Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hikmah

Nasib Pencela Rasul dari Romawi

Thoriq
Terakhir diupdate: 21 September 2012 10:46 10:46 am
Thoriq
Dipublikasikan 21 September 2012 10:46
Bagikan
Bagikan

YA’QUB BIN JAKFAR BIN SULAIMAN suatu saat ikut berjihad bersama Khalifah Al Mu’tashim ke wilayah Al Ammuriyah, wilayah Romawi yang paling kuat saat itu. Saat pasukan Muslim berhadapan dengan benteng Al Ammuriyah, seorang lelaki Romawi berdiri di atas benteng sambil mencela Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam setiap hari. Ia mencela Rasulullah dengan terang-terangan menyebut nama dan nasab dengan bahasa bahasa Arab. Pasukan Muslim marah karena perbuatan laki-laki itu, namun mereka tidak mampu berbuat apa-apa karena panah tidak mampu menjangkaunya.

Ya’qub Bin Jakfar yang merupakan seorang pemanah ulung, akhirnya mencoba membidikkan panahnya ke arah pencela Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tersebut. Panahan Ya’qub ternyata berhasil mengenai tepat di leher lelaki Romawi itu. Pasukan Islam pun serentak bertakbir bergembira.

Khalifah Al Mu’tashim ikut bergembira dengan keberhasilan itu, lebih-lebih Ya’qub bin Jakfar merupakan keturunan Bani Abbas sama dengan khalifah. Khalifah akhirnya memberi uang kepada Ya’qub sebesar 100 ribu dirham, namun Ya’qub menolak. Pemberian pun dinaikkan menjadi 500 ribu dirham dan Ya’qub juga menolaknya. (Ta’liq Risalah Al Mustarsyidin oleh Syeikh Abdull Fattah Abu Ghuddah, hal. 238 yang menukil dari manuskrip Risalah fi Shaid wa Ar Rimayah wa Al Khail, karya Ibrahim bin Wali Al Hanafi)

Dari kisah di atas bisa diketahui betapa umat Islam dari rakyat hingga penguasa amat menghormati Rasulullah Shallallahi Alaihi Wasallam hingga memberi penghargaan bagi pemanah yang berhasil membidik pencela Rasulullah dengan penghargaan besar. Kisah juga menunjukkan betapa para prajurit Muslim tidak rakus terhadap materi.

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Didesak Beri Sanksi Hukum Majalah “Chalie Hebdo”
Tulisan selanjutnya Hotline Pendidikan: Tarik LKS Bergambar Artis Porno!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala

Berita
15 Juni 2026 19:00
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran

Terbaru

  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial
  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Hamba Allah: Antara Mengejar dan Dikejar Rezeki

4 April 2026 18:18
HikmahKajian

100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya

28 Maret 2026 10:00
Hikmah

Kisah Jenaka Hari Raya (6) : Adab di Atas Ilmu

26 Maret 2026 13:00
HikmahKajian

Kisah Jenaka Hari Raya (5) : Senjata Makan Tuan

25 Maret 2026 10:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?