Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

IDI: Sebanyak 115 Dokter Telah Gugur selama Pandemi Covid-19

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 September 2020 21:19 9:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 September 2020 21:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Juru bicara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Halik Malik mengatakan jumlah dokter yang meninggal meningkat signifikan dalam sebulan terakhir. Pada akhir pekan lalu, IDI melaporkan ada empat dokter yang meninggal dalam kurun 24 jam.

“Baru di pandemi ini angka kematian dokter sangat tinggi, ada 115 kematian dengan Covid-19 dalam enam bulan ini, satu sampai dua dokter meninggal per hari dalam sebulan terakhir,” kata Halik dikutip laman Anadolu Agency, Senin (14/9/2020).

Berdasarkan data yang dirangkum IDI, 60 orang di antaranya merupakan dokter umum, 46 orang dokter spesialis, tujuh orang guru besar, dan dua orang dokter residen. Kasus kematian dokter paling tinggi terjadi di Jawa Timur (29 dokter), Sumatera Utara (21 dokter), dan Jakarta (15 dokter).

Jakarta dan Jawa Timur juga merupakan wilayah dengan total kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia yakni 54 ribu kasus dan 38 ribu kasus hingga Ahad. Namun Halik menuturkan tidak semua dokter yang meninggal bertugas di rumah sakit rujukan Covid-19 atau menangani langsung pasien Covid-19.

“Di antaranya ada yang tertular saat menangani pasien Covid-19, ada yang terpapar di lingkungan rumah sakit, ada juga yang tertular dari pasien umum dan belakangan diketahui ternyata terinfeksi Covid-19,” jelas Halik.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Dia melanjutkan, seharusnya alat pelindung diri (APD) tersedia di seluruh fasilitas kesehatan, digunakan sesuai standar yang ada, dan menyesuaikan dengan risiko penanganan pasien. Halik mengatakan bertambahnya jumlah tenaga kesehatan yang meninggal dan yang terinfeksi Covid-19 juga mengakibatkan beban fasilitas kesehatan untuk menangani pasien bertambah berat.

Pasalnya, mereka yang terinfeksi harus menjalani isolasi sedangkan sebagian lainnya bekerja melebihi waktu dan harus diistirahatkan akibat kelelahan. Sementara itu, menambah jumlah tenaga kesehatan tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat dan tidak sebanding dengan penambahan jumlah kasus positif.

“Akibatnya sebagian dokter terpaksa bekerja overload dan overtime, kelelahan di tengah minimnya perlindungan,” jelas Halik.

Indonesia merupakan negara dengan rasio dokter terendah kedua di Asia Tenggara, yakni 0,4 dokter per 1.000 penduduk berdasarkan data Bank Dunia pada 2018. Kehilangan 115 dokter sama dengan hilangnya akses 287.500 penduduk terhadap dokter.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19dokterIDI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPD RI Desak Polisi Ungkap Motif Penusukan Syekh Ali Jaber
Tulisan selanjutnya Inilah Doa untuk Berlindung dari Musibah Mendadak (bagian 1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?