Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
KesehatanRamadhan

Rahasia Tetap Kekal Bertenaga Walau Sudah Puasa 12 Jam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 April 2022 06:46 6:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 April 2022 08:00
Bagikan
puasa bertenaga
Composition with plate, alarm clock and measuring tape on a colored background. Diet concept and weight loss plan, copy space.
Bagikan

Bagaimana memastikan saat puasa akan tetap terasa kenyang dan bertenaga hingga saat berbuka? Berikut tips agar tetap fit dan produktif selama puasa

Daftar isi
  • Seperempat piring
  • Makanan penambah energi
  • Resiko kegemukan jika tidak mengontrol makanan
  • Konsep seimbang, sedang dan beragam
  • Mengontrol gula darah
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hidayatullah.com | LELAH, ngantuk, tak bernyawa dan lapar padahal jam di dinding masih menunjukkan pukul 12.30 siang. Situasi ini mungkin dialami oleh sebagian individu saat berpuasa di bulan Ramadhan, terutama hanya makan sahur ala kadar, padahal sudah menjalani ibadah selama seminggu.

Lantas bagaimana memastikan saat puasa akan tetap terasa kenyang dan bertenaga hingga saat berbuka puasa? Faktanya, tidak masalah bagi mereka yang mengamalkan tiga konsep gizi yaitu; seimbang, sedang dan bervariasi.

Penekanan ketiga konsep tersebut akan memastikan bahwa seseorang mendapat suplai nutrisi yang cukup dan tetap berenergi sepanjang hari puasa. Menurut Pakar Nutrisi dan Kesehatan Metabolik Universiti Putra Malaysia (UPM), Dr Nurul Shazini Ramli, konsep seimbang, sedang, dan bervariasi ini, yang sudah diuji coba.

Konsep tersebut memastikan bahwa seseorang tidak mengonsumsi kelompok makanan tertentu secara berlebihan saat sahur dan berbuka puasa. Berikut tips agar tetap bertenaga dan produktif selama bulan Puasa.

Baca Juga

Makna Shalawat Allah dan Malaikat untuk Orang yang Menjalankan Sunnah Sahur
Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan
Kisah Jenaka Bulan Puasa 10: Imam Tarawih Mati Kutu
Jubah 1.000 Dirham: Totalitas Tamim Ad-Dary Menjemput Lailatul Qadar
Kisah Jenaka Bulan Puasa 9: Ngabuburit Akhir Zaman

Seperempat piring

Sebaiknya terdiri dari hidangan kelompok karbohidrat yaitu nasi, mie, mie atau roti. Sedangkan seperempat piring kedua harus terdiri dari makanan sumber kelompok protein yaitu; daging, ikan, ayam atau tempe.

Sayuran dan buah-buahan perlu mengisi setengah dari piring dan kelompok makanan ini penting karena memastikan pasokan vitamin serta serat untuk fungsi yang diperlukan dalam tubuh.

“Ketika tubuh mendapat nutrisi yang lengkap, maka akan lebih mudah untuk fokus saat bekerja, belajar, serta beribadah dan tarawih,” kata Dr Nurul Shazini kepada BH Online.

Makanan penambah energi

Jadi, ada dua jenis makanan yang bisa membantu seseorang kenyang lebih lama saat bulan puasa, yakni makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein.

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti; sereal, roti “wholemeal” dan nasi membutuhkan waktu hingga delapan jam untuk dicerna dan dapat mengenyangkan mereka yang berpuasa dalam jangka waktu yang lama.

“Karbohidrat kompleks berada di perut selama proses pencernaan dan akan membuat seseorang kenyang lebih lama dibandingkan makanan manis,” katanya. ”Sumber protein dalam lauk pauk banyak sekali terdapat pada ayam, ikan, telur dan sumber lain seperti tempe dan tahu.”

Struktur protein lebih kompleks, tidak seperti nutrisi lain seperti lemak yang lebih mudah dicerna dan diserap ke dalam aliran darah. “Protein akan bertahan lebih lama di perut dan memberikan rasa kenyang,” komentarnya.

Jadi, memakan makanan dengan karbohidrat kompleks dan protein dapat membantu menahan lapar dan menjaga tubuh tetap bertenaga selama puasa.

Resiko kegemukan jika tidak mengontrol makanan

Meski banyak yang memanfaatkan kehadiran Ramadhan untuk menjaga gizi, namun bagi sebagian yang lain, menjadi saat yang menantang bagi mereka untuk mengontrol berat badan karena makanan berlemak serta gula tinggi justru banyak dikonsumsi saat berbuka puasa.

Beberapa orang tidak makan nasi sama sekali karena mereka ingin menghindari kenaikan berat badan selama Ramadhan, tetapi kemudian berbuka puasa dengan berbagai jenis minuman manis yang tinggi gula, sementara itu juga dapat menyebabkan obesitas.

Makanan ini tidak hanya dapat menyebabkan seseorang menambah berat badan dan menghadapi obesitas, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes lebih lanjut dengan penurunan aktivitas fisik selama Ramadhan.

Namun, bukan berarti seseorang harus makan terlalu sedikit selama Ramadhan. “Makan terlalu sedikit saat sahur dan berbuka puasa akan menyebabkan kelelahan dan kelesuan karena kekurangan nutrisi termasuk gula dan dapat menyebabkan hipoglikemia atau kadar gula rendah,” ujarnya.

Konsep seimbang, sedang dan beragam

Yang terpenting adalah mengamalkan konsep seimbang, sedang dan beragam. Ini tidak hanya memastikan tubuh mendapat nutrisi penuh untuk berfungsi secara optimal, tetapi juga memastikan bahwa seseorang tidak makan berlebihan atau kurang saat berpuasa, lapor Astro AWANI.

Ramadhan juga harus menjadi bulan untuk mengatur dan mengontrol diet untuk memastikan bahwa hanya makanan sehat yang diambil saat sahur dan berbuka, terutama bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes.

Mengontrol gula darah

Karena puasa lebih dari 12 jam di bulan Ramadhan, waktu untuk menikmati makan antara tiga hingga lima kali sehari sebelumnya akan berkurang, sehingga lebih mudah untuk mengoordinasikan pola makan sehat saat ini.

Bagi penderita diabetes, Dr Nurul mengatakan bahwa Ramadhan bisa digunakan untuk mengontrol gula darah. Pastikan untuk mengurangi makanan dan minuman manis serta kue. “Demikian pula untuk penderita darah tinggi, kurangi makanan tinggi garam dan makanan olahan karena akan meningkatkan tekanan darah dan membuat Anda semakin haus saat berpuasa,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dietPuasaRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya chef haryo BMH Gandeng Chef Haryo Latih Mustahik Jadi Juru Masak Penyedia Buka Puasa Gratis di Jabodetabek
Tulisan selanjutnya khatam al-quran ramadhan Apakah Diwajibkan Khatam Al-Quran di Bulan Ramadhan?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Inspirasi RamadhanRamadhan

Bulan Puasa Melatih Pola Hidup Sederhana

16 Maret 2026 05:00
BeritaInspirasi Ramadhan

Dapur Ramadhan Hammad: 500 Ifthar Harian Plus 50.000 Dirham Lebaran

15 Maret 2026 17:00
Ramadhan

Kisah Jenaka Bulan Puasa 8 : Saat Hitungan Sebulan Ramadhan Jadi 120 Hari

15 Maret 2026 11:30
KajianRamadhan

Selain yang Iktikaf, Siapa Saja yang Berpeluang Mendapat Lailatul Qadar?

15 Maret 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?