakan jilbab.

Utsul, sebuah komunitas dengan jumlah tidak lebih dari 10.000 Muslim di Sanya, termasuk yang terbaru menjadi sasaran kampanye Partai Komunis China yang disebutnya ‘melawan pengaruh dan agama asing’.

Masalah yang mengganggu mereka menunjukkan bagaimana Beijing berusaha menodai identitas agama komunitas Muslim meskipun mereka minoritas dan sedikit. Semua ini sebagai upaya untuk memperkuat budaya China, di mana suku Han merupakan masyarakat mayoritas.  Pembatasan baru di Sanya, sebuah kota di pulau resor Hainan, menandai perubahan yang berlawanan dalam kebijakan pemerintah.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Hingga beberapa tahun yang lalu, para pejabat mendukung identitas Islam masyarakat Utsul dan hubungannya dengan negara-negara Islam, demikian menurut tokoh agama dan penduduk setempat, yang berbicara dengan syarat identitas mereka tidak diungkapkan untuk menghindari reaksi pemerintah.

 

Baca:  Komunis China Tutup 3 Masjid Milik Etnis Muslim Hui

 

Menurut Partai Komunis China, pembatasan terhadap Islam dan komunitas Muslim ditujukan untuk mengekang ekstremisme dan kekerasan agama yang ekstrim.  Alasan tersebut digunakan untuk membenarkan kontrol ketat atas Muslim di provinsi Xinjiang, China barat, menyusul serangan yang diluncurkan tujuh tahun lalu.

Kontrol yang ketat atas komunitas Utsul “mengungkapkan keadaan sebenarnya dari kampanye Komunis China terhadap komunitas lokal,” kata Dr Ma Haiyun, asisten profesor di Frostburg State University di Maryland yang mempelajari Islam di China.  “Ini adalah upaya untuk memperketat kontrol atas provinsi itu. Faktanya itu anti-Islam.”

Pemerintah China telah berulang kali membantah bahwa itu bertentangan dengan Islam. Tetapi di bawah kepemimpinan Tuan Xi Jinping, partai tersebut telah menghancurkan masjid, reruntuhan dan kubah serta menara di barat laut dan tengah China.

Tindakan kerasnya difokuskan pada Uighur, minoritas Muslim di Asia Tengah, dengan populasi 11 juta di Xinjiang. Sebagian besar ditahan secara massal di kamp konsentrasi dan dipaksa keluar dari Islam.

Upaya untuk “menanamkan perngaruh China dalam Islam” diintensifkan pada tahun 2018 setelah Majelis Nasional, kabinet China mengeluarkan perintah rahasia untuk menginstruksikan para pejabat untuk mencegah agama bercampur dengan kehidupan sekuler dan fungsi nasional. Arahan tersebut memperingatkan “Arabisasi” dan pengaruh Arab Saudi atau yang disebut ‘Saudi-isation’, di masjid dan sekolah.

Di Sanya, partai komunis menargetkan kelompok berpengaruh dalam hubungan China dengan dunia Muslim.

Komunitas Utsul pernah menjamu umat Islam dari seluruh China yang datang dari provinsi Hainan dan mereka menjadi jembatan bagi komunitas Muslim Asia Tenggara dan Timur Tengah.  Identitas komunitas Muslim Utsul dirayakan selama bertahun-tahun oleh pemerintah Komunis China sekaligus mempererat hubungan dengan Dunia Arab.

 

Baca:  China Memanen Organ-organ Muslim di ‘Kamp Kekejaman

 

Jalinan seperti itu adalah kunci dari Inisiatif

Jalur Ekonomi Jalur Sutra China, sebuah program untuk mendanai proyek infrastruktur di seluruh dunia dan meningkatkan pengaruh politik Beijing melalui proses tersebut.

Komunitas Utsul telah menjadi “basis penting bagi Muslim yang telah bermigrasi ke luar negeri untuk menemukan identitas mereka dan melacak garis keturunan mereka,” menurut pemberitahuan pemerintah tahun 2017 yang mengangkat Islam di Hainan dalam rencana Jalur Ekonomi Jalur Sutra.

Hingga hari ini, mereka menerima ribuan ulama dan teman dari puluhan negara dan wilayah dan merupakan batu loncatan penting untuk pertukaran budaya di antara orang-orang di sekitar Laut Cina Selatan.

Meski secara resmi dicap sebagai bagian dari etnis minoritas terbesar di China, masyarakat Utsul memandang dirinya berbeda dengan komunitas Muslim lainnya di negara tersebut.  Mereka adalah komunitas Muslim Sunni, yang diyakini keturunan Cham, nelayan dan pedagang Kerajaan Champa, yang memerintah selama berabad-abad di Vietnam tengah dan daerah pesisir di bagian selatan negara itu.

Dimulai sejak abad ke-10, pengungsi Cham melarikan diri dari perang di tempat yang sekarang disebut Vietnam tengah dan pindah ke Hainan, sebuah pulau tropis seukuran Maryland.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:etnis minoritasetnis Muslim Utsulislamkomunis Chinapenindasan China
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya jokowi lantik dewas bpjs Presiden Jokowi Tunjuk Ali Ghufron Dirut BPJS Kesehatan, dan Achmad Yurianto Ketua Dewas
Tulisan selanjutnya Orang-orang Tionghoa dan Islam di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah

Berita
10 Juli 2026 17:23
Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral

Terbaru

  • Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
  • Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?