Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Mempertahankan Karakter Ramadhan

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 25 Mei 2020 10:01 10:01 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 25 Mei 2020 10:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | RAMADHAN adalah bulan penuh berkah dan kemenangan, setiap jiwa yang beriman terasa begitu ringan menjalankan ketaatan demi ketaatan. Ada rasa senang mengisi waktu yang tersedia dengan beragam ibadah dan amal sholeh. Membaca Al-Qur’an pun bisa beberapa kali dalam sehari, indah dan nikmat.

Namun, kala kumandang takbir tiba, sholat Id dilaksanakan, perlahan namun pasti sebagian orang mulai masuk dalam suasana dan kondisi berbeda. Makan bisa kapan saja, bicara mulai lebih banyak, dan akhirnya mata mulai melihat beragam promo beragam tawaran, yang menjadikan akal dan hati yang tadinya tenang dengan ibadah kini mulai tertarik pada benda-benda, tawaran barang murah dan beragam diskon-diskon.

Jika tak waspada, bukan semata ibadah yang menurun derajat kualitas dan kuantitasnya, orientasi hidup pun perlahan akan bergeser. Jika dibiarkan maka akan menjadikan jiwa benar-benar merana berpisah dengan Ramadhan. Lantas apa yang harus dilakukan agar diri tetap dalam semangat dan karakter Ramadhan?

Tetap Jadi Pencinta Kebaikan

Hal utama yang harus disadari oleh setiap jiwa ialah Ramadhan bulan dimana orang berlomba-lomba melakukan kebaikan. Banyak orang kesulitan secara ekonomi, tapi kala Ramadhan tiba, mereka tetap bisa makan, bisa tersenyum, dan bisa terbantu.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Tidak lain karena orang banyak yang berlomba mengamalkan perintah sedekah. Mereka yang berada tetap bersedekah walau jumlahnya menurun dari sisi nominal, namun semangat itu tak pernah padam.

Indikatornya cukup sederhana, sebuah website lembaga amil zakat nasional dalam sehari bisa menurunkan laporan dalam bentuk rilis 6 hingga 10 kegiatan kebaikan setiap harinya di seluruh Indonesia.

Sisi lain, kita bisa sama-sama sakiskan bagaimana orang berlomba-lomba menjalankan sholat tarawih, sholat Tahajjud sepanjang Ramadhan. Luar biasa, kekuatan riil ini masih ada dan merata hampir setiap sudut NKRI.

Maka, hal yang penting disadari, kalau di Ramadhan kita bisa lari kencang, maka jangan sampai di luar Ramadhan semangat berlomba dalam kebaikan itu jalan di tempat apalagi mundur dan menyerah.

فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونُواْ يَأْتِ بِكُمُ اللّهُ جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan..” (QS: Al-Baqarah [2]: 148).

Tetap Bermesraan dengan Alquran

Betapa bahagia hati saat Ramadhan bisa Khatam sekali bahkan hingga 3 dan 4 kali. Tetapi apakah setelah Ramadhan berlalu, interaksi dengan Al-Qur’an harus dihentikan, dibiarkan tergerus oleh kesibukan, dan tidak ada lagi orang lain yang semangat membaca Al-Qur’an?

Bahkan, mereka yang tak sanggup menghatamkan Al-Qur’an dalam Ramadhan sekalipun, bukan berarti harus rendah diri lantas berpikir tidak mau menyentuh kalamullah itu. Justru harus dibangkitkan semangat itu. Sebab, bagaimana kita akan menjadi pribadi bertaqwa jika Al-Qur’an jauh dalam keseharian kita?

Dan, sungguh Al-Qur’an itu pada hakikatnya adalah kitab yang selain harus dibaca, sejatinya ditekankan untuk bagaimana dipahami kemudian diamalkan. Sebagian ulama menegaskan mengenai hal ini.

نزل القرآن ليعمل به فاتخذوا تلاوته عملا

“Al-Qur’an itu diturunkan untuk diamalkan. Oleh karenanya, bacalah Al Qur’an untuk diamalkan.”

Kemudian Abdurrahman As-Sulami menggambarkan bagaimana sahabat Nabi ﷺ bermesraan dengan Al-Qur’an.

حدثنا الذين كانوا يقرئوننا القرآن، كعثمان بن عفان وعبد الله بن مسعود وغيرهما أنهم كانوا إذا تعلَّموا من النبي -صلى الله عليه وسلم- عشر آيات لم يجاوزوها حتى يتعلموا ما فيها من العلم والعمل، قالوا: فتعلمنا القرآن والعلم والعمل جميعًا

“Telah menceritakan kepada kami orang-orang yang mengajarkan kepada kami Al-Qur`an, seperti Utsman bin Affan, Abdullah bin Mas’ud dan selain keduanya bahwa ketika mereka belajar 10 ayat (Al-Qur`an) dari Nabi, mereka tidak menambah atau melewatinya hingga belajar ilmu dan amal di dalamnya. Mereka (para guru kami) bertutur, ‘Kami (dulu) belajar Al-Qur`an beserta ilmu dan amal sekaligus.”

Jadi, tinggal dipilih, bagi yang sudah biasa dengan membaca secara kuantitas ada target sebulan hatam sekali, pertahankanlah. Bagi yang memburu kualitas, satu ayat dipahami, dibaca tafsirnya, digali pandangan saintifiknya dan kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, maka teruskanlah. Prinsipnya, jangan ada hari berlalu tanpa memahami dan mengamalkan ayat Al-Qur’an.

Tetap Mengejar Taqwa

Sebagian orang kadang salah kaprah, terutama kaum hawa. Saat Ramadhan senang dan nyaman menggunakan hijab, lepas Ramadhan tanggal pula hijabnya. Seolah-olah target taqwa yang salah satu manivestasinya menutup aurat hanya berlaku saat Ramadhan.

Tidaklah demikian, di luar Ramadhan, justru target taqwa semakin harus dikejar, karena situasinya kian sulit. Termasuk di dalamnya menjaga lisan dan pandangan. Kala Ramadhan youtube yang dibuka kajian Islam, lepas Ramadhan jangan sampai kembali ke gosip dan beragam tontonan yang tidak mendidik.

Allah SWT berpesan kepada kita bahwa taqwa itu harus diraih dan diupayakan dengan sebenar-benarnya, hingga ajal tiba. Dalam kata yang lain, di luar Ramadhan, taqwa harus semakin dikejar, dipertahankan dan diupayakan sebaik-baiknya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS Ali Imran [3]: 102).

Semoga Allah berikan kemampuan kita tetap menjadi manusia yang bermental, berkarakter, dan bergaya hidup seperti dalam Ramadhan. Aamiin. Allahu a’lam.* Imam Nawawi

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:istiqomahRamadhanSemangatsyawaltaqwa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kolaborasi Aksi BPKH, IMS, dan DT Peduli
Tulisan selanjutnya Tempat Tidur Rasulullah ﷺ

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?