Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Kisah Doa Mustajab Imam Baqi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Februari 2023 10:46 10:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2023 10:44
Bagikan
Bagikan

Berkah doa Imam Baqi, tangan seorang anak yang dirantai algojo ini terlepas dan akhirnya terbebas dari sandera

Hidayatullah.com | ABDURRAHMAN bin Ahmad menuturkan dari ayahnya bahwa seorang perempuan datang menemui Baqi bin Makhlad (Imam Baqi bin Makhlad, red). Dia berkata, “Anakku kini menjadi sandera dan aku tidak tahu harus berbuat apa. Seandainya engkau menunjukkan kepadaku orang yang bersedia menebusnya, tentu aku sangat senang.”

“Baik” kata Baqi, “Pulanglah dan jangan kembali sebelum aku selidiki perkara anakmu.”

Kemudian Baqi diam sejenak sambil menggerakkan bibirnya. Selang beberapa hari kemudian, datang perempuan itu bersama anaknya. Anak itu bercerita, “Aku tengah berada di hadapan raja. Ketika aku melakukan pekerjaanku, tali rantaiku putus.”

Dia menyebutkan waktu dan hari peristiwa aneh itu terjadi. Tenyata bertepatan dengan waktu Imam Baqi berdoa.

Baca Juga

Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

Anak itu melanjutkan ceritanya, “Kemudian algojo berteriak ke arahku. Dia melihat apa yang terjadi dan tidak bisa menyembunyikan kebingungannya. Dia panggilkan pandai besi dan menyuruhnya merantaiku kembali. Setelah selesai dan aku kembali berjalan, ternyata tali rantai itu putus lagi. Orang-orang tercengang dan memanggil para pendeta. Aku ditanya mereka, “Apakah kamu mempunyai ibu?”

“Ya,” jawabku.

Mereka kemudian berkata, “Doa ibumu terkabul. Allah telah membebaskanmu sehingga tidak mungkin bagi kami untuk merantaimu. Mereka memberiku bekal dan menyuruhku pulang,” kutipnya.* (dalam himpunan kisah-kisah pilihan dalam kitab Siyar A’lam An-Nubala dan Tarikh Al-Islam, karya ulama besar Imam  Adz-Dzahabi disusun Dr. Sulaiman Al-Asyqar, Pustaka Al-Kautsar).

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doa mustajabHeadlineimam baqiPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akhirnya Kokam Muhammadiyah Kalahkan Banser
Tulisan selanjutnya Lindungi Anak, Pemerintah Hungaria ingin Perangi Propaganda Gender dengan UU Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan

Berita
25 Juli 2026 17:00
Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan
Deputi Kemenpora Buka Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta: Jadilah Penggerak Bangsa Menuju Indonesia Emas
Bakar Dua Masjid, Gerombolan Pemukim Ilegal Yahudi Picu Kerusuhan di Tepi Barat
Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional

Terbaru

  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
  • Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
  • Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
  • Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
  • Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
  • Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
  • MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
  • Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
  • MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
  • Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?

Mungkin Anda Juga Suka

Kajian

Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh

24 Juni 2026 14:35
Sejarah

Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

15 Juni 2026 07:41
Hikmah

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

13 Juni 2026 04:49
Kajian

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

26 Mei 2026 09:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?