Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Catatan Dari Mesir

Tembok-Tembok Mesir pun Berbicara

Thoriq
Terakhir diupdate: 4 April 2018 21:05 9:05 pm
Thoriq
Dipublikasikan 23 Desember 2013 07:26
Bagikan
Beginilah grafiti di tembok-tembok Mesir yang banyak berisi ayat/hadits, berbeda dengan di Indonesia
Bagikan

HAY AL ASHIR belum banyak berubah, terutama sudut-sudut gang dan bangunannya, demikian pula tembok-temboknya meski sudah lebih dari lima tahun saya meninggalkanya.

Tembok-tembok itu masih seperti dulu, yakni tertulis nasihat-nasihat dan patuah-petuah yang bisa menyebabkan pembacanya ingat kepada Allah Subhanahu Wata’ala pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam juga pada kewajibannya sebagai seorang Muslim serta membuyarkan lamunan liar tatkala menelusuri jalanan.

Tulisan-tulisan nasihat di dinding memang amat mudah ditemui di sini, bahkan ada dinding yang tertulis hadits dengan lengkap dengan perawinya. Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, ”Barangsiapa melazimkan istighfar maka Allah menjadikan baginya dari segala kesempitan jalan keluar, dari setiap kecemasan kebahagiaan dan memberinya rizki dari arah yang tidak terduga.”

Baca Juga

Wakalah Al Ghauri, Pasar Dunia-Akhirat di Kairo
Kalian Orang Indonesia, Punya Banyak Keutamaan
Al Azhar, Orang-Orang Tunanetra dan Louis Braille
“Mengalir” Bersama Wahyu, Warga Mesir punya Cara
“Ta’ashub, Tapi Berdasarkan Ilmu”

Toko-toko pun tak kalah ikut andil dalam masalah ini, amat banyak toko yang di samping memampangkan nama, juga memampangkan kalimat thayibah seperti Allahu Akbar, La haula wa la quwwata ila billa (tiada daya dan kekeuatan melainkan dengan Allah), wa ma taufiqi illa billah (tidaklah taufiq kuperoleh kecuali dengan Allah), tawakkaltu alallah (aku bertawakkal kepada Allah).

Tak kalah pula gerobak pedagang kecil, di gerobak dorong banyak tertulis shallu ala an nabi (bershalawatlah kepada Nabi). Kulu min thayyibat ma razaqna kum (makanlah dari makan yang thayib dari apa yang Kami rezekikan kepada kalian).

Demikian pula yang terbaca pada kendaraan, truk-truk, angkutan umum hingga alat-alat berat.  

Tentu ini berbeda yang ada di Indonesia yang biasanya di tembok-tembok malah ungkapan kotor, kata-kata makian yang kadang tertulis dan tergambar seronok di badan truk. Atau kalimat-kalimat yang tidak punya makna. Misalnya “Cintamu tak Semurni Bensinku” atau “Kutunggu Jandamu”.

Tambahan Coretan Baru

Tradisi menulis nasihat di tembok dan benda-benda untuk mengingatkan mereka yang membacanya sebenarnya sudah lama terjadi, khususnya di masa-masa para ulama terdahulu. Sebagaimana dalam Siyar A’lam An Nubala pernah dikisahkan bahwa suatu saat Imam Ibnu Mubarak ditanya mengenai nasihat-nasihat yang tertulis di dinding, beliau pun menjawab bahwa hal itu tidak mengapa untuk dilaksanakan, adapun fiqih maka tidak lurus kecuali dengan berguru kepada ulama.

Dalam Ihya Ulumuddin sendiri Imam Al Ghazali menyebutkan kisah Ibrahim bin Adham yang menjumpai sebongkah batu yang tertulis, ”Baliklah aku maka engkau akan memperoleh nasihat.” Maka Ibrahim pun membalik batu itu, dan beliau menemui sebuah pesan, ”Kalau ilmu yang engkau peroleh tidak engkau amalkan, untuk apa engkau mencarinya?.”

Namun kini disamping tulisan-tulisan lama mengenai yang mengandung nasihat ada tulisan-tulian baru yang dicoret di dinding-dinding yang dulu saya belum pernah menyaksikannya, yang juga tersebar di mana-mana.

Coretan-coretan itu kebanyakan berbunyi, ”As Sisi pembunuh”, “As Sisi anjing Israel”, “Al Azhar pencuri”, “Mursy akan kembali”, “Mursy jatuh”, “Kenapa kalian membunuh para pemuda”, juga “Khona yakhunu ikhwanan.”*

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aturan Khitan Kembali jadi Perdebatan di Jerman
Tulisan selanjutnya Ditemukan “Partikel Hantu” dari Luar Angkasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Catatan Dari Mesir

Al Azhar, “Surga” Penuntut Ilmu Hadits

19 Maret 2016 19:28
Catatan Dari Mesir

Tradisi Periwayatan Hadits dalam Peringatan Maulid Azhariyun

27 Desember 2015 04:45
Catatan Dari Mesir

Shahih Al Bukhari, Al Azhar dan Sultan Abdul Hamid II

8 Maret 2015 19:24
Catatan Dari Mesir

Sanad Al Arba’in An Nawawiyah Mesir Melalui 7 Ulama Indonesia

30 Januari 2015 21:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?