Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Penelitian: Tsunami Besar Bisa Hantam Israel Sewaktu-waktu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Oktober 2009 17:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para ilmuwan geologi di Universitas Haifa menyimpulkan bahwa gelombang tsunami –kemungkinan berukuran besar– bisa menghantam Israel sewaktu-waktu. Analisa ini berdasarkan hasil penelitian geo-arkeologi yang dilakukan para peneliti di universitas tersebut terhadap Pelabuhan Caesarea, Israel.

Sebagaimana diberitakan Science Daily, Rabu (28/10), disebutkan, “Peristiwa Tsunami di Mediterania memang terjadi lebih jarang daripada di Samudra Pasifik, tapi temuan kami menunjukkan adanya tingkat volume gelombang yang besar,” kata Dr Beverly Goodman dan Leon H. Charney dari School of Marine Sciences di University of Haifa.

Pakar geo-arkeologi ini menyimpulkan analisa tersebut setelah melakukan studi yang dilakukannya untuk membantu proyek riset di pelabuhan kuno itu dan riset terhadap bangkai-bangkai kapal yang karam. Dr Goodman secara kebetulan menemukan bukti bahwa telah terjadi sedikitnya empat kali gelombang tsunami di kawasan Caesarea.

“Sebelumnya kami berharap menemukan bangkai kapal, tetapi kami terkejut begitu menemukan lapisan-lapisan geologis yang tidak biasa yang belum pernah terlihat di daerah ini sebelumnya. Kami mulai mengebor air dengan asumsi bahwa ini hanyalah lapisan setempat terkait dengan pembangunan pelabuhan. Namun, kami menemukan bahwa lapisan tersebar di sepanjang wilayah dan menyadari bahwa kami telah menemukan sesuatu yang ganjil,” kata Dr Goodman.

Pengeboran yang dilakukan sedalam 1 hingga 3 meter di berbagai kedalaman itu memungkinkan Dr Goodman meneliti lapisan bawah air dengan menggunakan dua metode, yaitu penanggalan karbon-14 dating dan OSL (optically stimulated luminescence).

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Mereka menemukan bukti 4 peristiwa tsunami di Caesarea, yaitu pada tahun 1500 SM, 100-200 M, 500-600 M, dan 1100-1200 M. Temuan para ahli ini dipaparkan di jurnal Geological Society of America. Dan dijelaskan juga bahwa tsunami yang paling pertama terjadi disebabkan oleh letusan gunung Santorini yang mempengaruhi hampir seluruh wilayah Mediterania.

Tsunami selanjutnya disebabkan karena adanya longsoran di dasar laut yang disebabkan oleh gempa. Gelombang tsunami tersebut menyentuh pantai setinggi 5 meter dan masuk ke daratan sejauh 2 km.

“Masyarakat yang bermukim di pantai yang berada dalam jangkauan tsunami itu mengalami kerusakan hebat. Pasca tsunami itu, penduduk membersihkan daratan dan membangun kembali peradaban. Bukti-bukti tsunami itu tetap tertinggal di dasar laut,” katanya. [gbl/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Javier Solana Kecam Penghancuran Rumah di Yerusalem
Tulisan selanjutnya Dugaan Pemurtadan Berkedok Bantuan, Aparat Sita 24 Buah Injil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?