Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

Update Status Bisa Masuk Riya’ dalam Ibadah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2015 13:39 1:39 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Oktober 2015 13:39
Bagikan
Salah satu pintu syaitan memalingkan manusia, menjauhkan mereka dari keikhlasan. Salah satu contoh pintu riya’ [ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Syarat paling utama suatu amalan ibadah seorang hamba diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’ala adalah ikhlas. Tanpanya, amalan seseorang akan sia-sia belaka.

Salah satu pintu syaitan memalingkan manusia, menjauhkan mereka dari keikhlasan. Salah satu contoh pintu riya’ yang banyak tidak disadari setiap hamba adalah update status di jejaring sosial.

“Saat ini ada suatu gejala yang terkadang membuat kita miris, berniat ibadah tapi ingin diketahui orang lain, termasuk dengan menulis dan update status di media-media sosial seperti Facebook, BBM, twitter dan lainnya. Jika kita merasa bangga karena ibadah kita diketahui dan dibaca orang banyak, ini sudah termasuk unsur riya’ dalam beribadah,” kata Ustaz Agusri Syamsuddin, MA, Imam Masjid Al-Wustha Perumnas Jeulingke, saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke, Banda Aceh, belum lama ini.

“Bukankah syarat paling utama suatu amalan diterima disisi Allah adalah ikhlas? Maka tanpa rasa ikhlas amalan seseorang akan menjadi sia-sia dan pahala yang kita harapkan akhirnya terbang melayang begitu saja seperti debu diterbangkan angin,” ujar alumni Universitas Islam Omdurman, Sudan ini.

Menurut Agusri Syamsuddin, riya’ adalah melakukan sesuatu amalan agar orang lain bisa melihatnya kemudian memuji dirinya, dan termasuk juga dalam riya’ adalah sum’ah yaitu melakukan suatu amalan agar orang lain mendengar apa yang kita lakukan, sehingga pujian dan ketenaran pun datang.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

Bahaya riya’ bisa menjangkiti siapa saja bahkan orang alim pun tak luput dari serangannya.

Begitu hebatnya bahaya riya’ ini membuat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam juga khawatir atasnya hingga Nabi bersabda, “Sesuatu yang aku khawatirkan menimpa kalian adalah perbuatan syirik asghar (syirik kecil)”. Ketika beliau ditanya tentang maksudnya, beliau menjawab “(contohnya) adalah riya’.”

Dosen luar biasa UIN Ar-Raniry ini juga menambahkan, ikhlas adalah satu amalan yang sangat berat. Fitnah dunia membuat hati ini susah untuk ikhlas. Ikhlas dalam beribadah yaitu hanya mengharap pahala dari Allah semata, bukan karena riya’, bukan karena “gengsi-gengsian”, dan bukan karena mengharap perhatian, tanggapan, apalagi pujian manusia.

“Sudahkah semuanya murni ikhlas karena Allah? Jangan sampai ibadah yang kita lakukan siang dan malam menjadi sia-sia tanpa pahala. Sungguh, ikhlas memang berat. Urusan niat dalam hati bakanlah hal yang mudah,” terangnya.

Agusri menyebutkan, amalan yang tersembunyi adalah lebih baik, dan berusaha menutup pintu dan celah riya’ sangat dianjurkan, kecuali jika ada kemaslahatan yang sangat diharapkan. Ketahuilah bahwa Allah mencintai hamba-Nya yang menyembunyikan amalnya dan mencintai hamba yang hanya mengharap ridha Allah.

“Namun demikian, tidaklah perlu kita menuduh orang terjerumus dalam riya’ akan tetapi tujuan kita adalah lebih untuk mengoreksi diri sendiri,” katanya.

Syarat lainnya agar ibadah seorang hamba akan diterima dan diberi pahala oleh Allah‎ adalah Ittiba’ atau mengikuti tuntunan Rasulullah.

“Dalam beribadah harus sesuai dengan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah . Setiap ibadah yang diadakan secara baru yang tidak pernah diajarkan atau dilakukan oleh Nabi Muhammad maka ibadah itu tertolak, walaupun pelakunya tadi seorang muslim yang mukhlis (niatnya ikhlas karena Allah dalam beribadah). Karena sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kita semua untuk senantiasa mengikuti tuntunan Nabi Muhammad dalam segala hal,” terangnya.‎*/Teuku Zulkhairi, Aceh

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehfacebookikhlasKaukus Wartawan Peduli Syariat IslamKWPSIriyaupdate status
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua MPR: Umat Harus Bersatu Hadapi Liberalisme
Tulisan selanjutnya Politisi Senayan Shalat Istisqa’, Berharap Kebakaran Hutan Padam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?