Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Ditemukan “Partikel Hantu” dari Luar Angkasa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Desember 2013 09:58 9:58 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Desember 2013 09:58
Bagikan
Sebuah detektor raksasa di Kutub Selatan berhasil "menangkap" partikel langka, Neutrino Kosmis
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah detektor raksasa di Kutub Selatan berhasil “menangkap” partikel langka, Neutrino Kosmis – dan dengan begitu membuka pintu menuju metode baru observasi langit.

Dari semua partikel dasar yang tersebar di alam semesta, Neutrino termasuk yang paling unik dan langka. Pasalnya partikel yang memiliki massa sangat kecil ini bisa menembus materi tanpa menunjukkan reaksi apapun. Artinya jutaan Neutrino bisa terbang menembus tubuh kita saat ini tanpa disadari. Kendati begitu para ilmuwan berusaha memanfaatkan partikel ini untuk menciptakan generasi baru teleskop.

Terobosan terbesar muncul dalam bentuk eksperimen di lokasi yang paling ganas di dunia, Kutub Selatan. Di sana para ilmuwan mengubur detektor “IceCube” ke dalam es abadi antartika. Perangkat raksasa itu untuk pertamakalinya mampu mendeteksi Neutrino yang datang dari luar angkasa – dan dengan begitu membuktikan ampuhnya teleskop Neutrino.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

“IceCube” selesai dirangkai 2010 silam. Untuk menguburnya, para ilmuwan menggunakan bor air panas dan membuat 86 lubang yang masing-masing sedalam 2,5 kilometer. Sebuah benang logam diletakkan di setiap lubang. Padanya bergantung bola kaca sebesar bola basket. Lebih dari 5000 bola kaca semacam itu tersebar di dalam es dan berfungsi sebagai sensor cahaya. Bola-bola itu menangkap sinyal Neutrino yang secara tidak sengaja “terperangkap” di dalam es abadi Antartika.

Kilatan cahaya langka

“Karena wujudnya yang menyerupai hantu, Neutrino bisa melewati detektor-detektor kami tanpa meninggalkan jejak,” kata Christian Spiering, fisikawan di Pusat Penelitian DESY di Berlin sebagaimana dikutip DW. DE.

 Spiering termasuk satu dari 250 ilmuwan yang bekerja untuk IceCube.

“Kadang-kadang saja, dan ini tergolong langka, bahwa partikel itu menyentuh salah satu inti atom.” Dalam kasus itu akan tercipta kilatan cahaya biru yang ditangkap oleh bola kaca.

Dengan cara ini IceCube sejak 2010 mampu mendeteksi lebih dari 100.000 Neutrino. Perkaranya adalah, Neutrino ini berasal dari atmosfer bumi. Partikel itu tercipta karena atmosfer bumi dibombardir oleh radiasi kosmis dari luar angkasa.

“Sebenarnya kami memburu jenis lain Neutrino,” kata Spiering.

“Partikel yang tidak tercipta di atmosfer bumi, melainkan datang dari tempat yang sangat jauh di luar angkasa.”

28 saksi mata

“Neutrino Kosmis,” begitulah para ilmuwan membaptis partikel hantu tersebut. Partikel spesial itu tercipta melalui kejadian esktrem, seperti misalnya ketika lubang hitam menyedot materi dalam jumlah besar di sekelilingnya. Atau ketika sebuah bintang besar meregang nyawa dan mati dalam ledakan raksasa alias Supernova.

Jika ilmuwan berhasil mendeteksi Neutrino yang terbentuk pada peristiwa kosmis semacam itu, ilmu pengetahuan bisa mendapat informasi baru mengenai lubang hitam dan Supernova. Pengetahuan semacam itu tidak mungkin didapat dengan teknologi teleskop yang ada saat ini.

Kini IceCube berhasil mendeteksi Neutrino Kosmis, 28 seluruhnya – sebuah terobosan yang sejak lama sudah dinanti para ilmuwan, “dengan ini kita membuka jendela pengamatan baru terhadap alam semesta,” kata Christian Spiering.

Para ilmuwan masih harus menganalisa data dan informasi yang didapat dari partikel-partikel tersebut. Sejauh ini ada dugaan, kebanyakan Neutrino yang menghampiri bumi berasal dari jantung galaksi Bima Sakti, alias dari rasi bintang Sagitarius A, di mana terdapat lubang hitam raksasa, tapi “untuk memastikannya kita masih harus mengumpulkan data selama satu atau dua tahun lagi,” sanggah Spiering.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tembok-Tembok Mesir pun Berbicara
Tulisan selanjutnya Nasib Kerukunan tanpa “Selamat Natal”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?