Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Studi: Angka Harapan Hidup Global Naik, Tapi Alami Kesakitan Lebih Lama

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2015 21:21 9:21 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Agustus 2015 21:21
Bagikan
Usia lanjut di Indonesia.
Bagikan

ORANG-orang di seluruh dunia hidup lebih lama, namun banyak yang juga hidup dalam kesakitan lebih lama, menurut sebuah studi mengenai semua penyakit dan cedera besar di 188 negara.

Kondisi kesehatan umum telah membaik di seluruh dunia, berkat kemajuan signifikan melawan penyakit-penyakit menular seperti HIV/AIDS dan malaria dalam 10 tahun terakhir dan perbaikan dalam melawan penyakit-penyakit ibu dan anak.

Namun angka harapan hidup sehat tidak terlalu meningkat, sehingga orang-orang hidup lebih panjang dengan penyakit dan disabilitas, menurut analisis tersebut, yang diterbitkan jurnal The Lancet dan VOA.

“Dunia telah membuat kemajuan besar dalam kesehatan, namun sekarang tantangannya adalah untuk berinvestasi dalam menemukan cara-cara yang lebih efektif untuk mencegah atau mengobati sebab-sebab utama penyakit dan disabilitas,” ujar Theo Vos, profesor di Institut Metriks dan Evaluasi Kesehatan di University of Washington yang memimpin analisis tersebut.

Penemuan-penemuan utama studi tersebut adalah, angka harapan hidup global saat kelahiran untuk kedua jenis kelamin naik 6,2 tahun — dari 65,3 tahun 1990 menjadi 71,5 tahun 2013. Angka harapan hidup sehat pada saat kelahiran naik 5,4 tahun — dari 56,9 tahun 1990 menjadi 62,3 tahun 2013.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Angka harapan hidup sehat mempertimbangkan angka kematian dan dampak kondisi non-fatal dan penyakit kronis, seperti sakit jantung dan paru-paru, diabetes dan cedera serius. Faktor-faktor itu mengurangi kualitas kehidupan dan memberlakukan biaya besar dan beban sumber daya.

Bagi sebagian besar dari 188 negara yang diteliti, perubahan-perubahan dalam harapan hidup sehat antara tahun 1990 dan 2013 “signifikan dan positif”, menurut para peneliti. Namun di banyak negara, di antaranya Belize, Botswana dan Suriah, harapan hidup sehat tahun 2013 tidak jauh berbeda dengan tahun 1990.

Dan di beberapa tempat, termasuk Afrika Selatan, Paraguay dan Belarus, angka harapan hidup sehat terus merosot. Di Lesotho dan Swaziland, orang-orang yang lahir tahun 2013 dapat berharap untuk hidup kira-kira lebih pendek 10 tahun dalam keadaan sehat, dibandingkan orang-orang yang lahir 20 tahun lebih awal.

Studi itu juga menemukan perbedaan-perbedaan mencolok antara negara-negara dengan angka-angka harapan hidup tertinggi dan terendah, dan dalam tingkat dan arah perubahan.

Rakyat Nikaragua dan Kamboja menghadapi peningkatan-peningkatan dramatis sejak tahun 1990, dengan masing-masing 14,7 dan 13,9 tahun. Namun orang-orang di Botswana dan Belize mengalami penurunan masing-masing dua dan 1,3 tahun.

Tahun 2013, Lesotho memiliki angka harapan hidup sehat terendah pada 42 tahun, sementara Jepang tertinggi dengan 73,4 tahun.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:harapan hiduphidup lebih lamausia lanjut
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenkes: Ratifikasi FCTC Bukan Pesanan Pihak Asing
Tulisan selanjutnya Ibukota Libanon Dilanda Kerusuhan Gara-Gara Sampah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?