Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Adab ‘Memanah Sunnah’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2020 20:18 8:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2020 20:18
Bagikan
Ilustrasi: @westjavaarchery
Bagikan

Hidayatullah.com | SEORANG  atlet, baik pemula maupun profesional, dituntut untuk selalu disiplin dalam bidang olahraga yang diikuti. Misalnya terkait peraturan di lapangan, peralatan yang standard, safety (keamanan), maupun jadwal latihan dan kesiapan tubuh.

Karena hal di atas, maka terkadang para pelatih mempunyai syarat yang ketat dalam memilih murid. Harus dicermati betul, baik kesiapan materi maupun jasmani.

TV National Geographic Abu Dhabi pernah menayangkan audisi calon atlet akrobatik dan wushu di China. Sang guru mengamati dengan teliti postur tubuh, struktur tulang, gaya berjalan, dan ketahanan fisik calon murid. Benar-benar detail. Alhasil, negeri tirai bambu tersebut selalu menduduki peringkat teratas di berbagai bidang olahraga tingkat dunia.

Adab Memanah

Seorang Muslim yang hendak berlatih panah, hendaknya benar-benar tahu adab dan peraturan dalam olahraga ini. Bukanlah sekadar karena dipilih sebagai murid oleh seorang pelatih, melainkan harus dilandasi motivasi Rasulullah ﷺ  dan para sahabat. Bukan postur tubuh atau fisik kurang ideal yang membatasinya, tapi api perjuangan dari Perang Badar, Uhud, dan Khandaq-lah yang memantik semangatnya.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Imam Ibnul Qayyim menjelaskan dalam kitab Furusiyah mengenai adab yang harus dipegang teguh oleh seorang pemanah. Secara ringkas adalah sebagai berikut:

Ketika Menuju Lapangan

  • Niatkan untuk mengamalkan Sunnah Nabi ﷺ , menghidupkan syiar dari olahraga nabawi, dan niat untuk berkumpul dengan orang-orang shalih.

Dalam Hadits qudsi, Allah SWT berfirman:

إنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ، فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ،

“Sesungguhnya Allah mencatat amal perbuatan yang baik    maupun yang buruk. Maka barangsiapa yang mempunyai keinginan untuk berbuat baik dan belum terlaksana, sungguh Allah mencatat di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan jika ia (berniat) ingin berbuat amal shalih dan bisa mengerjakannya, maka sungguh Allah mencatat amal tersebut di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan sampai 700 kebaikan dan kelipatannya yang amat banyak.”

  • Agar Allah melipatgandakan pahala-Nya, kita bisa menggabungnya dengan amal shalih yang lain. Misalnya berwudhu dan terus menjaga diri dalam keadaan suci, karena tempat yang akan dituju adalah salah satu dari taman-taman Surga.
  • Sempurnakan dengan shalat dua rakaat. Berdoalah seperti doa Rasulullah ﷺ untuk Ali bin Abi Thalib dan Sa’ad RA, beliau bersabda: “Mintalah kepada Allah ‘Azza wa Jalla petunjuk dan kelurusan, ya Allah kabulkanlah doanya dan tepatkanlah tembakannya.”

Dengan demikian, kepergian ke tempat latihan sejatinya adalah bagian dari ibadah dan mencari ilmu. Bukan sekadar permainan sia-sia dan kesenangan yang melalaikan.

Tiba di Lapangan

Setelah tiba di lapangan, ada beberapa adab yang perlu diperhatikan, antara lain:

–        Masuklah ke lapangan dengan mengucapkan salam

–        Letakkan peralatan di tempat yang layak dan bersih

–        Sunnah bersiwak atau memakai wewangian, karena yang turut hadir di situ tidak saja manusia tetapi malaikat pun turut mendoakan dan menyaksikan. Bahkan mereka tidak pernah menghadiri permainan apapun kecuali panahan. Oleh karena itu, sebaiknya para pemanah mengerti dan memahami kehadiran mereka dengan memuliakan kedudukannya

–        Jangan “mengusik” kunjungan makhluk Allah SWT itu dengan hal-hal yang haram seperti merokok, mengghibah, mengumpat, mencela, mentertawakan, dan berkata kasar lagi jorok. Jika ada kawan yang melakukan hal-hal seperti itu, maka nasihatilah. Jika tetap melakukannya, maka keluarkanlah dari lapangan, agar rahmat dan keberkahan Allah tidak hilang dari tempat tersebut.

Bersiap Latihan

Sebelum latihan dimulai, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

–  Telitilah alat-alat panah

–  Sebelum memasang tali busur, periksalah dari ujung atas sampai bawah. Cermati keadaan siyah dan sendi-sendi busur. Jika ada yang bengkok, terlihat guratan, atau ada yang tidak seimbang, hendaknya jangan digunakan.

– Telitilah anak panah. Perlu diseleksi mana anak panah yang layak untuk ditembakkan dan mana yang tidak. Periksa kondisinya, satu per satu diraba dengan jempol dan telunjuk tangan, dari ujung hingga pangkal. Tarik perlahan-lahan dengan gerakan memutar dan mengikuti alur supaya dapat diketahui bagian yang retak, pecah, dan yang bengkok.

Bersiap Menembak

Ketika datang giliran untuk menembak, maka perlu memperhatikan adab antara lain sebagai berikut:

  • Bacalah Basmalah
  • Ambillah sikap memanah
  • Singsingkan lengan baju
  • Fokuskan penglihatan kepada target yang hendak dibidik
  • Pegang busur dengan tangan kiri dan anak panah dengan tangan kanan
  • Usahakan mengambil anak panah tanpa melihatnya, kemudian pasangkan tepat pada tempatnya. Pastikan benar-benar sudah masuk dengan benar
  • Sebelum mulai menarik busur, rendahkanlah hati. Ikhlaskan niat, bersikaplah santai, dan mintalah pertolongan kepada Dzat Yang Mahakuat
  • Tariklah nafas seiring dengan menarik tali busur
  • Jika anak panah dan anggota tubuh telah sampai pada batas titik tarikan (drawing), diamkan sejenak
  • Kemudian lepaskanlah.

Setelah Menembak

Anak panah itupun meluncur menuju target. Tidak berarti bahwa segalanya telah selesai, sebab masih ada beberapa adab yang perlu diperhatikan demi menyempurnakan olahraga sunnah ini:

  • Perhatikanlah dimana anak panah menancap
  • Jika anak panah melaju lurus, maka pertahankanlah teknik dan sikap menembak tadi. Ingatlah selalu sikap dan teknik tersebut setiap kali hendak memanah
  • Jika anak panah keluar jalur, misal menyamping ke kanan atau kiri, terlalu menukik ke atas atau bawah, maka segera koreksilah. Apakah penyebabnya dari diri si pemanah (cara memegang, mengunci, membidik, dan melepaskan), atau alat panahan (busur dan anak panah), atau karena hembusan angin dan guyuran hujan
  • Jangan sekali-kali mencaci busur atau anak panah, atau menyalahkan kondisi alam (angin dan hujan), atau karena waktu latihan. Terlebih lagi sampai mencaci diri sendiri atau pelatih, karena yang demikian termasuk kezhaliman dan memicu permusuhan
  • Jika belum mencapai hasil sesuai yang diharapkan, jangan bersedih, merasa lemah, atau putus asa sehingga sampai membenci olahraga ini. Bersabarlah, karena sungguh malaikat akan terus mendoakan dan tidak pernah jemu. Yakinilah bahwa meleset dari target adalah pendahuluan ketepatan dalam tembakan yang akan didapatkan melalui kesabaran dan ikhtiar.

Firman Allah SWT:

وَمَا رَمَيْتَ إِذْ رَمَيْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ رَمَى

“Dan sungguh bukanlah kamu yang menembak ketika kamu menembak, melainkan Allah-lah yang melempar.” (al-Anfal [8]: 17).*/Iqbal Azhar Azis, Pembina Solo Berkuda (Suara Hidayatullah)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berkudamemanahpanahan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Beri Isyarat akan Lanjutkan Penindasan terhadap Muslim Uighur di Xinjiang
Tulisan selanjutnya Indonesia – Turki Sepakat Bekerja Sama Tuntaskan Berbagai Tantangan Dunia Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?