Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tekno

Tank “Harimau” Produksi Indonesia-Turki Diminati Banyak Negara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Februari 2020 16:14 4:14 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Februari 2020 15:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Banyak negara yang berminat untuk membeli Tank Kaplan MT yang merupakan produksi bersama antara PT Pindad dan FNSS Defense Industries Company, Turki.

Tank yang mempunyai nama Indonesia “Harimau” ini dirancang guna memenuhi kebutuhan militer Indonesia pada tank modern berbobot sedang.

Menurut Manajer Senior FNSS Nail Kurt, kendaraan Tank Harimau ini tidak hanya dikembangkan untuk Indonesia, namun juga untuk memenuhi kebutuhan Turki dan negara-negara sekutu.

Sebelumnya banyak negara tertarik membeli Tank Harimau. Antara lain, Filipina dan Brunei Darussalam yang akan membeli sekitar 40-50 unit. Bangladesh juga berminat akan tetapi belum diketahui jumlahnya.

Calon pembeli baru juga berminat banyak bahkan sudah masuk tahap negosiasi ekspor.

Baca Juga

Beginilah Zionis Mempersiapkan Remaja dan Pelajar jadi Generasi Tentara Siber
Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  
Kecerdasan Buatan Tetap Terbatas Gunakan Sumber Daya yang Ada
Tak Dapat F-35, Turki Luncurkan KAAN, Pesawat Siluman Generasi ke-5
PP Muhammadiyah Luncurkan Aplikasi MASA

Kata Kurt, setelah menyelesaikan 18 unit tank pada akhir tahun lalu, Tank Kaplan MT akan memulai produksi massal. Menurutnya, prototipe akan dikirimkan menjelang akhir tahun dan pesanan yang tersisa sebagian besar akan diselesaikan pada tahun 2021.

“Harapan kami, Indonesia melanjutkan proyek ini dengan kecepatan penuh. Kami mengharapkan pesanan tambahan akan diterima tahun ini dan tahun depan,” katanya kutip Anadolu Agency Indonesia di Jakarta, Jumat (07/02/2020).

Kaplan MT digerakkan oleh roda penggerak belakang yang menghasilkan rasio power-to-weight sekitar 20HP/ton. Mesin mentransfer tenaga ini ke sistem penggerak, yang memiliki sistem suspensi enam roda, anti-guncangan dengan trek dua pin yang dipasang pada batang torsi.

Kaplan MT juga mempunyai platform teknologi modern yang canggih dengan daya tembak unggul, didukung oleh sistem manajemen medan perang dan sistem peringatan laser.

Menurut Kurt, tank tersebut lebih ringan daripada main battle tank, namun mempunyai kekuatan yang hampir sama. Sehingga, memungkinkan Tank Harimau ini beroperasi bersama pasukan infantri dengan mudah. Hal ini menambah daya tarik tank tersebut bagi konsumen global, dimana keunggulannya pada perang asimetris.

Kaplan MT akan dikembangkan dalam aspek kemampuan balistik, perlindungan anti-ranjau, daya tembak, dukungan infantri dan anti-tameng.

Tank Harimau, kata Kurt, merupakan produk yang unggul karena mudah dipindahkan ketika diperlukan, lebih ringan dan hemat dari main battle tank tetapi mempunyai kekuatan setara dengan main battle tank.

“Main battle tank membutuhkan biaya operasional besar. Kaplan adalah produk dengan daya pukul tinggi, memiliki perlindungan kuat, dengan pergerakan dan biaya operasi yang relatif rendah. Jadi menarik banyak perhatian,” ujarnya.

“Metode yang dikembangkan nanti bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara. Oleh karena itu, kebutuhan negara lain segera dievaluasi berdasarkan produk ini. Banyak negara tertarik pada tank ini, dan merupakan kejutan bagi kami.”

Pihaknya memberikan transfer teknologi dan lisensi bagi Indonesia untuk berbicara dengan negara-negara lain yang akan menjadi mitra. Menurut Kurt, negara-negara yang tertarik untuk membeli Kaplan MT saat ini kewenangannya ada di Indonesia untuk menindaklanjutinya.

“Kami perlu lebih serius dalam bernegosiasi untuk suatu pengambilan keputusan, pengujian juga perlu dilakukan,” ujar Kurt.

“Jika salah satu negara membeli tank ini, maka kita akan melihat bagaimana ekspor produk yang dikembangkan oleh dua negara sahabat ini ke negara ketiga tersebut,” sambungnya.

Kerjas ama ini, bagi Turki akan menjadi contoh yang baik yang bisa diterapkan dengan negara mitra lain.

“Ini adalah pendekatan yang sangat rasional bahwa 2-3 negara bersama-sama mengembangkan produk yang tidak akan membatasi, saling mendukung, dan berbagi biaya awal,” sebut Kurt.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:alutsistaIndonesia-TurkiPindadTankTank HarimauTank Kaplan MTTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kesehatan syariah Wapres Perintahkan Bentuk FKUB Pusat Tingkatkan Kerukunan
Tulisan selanjutnya Gus Sholah dan Amanat Muktamar NU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Tekno

Google Sudah Lewat, Gen Z Cari Berita dan Informasi di TikTok

16 November 2023 14:45
IptekesTekno

Ratusan Nomor Telepon Terindikasi Penipuan Online Diblokir Pemerintah

16 November 2023 14:32
IptekesTekno

Kemenag Kembangkan Layanan Chatbot Al-Qur’an dengan Teknologi Artificial Intelligence

21 September 2023 20:49
pinjaman online
Tekno

Masyarakat Digital Mandiri Berdaulat dengan Platform Komunitas

28 Februari 2023 12:37
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?